Produk Skincare Lokal Terbaik dan Ramah Kantong

Produk skincare lokal terbaik

 

Sudah sejak lama aku selalu menggunakan skincare lokal. Skincare lokal sangat mudah didapat dan kualitasnya nggak kalah dengan skincare lain. Aku juga ingin membuat daftar produk skincare lokal terbaik versiku.

Bagiku, skincare lokal bukan sekadar merawat diri, tapi juga merawat lingkungan. Pekerjanya tentu sebagian besar pekerja lokal. Dan, alur distribusinya pun lebih ramah lingkungan daripada membeli yang diproduksi di luar negeri.

Sekarang pun, makin banyak merek skincare lokal bermunculan. Skincare lokal justru lebih sesuai untuk kulit orang Indonesia kan. Dan, bahan-bahannya pun lebih jelas asalkan kita teliti sebelum membeli. Beberapa di antaranya bahkan menggunakan bahan-bahan natural.

Produk Skincare Lokal Terbaik

Oh, ya. Daftar merk skincare lokal terbail ini versiku, tentunya. Bagaimanapun, yang cocok di aku, belum tentu cocok di orang lain, ‘kan? Walaupun begitu, aku juga mengumpulkan opini dari beberapa orang lain sehingga daftar yang aku buat ini nggak begitu bias.

Jadi, inilah rekomendasi skin care terbaik di Indonesia versiku.

Mazaya

Coba tebak, siapa pemilik brand Mazaya saat ini? Bukan aku. Hahaha. Aku memasukkan merek ini pun bukan karena namanya samaan kok. Aku memang suka dengan merek ini.

Awalnya, aku hanya iseng. Penasaran kan ada skin care yang namanya sama denganku. Lol. Waktu itu, aku mencoba Mazaya Moisturizer with Astaxanthin. Aku nggak berekspektasi apa pun, sih. Harganya hanya Rp27.000-an kalau nggak salah. Mengandung Astaxanthin pulak, padahal dulu Astaxanthin masih menjadi sesuatu yang “wah”.

Surprisingly, cocok dong di aku. Waktu itu, kulitku masih berminyak parah. Pakai produk ini malah nggak berminyak, tapi nggak kering juga. Suka, deh.

Temanku juga ada yang pakai produk ini. Tipe kulitnya kering. Dan produk ini juga cocok di dia. Nggak bikin kulit makin kering. Justru melembabkan.

Serambi Botani

Bukan karena aku alumni IPB loh, ya. Serambi Botani itu semacam binaan IPB. Nah, aku mencoba produk Serambi Botani awalnya karena sepertinya produk-produknya natural. Memang nggak semua natural, tapi sebagian besar yang aku tahu sih natural.

Aku pernah mencoba beberapa masker dan sabun muka. Pernah juga mencoba pelembabnya. So far, nggak ada yang mengecewakan. Dari segi harga, memang bervariasi. Tapi, ada juga sabun-sabun Rp30.000-an yang bisa untuk wajah. Maskernya pun Rp12.000 saja.

Pssst. Kue-kue di Serambi Botani juga enak, loh.

Wardah

Produk skincare lokal terbaik

Nggak lengkap rasanya kalau nyebut merek lokal tanpa nyebut merek yang satu ini. Awalnya, aku memang merasa kurang cocok dengan skin care Wardah walau aku cukup menyukai produk make up-ya.

Tapi, kekurangcocokanku dengan skincare Wardah sepertinya karena pemilihan produk yang kurang tepat. Pernah sih diberi tahu beauty advisor Wardah sebaiknya jangan menggunakan produk varian X kalau sedang Y. Aku lupa pastinya apa. Tapi, aku bandel. Hahaha. Dan, akhirnya, yang terkenang malah ketidakpuasan saja.

Lalu, waktu itu aku sempat terkena acne yang nyebelin banget dan ingin segera menuntaskannya. Setelah browsing, akhirnya aku memutuskan membeli Acne Spot Treatment Gel Wardah. Kali ini, sudah bertanya lebih jauh kepada beauty advisor. Dan, ternyata, hasilnya lumayan dan aku sudah repurchase.

Lalu, aku juga mencoba Acnederm Pore Refining Toner dan berencana repurchase juga, tapi penasaran dengan toner dari brand lain yang mereknya akan aku sebutkan di bawah. Harga toner Wardah yang aku pakai juga masih di kisaran Rp30.000.

Mineral Botanica

Aku sempat mencoba Acne Series Mineral Botanica. Hal yang paling aku suka adalah acne series Mineral Botanica terbagi menjadi 2: untuk kulit kering dan untuk berminyak. Jadi, nggak perlu khawatir nggak sesuai jenis kulit. Harganya juga masih di bawah Rp50.000.

Sensatia Botanicals

Merk skincare lokal terbaik

Aku suka banget dengan konsep Sensatia Botanicals. Mengutamakan alam banget. Waktu itu, aku pernah membeli secara online dan pengirimannya sama sekali nggak pakai bubble wrap. Plastik yang ada pada paket cuma plastik selotip.

Untuk bahan-bahannya juga natural. Aku beralih ke Sensatia Botanicals karena sunscreen lamaku mengandung Oxybenzone. Aku baru tahu bahwa Oxybenzone berbahaya bagi terumbu karang. Nah, sunscreen Sensatia Botanicals nggak mengandung bahan tersebut. Bahkan, komposisinya cuma 3 bahan!

Pertama kali kepikiran beralih kr sunscreen Sensatia Botanicals, sempat mikir ulang karena melihat harganya. Yaaa, sunscreen yang dulu aku pakai kan harganya di bawah Rp100.000, sedangkan sunscreen Sensatia Botanicals semua di atas Rp100.000. Beda sedikit, sih. Tapi lumayan buat beli wafer sekaleng. Hehe.

Tapi, dipikir-pikir, ya nggak apa-apa deh. Toh, yang punya kendali untuk lingkungan kan manusia. Harga beda sedikit mah okelah. Daripada memakai produk yang merusak terumbu karang, ‘kan?

Lalu, suprisingly, ternyata produknya sangat kental. Dan menurut admin Sensatia Botanicals, pemakainnya tipis saja. Yaaaah, kalau gini sih, 6 bulan pun mungkin belum habis. Malah jadi hemat.

Kemasan kosong Sensatia bisa dikumpulkan, loh. Lalu, nanti ditukar dengan voucher. Kadang kan bingung ya kemasan skincare mesti diapakan. Nah, daripada dibuang ke TPA, kan mending ditukar dengan voucher.

Pilih yang Sudah Terdaftar

Oke, segitu dulu, ya, cerita soal skin care-ku. Produk skincare lokal terbaik versiku sudah mempunyai nomor BPOM, ya. Beberapa sudah mempunyak sertifikat halal MUI, ada juga yang sedang dalam proses perpanjangan. Yang belum bersertifikat halal pun, aku sudah yakinkan lagi bahwa nggak mengandung sesuatu yang nonhalal.

Merek lokal pun kan harus tetap dicek kembali bahan-bahannya. Jangan sampai tahu-tahu skin care yang kita pakai tiba-tiba muncul di berita sebagai produk yang tidak aman. Misalnya, ingin mencerahkan wajah dengan krim pemutih wajah, banyak kok krim yang aman, ampuh, dan sudah terdaftar di BPOM, bahkan MUI. Beberapa di antaranya pun mempunyai harga terjangkau.

Kalau kalian mempunya brand skin care lokal terbaik versi kalian, boleh loh di-share di sini.

37 comments

  1. Aku pecinta produk lokal Mbak..karena kulitku memang agak-agak sensi jadi khawatir nyoba yang bikinan luaaar negeri:)
    Kalau dari list di atas sampai kini aku cocok pakai Wardah. Dan pernah coba juga Serambi bOtani dan Mineral Botanica
    Dan setuju…meski lokal mesti hati-hati juga dengan kandungan dan perijinannya

  2. Wow kebetulan saya udah beberapa lama ini menggunakan produk Wardah juga. Alhamdulillah meski tidak instan tapi terlihat hasilnya.
    Produk lokal saat ini sudah bisa bersaing dengan produk luar ya. Apalagi kualitas juga tidak kalah kok

  3. Kalau skincare dalam negri, aku paling cinta banget sama viva. Ya ampun jadul banget yaaa 😀 tapi cocok banget di muka ku. Selain itu aku juga suka mustika ratu. So far untuk brand-brand di atas aku belum ada yg cocok. Sediih 🙁

  4. Kata temenku, “Wardah sih pakai tagline ‘cantiknya insyaAllah’. Jadi nggak manjur deh.” :)))) Aku juga pakai beberapa Wardah sih. Awalnya ya karena paling murah. Tapi karena nggak kelihatan efeknya, jadi beralih deh. Seru kali ya kalau semua beauty product bikin program kayak Sensatia. Aku butuh wadah buat membuang empties nih.

  5. Aku masih penasaran sama mineral botanica, Mbak. Belum sempet coba sih. Pengen ntar sesekali nyobain beli di online shop, soalnya di sini belum ada.

    Wardah, aku pakai lipstiknya yang intense matte no 8,, Mbak. Sudah ngerasa cocok dan susah sekali move on. Harganya pun nggak sampai 50 ribu.

  6. Aku baru coba Wardah dan iya gak ngerti kenapa gak cocok. Mungkin karena tidak pas ya pilihan produknya. Kalau yang lain belum pernah coba.

  7. Mbaa aku suka artikelnya. Makasih ya. Yang utama buatku cari produk lokal yang halal dan harganya pun logis, hehe. Artikel ini well noted bangett. Penasaran sama merek Mazaya. Kalau wardah udah pakai juga.

  8. Aku pake wardah jerawatan parah mba hiks. Padahal sebetulnya aku suka ama produknya, dari segi branding, value brand, hingga varian2nya. Tapi aku cocok ama produk kosmetiknya wardah yang lainnya sih hihi

  9. Skincare lokal malah mungkin lebih baik untuk kita ya, karena formulasinya kan disesuaikan dengan karakter kulit orang Indonesia dan kesesuaian dengan kondisi cuaca di sini. Dari semua yang ada di atas aku belum nyobain. Wardah udah nyoba, tapi seri dekoratifnya, bukan skincare.
    Aku tertarik nih untuk nyobain yang Sensatia Botanicals, baca beberapa review kayaknya bagus juga.

  10. Yang udah aku cobain baru Wardah sama Mazaya aya, produk lain belum pernah. Kemarin baru aja nyobain body butternya Mazaya dan aku cocok,

  11. aku suka pakai oil face-nya sensatia botanica, cocok dikulit aku. Dari sekian itu yg belum pernah nyoba serambi botani, belum pernah liat produknya di OS, apa dia ada website penjualan sendiri ya mba?

  12. Ahahahaa kirain dirimu owner Mazaya hihihi
    Ternyata banyak banget ya merek lokal tapi yang bener2 bagus mbak. Emang gak kalah deh sama skincare asing. Dari yg disebutin terus terang aku baru makai Mazaya aja sih 😀
    Makasih infonya yaaaa

  13. Tiga tahun terakhir aku pakai Wardah, Mbak. Soale yg terjangkau untuk skincare dan cocok dengan kulitku ya baru Wardah. Aku belum pernah coba2 merek lain, soale klo gak cocok biaya ke dokter kulitnya lebih mihil hehehee

  14. Hehe mba aku baru mau nanya apakah mba pemilik brand Mazaya hehe. Btw aku pribadi termasuk tim lokal hehe selain harga bersahabat pun udh terjamin kesalahannya yah

  15. Wardah udah paling the best deh kalau buat aku, gak cuma cocok di kantong, tapi memang produk2 kecantikannya jarang ada yang fail. Bangga karena produk lokal satu ini semakin banyak diminati, apalagi karena kehalalannya itu ya.

  16. Sekarang skincare lokal banyak variannya, kualitasnya juga oke. Dari beberapa yang disebutin diatas baru coba wardah aja. Betul, sekarang kalo cari skincare kudu ada BPOMnya, lebih aman lagi kalo ada sertifikasi halal dari MUI.

  17. Sekarang skincare lokal banyak variannya, kualitasnya juga oke. Dari beberapa yang disebutin diatas baru coba wardah aja. Betul, sekarang kalo cari skincare kudu ada BPOMnya, lebih aman lagi kalo ada sertifikasi halal dari MUI

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *