Hari Minggu pagi adalah waktu untuk berolahraga. Di setiap kota pasti ada tempat favorit untuk berolahraga, yang kemudian merangkap menjadi tempat jajanan. Di Bogor, tempat semacam itu terletak di Sempur. Tempat itu adalah sebuah lahan terbuka publik yang memiliki lapangan sepak bola merangkap lapangan upacara, lintasan lari, lintasan skateboard, lapangan basket, lapangan voli, dan sebuah taman yang disebut Taman Ekspresi. 

Para pedangang tumpah ruah di sana. Kadang, ada panggung di tengah lapangan untuk menyemarakkan suasana. Jangan harap bisa berlari di lintasan lari. Sebagian lintasan itu digunakan untuk ibu-ibu senam dan sisanya untuk lapak para pedagang. Kalau mau lari atau jogging, alternatifnya adalah mengelilingi perumahan di sekitar Sempur. Setidaknya, lapangan basket, lintasan skaterboard, lapangan voli, dan Taman Ekspresi masih digunakan sebagaimana mestinya.
Tidak seperti warga Bogor lain yang menantikan hari Minggu untuk berolahraga sekaligus menikmati jajanan murah meriah di Sempur, aku sangat jarang ke tempat itu. Aku memilih meringkuk di balik selimut lebih lama daripada biasanya, tapi Sabtu itu tiba-tiba seorang teman menghubungiku. Dia mengajakku ke Sempur besoknya. Karena sudah lama tidak bertemu, aku pun mengiyakan. Maka, Minggu pagi itu aku berjalan kaki menuju Sempur untuk bertemu dengan Tya dan Dewi.
Ada yang tidak biasa dari Dewi. Dia tiba-tiba saja senang memotret. Mulai dari foto sunga di samping Sempur, sampai foto candid. Rupanya, dia baru mengotak-atik smartphone-nya dan menemukan bahwa fitur kamera di ponselnya itu memiliki banyak efek. Salah satunya adalah efek depth of field yang memungkinkan penggunanya memfokuskan pada satu objek tertentu sedangkan yang lainnya blur.
Foto dengan depth of field ASUS ZenFone 2 by Dewi

Aku sangat menyukai foto-foto dengan efek semacam itu. Sudah lama aku ingin memiliki kamera yang bisa melakukan efek itu. Sayangnya, harga DSLR masih jauh dari kantongku. Ketika kutanya smartphone apa yang dia gunakan, ternyata dia menggunakan ASUS Zenfone 2. Maka, smartphone itu pun langsung masuk ke wishlist-ku.

Tak lama berselang smartphone itu masuk ke dalam wishlist, ASUS meluncurkan varian baru dari ASUS Zenfone 2, yaitu ASUS ZenFone 2 Laser. Jujur saja, aku tidak begitu tertarik. Kenapa? Karena biasanya harga varian baru jauh lebih mahal daripada pendahulunya. Ternyata, tidak demikian. ASUS ZenFone 2 Laser hadir dengan harga lebih terjangkau. ZenFone 2 Laser pun masuk ke dalam wishlist.

Tidak mudah bagiku memasukkan suatu smartphone ke dalam wishlist. Dengan dana yang terjangkau, aku tetap ingin smartphone-ku menjawab semua kebutuhan. Berikut beberapa pertimbanganku:
Bagaimana prosesornya? 
Prosesor adalah hal yang sangat penting karena merupakan otak sebuah smartphone. Prosesor lambat, prosesor cepat panas, jelas akan memengaruhi kinerja smartphone. Manusia yang tangannya bisa bekerja cepat saja akan melambat ketika otaknya sudah lelah dan butuh istirahat. Begitu pun dengan smartphone. Apalah arti semua fitur yang dirancang serba cepat kalau prosesor yang ditanamkan tidak bisa mengimbangi. Untuk itu, ASUS menanamkan prosesor QualcommSnapdragon quad-core hingga octa-core pada ZenFone 2 Laser. Prosesor ini memungkinkan performa dan efisiensi tinggi.
Apa sistem operasinya? 
Aku adalah pecinta Android. Kurasa, sistem operasi ini adalah yang paling banyak digunakan saat ini. Android adalah sistem operasi paling mudah digunakan. Beragam aplikasi pun tersedia di Play Store sesuai kebutuhan. Jadi, tentu saja aku menginginkan smartphone Android. Sayangnya, perkembangan Android sangat cepat. Beberapa aplikasi di Play Store hanya bisa digunakan untuk versi Android terbaru. Nah, ASUS ZenFone 2 Laser menggunakan Android 5.0.2 Lollipop yang tentunya tidak ketinggalan zaman. Aplikasi-aplikasi terbaru sudah pasti bisa kompatibel dengan versi ini.
Bagaimana layarnya?
Sebagai orang yang sering sembrono, sangat mungkin layar ponselku mudah tergores kalau tidak menggunakan Gorilla Glass. Ponsel pintar yang sedang kita bicarakan ini memiliki lapisan anti gores Gorilla Glass. Bukan sekadar Gorilla Glass, melainkan Gorilla Glass 3 terbaru yang memiliki ketahanan lebih baik daripada antigores lain. Lapisan ini juga berfungsi sebagai anti-sidik jari sehingga layar tidak akan dipenuhi sidik jari bekas pemakaian, juga membuat jari kita lebih leluasa bergerak pada layar. Ini bahkan lebih dari yang kubutuhkan.
Seberapa baik kameranya?
Kamera adalah hal yang sangat penting ada pada sebuah ponsel. Bukan hanya demi narsisme, tapi sadar atau tidak, sekarang kita lebih peka terhadap moment di depan mata. Kalau dulu ketika ada awan berbentuk unik, kita hanya sebatas kagum dan mengingat Sang Pencipta. Sekarang, kita ingin semua orang melihatnya dan ikut kagum serta mengingat Sang Pencipta. Kalau dulu harus menunggu wartawan untuk meliput suatu kejadian, sekarang siapapun bisa menjadi citizen journalis. Tentu kamera yang bagus adalah kewajiban. Kalau ingin membagikan momen, tetapi gambar yang dihasilkan kurang baik, hal yang ingin kita sampaikan pun bisa tidak tertangkap orang lain yang melihat foto itu. 
Jadi, kamera seperti apa yang hadir pada ASUS ZenFone 2 Laser? Resolusi kamera yang digunakan sebesar 13 MP dengan aperture f/2.0. Cukup baik? Mungkin, tapi apalah arti kamera bagus kalau tidak bisa mengambil gambar dengan fokus. Gambar yang dihasilkan tetap bisa blur. Inilah keunggulan yang dihadirkan ponsel pintar satu ini. Smarphone ini memiliki fitur Laser Auto-Focus. Teknologi dengan laser ini memungkinkan pencarian fokus objek foto dengan cepat, baik jarak jauh maupun dekat. Bukankah ponsel yang memiliki kamera berfokus baik yang sedang kucari?

 
Bagi pecinta fotografi, adalah suatu hal yang mengasyikan mengotak-atik mode manual DSLR. Sekarang, mode manual itu juga dihadirkan ASUS dalam ZenFone 2 Laser. Totalnya ada tiga belas setting dan control untuk menghasilkan gambar yang diinginkan.  

Dalam kondisi pencahayaan yang kurang pun, kita tetap bisa mengambil gambar dengan hasil sempurna. Terdapat teknologi khas ASUS PixelMaster Camera. Mode Low Light menjadikan gambar yang ditangkap dalam pencahayaan minimal bisa 400% lebih terang. Kalau masih kurang, ada dual-LED (dual tone) flash untuk hasil foto yang lebih natural. 
Sebaliknya, kalau ingin mengambil gambar yang menantang cahaya, kita tak perlu khawatir objek akan gelap. Ada Super HDR sehingga menghasilkan gambar yang detil.

Selain foto, video pun tak kalah penting. Beberapa keseruan hanya bisa dirasakan kembali melalui video. Kamera smartphone ini pun bisa digunakan untuk merekam video FullHD dengan kecepatan 30 frame per detik. Bayangkan keseruan suatu momen ketika menonton video.

Kamera ASUS ZenFone 2 Laser bahkan lebih dari yang kubayangkan ada dalam sebuah smartphone. DSLR dalam genggaman.

Apakah bisa untuk wefie dengan hasil sempurna?
Aku tidak terlalu suka selfie, tetapi suka wefie. Ber-wefie artinya mengabadikan momen kebersamaan. Ketika berkumpul bersama teman-teman, wefie adalah suatu keharusan. Sayangnya, sering kali kami harus berhimpitan agar terambil dalam gambar. Satu grup yang terdiri dari delapan orang pun kadang sulit ditangkap kamera depan. Salah satu keunggulan ASUS ZenFone 2 Laser adalah memiliki fitur Panaromic Selfie 140-derajat. Hal ini menjadikan ber-wefie dengan lebih dari sepuluh orang adalah hal yang mungkin. Resolusi yang dimiliki kamera depan pun sudah cukup baik, yaitu 5 MP. 

Seberapa cepat bisa mengakses kamera?
Beberapa momen hanya berlangsung selama beberapa detik. Bagaimana kalau kamera sulit diakses? Mau menyalahkan ponsel pun tidak bisa karena hanya benda mati. Untungnya, terdapat Zero Shutter Lag pada ponsel pintar ini. Kamera pun bisa diakses dengan sangat cepat. Tak perlu khawatir kehilangan momen.
Bagaimana baterainya?
Tentu saja, fitur-fitur terbaik tak lengkap kalau tidak dibarengi dengan baterai yang tahan lama. Walaupun sudah ada powerbank, terkadang sulit untuk memotret sambil memegang powerbank dan ponsel sekaligus. ASUS ZenFone 2 Laser dilengkapi dengan baterai yang tahan lama sehingga tidak ada momen yang terlewat. Baterai yang digunakan berdaya 2070 sampai 3000 mAh, cukup untuk bertahan sampai pulang bekerja.

Kehadiran smartphone ASUS memang terbilang baru. Namun, ASUS sudah bisa menghadirkan smartphone yang menjawab semua kebutuhan. Kurasa, kualitas smartphone ASUS tidak perlu diragukan.

Selama ini, ASUS sudah menghadirkan notebook dan netbook berkualitas. Hal itu menandakan ASUS memang siap menjawab kebutuhan akan teknologi. Sekarang ini teknologi berkembang sangat cepat. Semua orang ingin merasakan teknologi yang sama. Sudah seharusnya produsen bisa menghadirkan teknologi yang bisa menjangkau semua lapisan.

Membeli smartphone bukan lagi perkara yang akan dikesampingkan banyak orang. Walaupun demikian, masyarakat pun sangat sensitif dalam hal memilah smartphone. Fitur canggih, tetapi harga mahal? Orang-orang akan berpikir ulang untuk membelinya. Harga murah, tetapi fitur tidak sesuai harapan? Jelas bukan pilihan. Untuk itu, kehadiran adalah angin segar bagi kalangan menengah yang ingin merasakan kemewahan kaum high-end

Hal itu pun berlaku padaku. Aku sangat menginginkan smartphone yang bisa melakukan tugasnya dengan cepat dengan banyak fitur yang bisa diandalkan. Dari segi penampilan, smartphone itu harus menampakkan kemewahan tersendiri. Orang-orang yang tidak memegangnya sendiri tidak akan tahu kecanggihan suatu smartphone sehingga tampilan luar adalah penilaian pertama. 
Hal kedua yang bisa membuat orang lain melirik ponsel kita adalah kamera. Ketika akan ber-wefie, tentu akan muncul pertanyaan ponsel siapa yang kameranya paling bagus. Ketika membagikan foto di media sosial, bisa saja muncul pertanyaan kamera apa yang digunakan sehingga gambar yang dihasilkan bagus. DSLR? Bukan, hanya ponsel. Ponsel pintar ASUS ZenFone 2 Laser.
Seolah mengetahui bahwa setiap orang memiliki kebutuhan berbeda, ASUS ZenFone 2 Laser hadir dalam tiga varian: ASUS ZenFone 2 Laser ZE500KL, ZE550KL, dan Z600KL. Beberapa hal memang dibedakan untuk menyesuaikan kebutuhan pasar dan daya beli, tapi fitur-fitur unggulan smartphone ini selalu hadir tiap varian. 
Dari ketiganya, semua fitur kamera yang menjadi keunggulan smartphone ini tetap dipertahankan pada setiap varian. Hal itu menandakan ASUS sangat paham hal yang diinginkan masyarakat zaman sekarang.
Narsisme dan eksistensi adalah kebutuhan di era modern ini. Namun, kepuasan melihat gambar dengan hasil sempurna adalah hal yang tidak bisa dibayar. Dengan harga yang cukup terjangkau, ASUS menawarkan kepuasan itu.

Referensi:
https://www.asus.com/Phone/ZenFone-2-Laser-ZE601KL/
https://www.asus.com/Phone/ZenFone-2-Laser-ZE550KL/
https://www.asus.com/Phone/ZenFone-2-Laser-ZE500KL/

You may also like...

5 Comments

  1. fifahhhh keren, sukses untuk rumah barunya, cakep dan bersih

  2. asus memang produknya bagus2 ya, mba. aku pakai yang netbook buat ngetik di blog. kalau smartphone pengin punya juga. :3

  3. kameranya keren ya, bisa menangkap momen dengan cepat. langsung klik dan kesimpan. jadi nggak goyang gambarnya 😀

  4. *Uhuuuk
    Asus Laser ini juga masuk ke wishlist ku faah akhirnyaa T.T
    Semogaa yah, semoga gak cuma jadi wishlist ajaaa
    karena ini aseli kereen banget, smartphone aku yg sekarang aja kalah kecee sama yg ini *huft

  5. Rumah barunya bikin betah … reviewnya keren, semoga wishlistnya dikabulkan yaaa :-*

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *