Cara Tepat membeli rumah sesuai ekspektasi

 

Banyak alasan yang diungkapkan masyarakat untuk memutuskan membeli rumah baru. Misalnya, belum memiliki rumah sendiri, rumah lama sudah tampak sempit sehingga perlu untuk membeli rumah yang lebih luas, atau masalah banjir yang tidak kunjung diatasi di daerah tersebut sehingga memaksa untuk segera mencari rumah murah di Jakarta yang baru.

Membeli rumah merupakan impian dan idaman setiap orang. Hal ini seringkali membuat seseorang bersemangat untuk bekerja setiap hari mengumpulkan sejumlah uang. Rumah dijadikan sebagai cerminan keamanan, kekayaan, keselamatan, hingga status sosial. Karena itu, tidak heran kalau membeli rumah menjadi momen yang cukup emosional.

Kalau kebetulan kamu sedang memiliki rencana untuk membeli rumah dalam waktu dekat kamu bisa merencanakan dan mengikuti cara, tips, dan trik berikut ini untuk melancarkan proses pembelian.

Waktu yang Tepat

Permintaan, persediaan, dan keadaan ekonomi secara umum merupakan berbagai hal yang memengaruhi naik dan turunnya nilai jual properti. Tidak ada yang bisa memprediksikan waktu yang tepat untuk membeli rumah dengan harga termurah. Waktu membeli rumah ditentukan oleh kamu sendiri. Belilah rumah ketika kondisi finansialmu memungkinkan. Belilah ketika kondisi finansial stabil dan budget cukup. Kalau hal-hal tersebut sudah kamu miliki, maka belilah rumah sekarang juga. Jangan menundanya lagi, karena tidak ada yang tahu apakah bulan depan harga rumah yang kamu incar masih memiliki nilai jual yang sama. Walaupun begitu, kamu harus tetap hat-hati dan tidak tergesa-gesa mengambil keputusan.

Banyak Bertanya

Kamu sangat perlu untuk menambah berbagai informasi mengenai rumah murah di Jakarta yang akan kamu beli. Coba tanyakan kepada tetangga dan masyarakat di sekitar rumah tersebut. Tidak ada yang mengetahui kondisi suatu lingkungan lebih baik daripada orang yang sudah tinggal di lokasi tersebut. Tanyakan bagaimana sistem keamanannya, apakah lingkungan tersebut aman dari bencana banjir, dan pertanyaan lainnya. Tindakan seperti ini pun akan membantu kamu membangun hubungan baik dengan tetangga barumu kalau kamu jadi pindah ke sana.

Berapa Lama Kamu Akan Tinggal?

Umumnya seseorang membeli rumah sebagai hunian tetap atau tempat tinggal permanen. Tapi, apakah kamu sudah memikirkan berapa lama kamu akan menetap? Mungkin saja kamu tidak berencana untuk tinggal selamanya di rumah yang kamu beli tersebut. Mungkin kamu berencana untuk menjualnya suatu hari nanti. Pertimbangkan untuk memilih lokasi yang baik dan mudah diakses atau memiliki jalan yang cukup mudah untuk ditempuh.

Berapa Luas Rumah yang Kamu Butuhkan?

Ketika kamu mengharapkan dan menginginkan rumah yang cukup luas, maka kamu harus ingat bila rumah yang memiliki ukuran besar memiliki dampak harga yang lebih tinggi. Ketika kamu dihadapkan dengan pilihan di mana salah satu rumah lebih luas dibandingkan dengan rumah yang lain dan memiliki nilai jual yang sama, tentu akan sangat menggiurkan untuk membeli rumah yang lebih luas, dan sebagian besar kasus ini merupakan keputusan yang paling tepat. Tapi, kamu juga perlu mengingat bila kamu akan menghabiskan cukup banyak uang untuk melakukan perawatan dan perbaikan rumah. Kamu harus siap mengeluarkan budget cadangan atau dana darurat.

Beli Rumah untuk Disewakan

Saat ini memang tengah menjadi trend untuk investasi rumah, dimana seseorang membeli lahan atau rumah untuk kemudian disewakan kembali. Namun, sebelum kamu melakukan hal ini kamu harus paham betul dan pelajari dengan teliti akan permintaan penyewa properti. Jangan harap mendapatkan penyewa dengan cepat ketika kamu tidak memahami permintaan para penyewa. Bahkan, hal ini pun bisa terjadi saat permintaan sewa tinggi.

Siapkan Dana Darurat

Dana darurat atau biaya tambahan memang sangat perlu untuk kamu sediakan ketika membeli rumah. Besarnya tidak menentu sesuai dengan kemampuanmu, tapi setidaknya kamu harus memiliki sejumlah 20% dari nilai jual rumah yang akan kamu beli. Dana seperti ini akan sangat bermanfaat ketika kamu dihadapkan pada kenyataan harus melakukan perbaikan dan renovasi rumah karena rumah yang kamu beli merupakan rumah bekas pakai. Atau, ketika kamu mengajukan kredit rumah dan mengalami kesulitan dengan kebutuhan mendadak yang membutuhkan banyak uang, sedangkan kamu harus memenuhi kewajiban untuk tetap membawar cicilan setiap bulannya. Hal inilah yang membuat kondisi finansial yang stabil perlu kamu miliki ketika kamu membeli rumah dengan cara kredit atau hipotek.

Jangan birkan diri menjadi terbawa oleh emosi ketika membeli rumah. Pikirkan dan pertimbangkan dengan baik segala kemungkinan yang akan terjadi. Pelajari semua hal yang belum kamu ketahui di dunia properti atau jual beli rumah khususnya ketika melakukan negosiasi dan melakukan pinjaman atau membeli rumah dengan kredit dan hipotek. Kesabaranmu akan diuji untuk memilih dan menentukan keputusan yang tepat membeli rumah. Semoga ulasan informasi ini bisa memberikan solusi dan gambaran yang cukup jelas untuk kamu yang akan membeli rumah murah di Jakarta dalam waktu dekat.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *