Pasti kita semua yang ada di sini memiliki keinginan. Baik itu keinginan besar maupun keinginan kecil seperti, ingin berkuliah di PTN tertentu atau menginginkan suatu benda. Dan pastilah tidak ada yang mau keinginannya tidak tercapai.
Sayangnya, terkadang ada saja masalah yang harus kita hadapi untuk mencapai keinginan itu, terutama jika keinginan itu besar. Entah masalah biaya, waktu, atau pun motivasi untuk mendapatkannya.
Banyak orang beranggapan tidak semua keinginan harus terwujud dan berprinsip “jangan muluk-muluk.” Itu salah besar! Pikiran seperti itu lah yang membuat keinginan mereka tidak tercapai. Tidak ada motivasi untuk mencapainya. Pikiran negatif hanya akan menghasilkan hal negatif juga. Ini semacam hukum tarik-menarik.
Satu-satunya sebab mengapa orang tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan adalah karena mereka lebih memikirkan apa yang tidak mereka inginkan daripada apa yang mereka inginkan. Dengarkan pikiran kalian, dan dengarkan kata-kata yang kalian ucapkan. Hukum ini mutlak dan tidak ada kesalahan.
Apa yang kita pikirkan akan menjadi doa yang didengar oleh Allah. Jadi, ketika kita berpikir baik, maka doa kita pun baik dan terwujudlah hal baik, begitu pula sebaliknya. Jika kita berpikir buruk, akan menjadi doa buruk dan terwujudlah hal buruk. Pikiran, perkataan, perbuatan merupakan doa yang mungkin tidak disadari. Jadi, ada baiknya berpikir positif ria-lah.
Anggaplah dunia ini seperti cermin datar. Apa pun yang ditampakkan cermin itu, merupakan tampilan dari apa yang ditaruh di cermin itu. Jika kita menaruh sebuah apel di depan cermin, yang akan tampak pada cermin pun sebuah apel, tidak akan yang lain. Dunia pun sepert itu. Apa yang kita alami merupakan buah pikiran kita.
Terlepas dari kita menyadari atau tidak, hampir setiap waktu kita gunakan untuk berpikir. Ketika kita belajar, kita berpikir. Ketika kita membicarakan sesuatu, kita berpikir. Ketika kita membayangkan masa depan, kita berpikir. Ketika kita mengenang masa lalu, kita pun berpikir. Bagi banyak orang, satu-satunya waktu ketika kita tidak berpikir adalah ketika tidur tetapi daya-daya ketertarikan masih beroperasi pada pikiran-pikiran terakhir sebelum kita tertidur. Jadi, pikirkan hal-hal yang baik sebelum kita tidur.
Dengan berpikir positif, kita akan menjadi orang yang optimis. Segala hadangan yang ada dalam mencapai keinginan bukanlah masalah lagi karena kita yakin suatu saat pasti keinginan itu akan tercapai.
Sebagai contoh, tentulah kalian sudah sering mendengar kisah Thomas Alfa Edison dan bola lampunya. Beliau berulang kali gagal sebelum bisa menemukan bola lampu namun beliau tidak pernah menyerah walaupun banyak orang meragukannya. Beliau berpikir, beliau percaya, bahwa beliau akan bisa menciptakan sesuatu yang baru. Dan beliau benar-benar berhasil melakukannya! Semua itu berkat pikiran positifnya bahwa beliau akan berhasil. Kekuatan pikiran positif beliau telah berhasil mematahkan kekuatan pikiran negatif orang lain.
Contoh lainnya dari penerapan berpikir positif adalah dari seorang guru sekaligus pendiri Centrepointe Research Institute bernama Bill Harris. Beliau memiliki seorang murid bernama Robert, yang mengikuti kursus online yang beliau selenggarakan. Melalui kursus itu, mereka dapat saling berhubungan melalui email.
Robert seorang gay. Dalam e-mail ia menceritakan realitas kelabu hidupnya kepada Sang Guru. Dalam pekerjaannya, rekan-rekan kerjanya berkomplot melawannya. Situasi kerjanya sungguh menekan karena sikap jahat dari rekan-rekannya. Ketika berjalan di jalanan, ia dilecehkan orang-orang homofobia. Ia ingin menjadi seorang pelawak, dan ketika ia melawak, semua orang mencemoohkannya. Seluruh hidupnya adalah ketidakbahagiaan dan penderitaan, dan semuanya terpusat pada serangan yang ia terima karena ia seorang gay.
Pak Bill Harris mulai mengajarkan bahwa muridnya itu berfokus pada apa yang tidak ia inginkan. Beliau menunjukkan e-mail yang telah Robert kirimkan dan berkata, “Coba baca lagi. Lihatlah semua hal yang tidak Anda inginkan, yang Anda ceritakan pada saya. Saya dapat melihat bahwa Anda sangat bersemangat tentang hal ini. Dan ketika Anda memusatkan pikiran pada sesuatu dengan penuh semangat, hal itu akan terjadi dengan lebih cepat lagi!”
Kemudian Robert mulai merenungkan, serta menerapkan pemusatan pikiran pada apa yang sungguh-sungguh ia inginkan. Apa yang terjadi dalam enam minggu berikutnya sungguh-sungguh ajaib. Semua orang di kantornya yang selama ini melecehkannya dipindah ke bagian lain, berhenti bekerja, atau mulai membiarkan dirinya apa adanya. Ia mulai menyukai pekerjaannya. Ketika ia berjalan di jalan, tidak ada lagi orang yang melecehkannya. Ketika ia melawak, ia mulai mendapatkan tepukan pujian, dan tidak ada lagi orang yang mencemoohkannya.
Seluruh hidupnya berubah karena ia berubah dari berfokus pada apa yang tidak ia inginkan, apa yang ia takutkan, dan apa yang ingin ia hindari, menjadi berfokus pada apa yang ia inginkan.
Hidup Robert berubah karena ia mengubah pikirannya.
Kalau mereka bisa melakukannya, tentu kita pun bisa. Kita hanya perlu optimis untuk mendapatkan yang kita inginkan.
Orang yang optimis tidak akan pernah mengeluh. Mengeluh hanya akan menghasilkan buah negatif. Hal itu justru hanya akan menghasilkan lebih banyak situasi yang dikeluhkan ke dalam hidup ini. Cobalah melihat sesuatu yang ingin dikeluhkan melalui segi positifnya. Hal itu akan mengubah pikiran kita dan hal buruk pun akan berubah menjadi baik.
Contohnya, ketika kita mendapat nilai ulangan yang kurang memuaskan dan perlu diremidial, ambil segi positifnya. Kita akan belajar lebih keras lagi. Dengan belajar lebih keras, kita akan semakin mengerti materi yang diajarkan dan semakin siap untuk ulangan selanjutnya dan Ujian Nasional.
Jadi, jangan pernah mengeluhkan yang sudah kita dapatkan karena yang kita dapatkan merupakan buah pikiran kita dan hanya akan menghasilkan hal negatif lain.
Teruslah berpikir positif dan jangan takut untuk memimpikan hal-hal besar. Tidak ada kata “tidak” untuk mencapai keinginan. Jangan pikirkan apa kata orang lain, tunjukkan kepada mereka bahwa pikiran negatif mereka terhadap kita adalah salah. Selama kita masih di jalur yang benar, Insya Allah keinginan itu akan tercapai. Tetap berusaha dan berdoa.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *