Opinion

Belajar Menggambar dengan MediBang Paint, Aplikasi Menggambar di Android

Kalau sudah menemukan aplikasi yang melekat banget di hati, aku hampir pasti nggak akan pindah ke aplikasi lain. Bahkan, walau sebagian besar orang menggunakan aplikasi lain yang menurut mereka lebih mudah. Contohnya, ketika orang-orang bilang PowerDirector (aplikasi mengedit video di Android) itu mudah banget, aku malah merasa KineMaster lebih mudah. Dan, untuk aplikasi menggambar di Android, pilihanku jatuh pada MediBang Paint.

 

Aplikasi menggambar di android

 

Aku suka menggambar dari duluuuu banget. Zaman sekolah, aku beberapa kali mendapat nilai jelek untuk pelajaran menggambar. Pernah juga harus remedial dua kali. Hahaha.

Tapi, aku santai saja. Mungkin bagi guru, seni yang patut dapat nilai bagus itu yang tampak realistis. Tapi, aku kan aliran menggambar untuk senang-senang dan percaya bahwa gambar nggak harus realistis.

Lihat saja pelukis-pelukis dunia. Banyak ‘kan yang aliran abstrak? Walau aku nggak berniat menjadi pelukis abstrak, setidaknya lukisan mereka bikin aku nggak sedih karena remedial di pelajaran seni.

Menggambar Digital Demi Banyak Hal

Well, time flew dan aku mungkin nggak menggambar entah berapa lama. Aku cuma menggambar waktu kuliah untuk keperluan tugas saja. Itu pun hanya di semester 1, seingatku.

Kemudian, tahun lalu, ada perkerjaan yang membawaku kembali menggambar. Singkat cerita, yaaaa, aku menggambar lagi. Belajar lagi. Aku mulai pakai drawing pen, spidol, dan favoritku: cat air. Kadang-kadang, aku berusaha menggambar tanpa melihat tutorial. Seringnya sih melihat tutorial atau contoh. Hehe. Tapi, ada satu media yang menurutku susaaaaah banget ditaklukan walau sudah nyontek tutorial.

Media itu adalah media digital.

Iya, menggambar digital. Menggambar di layar, bukan di kertas.

Di sisi lain, menggambar digital justru yang paling ingin aku kuasai. Nggak perlu pakai kertas, soalnya. Lumayan irit kertas, ‘kan?

Aku juga kepikiran sepertinya akan lebih mudah membuat aninasi atau stop motion kalau langsung menggambar di media digital.

Dan, tujuan lainnya adalah supaya aku nggak perlu bergantung pada gambar-gambar gratisan di internet kalau mau bikin infografis. Aku memang belum ahli membuat infografis, tapi aku ingin membuat infografis dengan gambar yang aku buat pribadi.

Untuk keperluan Instagram juga gambar digital menurutku sangat membantu. Memang bisa sih menggambar di kertas, lalu difoto dan dibuat seolah-olah hasil gambar digital. Tapi, kadang-kadang aku nggak menemukan kertas ataupun alat tulis yang bisa digunakan untuk menggambar. (Ngaku deh, siapa yang di tasnya ada ponsel tapi nggak ada kertas dan pulpen? Haha). Kalau bisa langsung digital kan jadinya nggak perlu bingung. Toh, smartphone selalu menemani.

Pokoknya, kayaknya banyak keuntungannya kalau bisa menggambar digital.

Sayangnya, dari zaman komputer masih berupa layar supertebal dengan satu-satunya aplikasi menggambar yang aku tahu cuma Paint, sampai sekarang komputer bisa sebesar genggaman saja dengan sangat banyak pilihan aplikasi menggambar, tanganku sepertinya kuranh sinkron dengan kursor.

Tapi, bukan berarti berhenti begitu saja, ‘kan? Aku percaya menggambar itu soal jam terbang. Jadi, yah, belajar ajalah. Toh, nggak akan rugi.

Nah, berhubung aku belum punya pen tablet, Wacom, atau apalah itu peralatan menggambar digital ala orang-orang profesional, aku masih cuma memakai smartphone Android.

Berkenalan dengan MediBang Paint 

Aku sudah mencoba beberapa aplikasi menggambar yang ada di Play Store. Lalu, akhirnya aku menemukan aplikasi menggambar di Android terbaik versiku. Namanya MediBang Paint.

Aku nggak bisa ngasih perbandingan keunggulan MediBang Paint dibanding aplikasi lain karena sudah uninstall aplikasi-aplikasi memggambar lain. Tapi, aku share beberapa fiturnya saja, ya. Oh, ya, yang aku pakai adalah versi gratis. Ada juga versi berbayar untuk fitur lebih lengkap.

Jadi, beberapa fitur MediBang Paint versi gratis adalah:

1. Ada pilihan transparent background

Kalau mau menggambar dan akan disimpan dengan format png dengan latar belakang transparan, MediBang Paint punya pilihannya. Sebelum mulai menggambar, bisa diatur dulu pilihan canvas dan ukuran.

2. Beragam pilihan pena

Bisa menggambar ala pensil, ala pulpen, bisa juga ala blur-blur gitu. Ada lebih dari 10 jenis pena. Tiap pena, bisa diatur ukurannya.

Aplikasi menggambar di Android

3. Bisa menyimpan secara online

Ada pilihan untuk menyimpan secara online atau menyimpan langsung di ponsel alias offline. Aku sih suka dua-duanya.

4. Bisa menyimpan warna

Kalau sedang menggambar sesuatu, kadang-kadang kan perlu warna tertentu yang dipakai berulang kali. Nah, fitur menyimpan warna ini membantu banget. Tinggal klik tanda “+” yang aku lingkari merah itu. Kalau mau memakainya lagi, tinggal buka di bagian yang aku lingkari biru itu.

5. Bisa untuk tracing

Alias ngejeplak. Lol. Dari foto, lalu diikuti garis-garis gambarnya. Kira-kira kayak gini:

Yang dijeplak, aku sih usahakan foto pribadi, ya. Masa udah ngejeplak, foto orang lain pun yang dijeplak. Nggak banget.

Kira-kira segitu sih fitur MediBang Paint yang sering aku pakai. Aku biasanya menggambar dengan semacam stylus. Kebetulan, waktu beli powerbank, ada bonus stylus. Lumayan banget buat menggambar di ponsel.

Tapi, aku juga pengin bisa menggambar tanpa stylus. Pengin bisa dengan jari saja. Kayaknya lebih praktis.

Sayangnya, sekarang kalau menggambar dengan jari saja, masih terasa seperti olahraga otot lengan. Tapi, yah, harus belajar, ‘kan? Belajar membiasakan diri.

Harusnya sih belajar setiap hari, ya. Iya, harusnya.

Ya sudah, aku mau menggambar lagi. Tulisan kali ini sampai di sini saja, ya.

Kira-kira, enaknya aku menggambar apa, ya? Aku cuma menggambar benda mati dan tumbuhan, omong-omong.

 

 

 

 

You may also like...

4 Comments

  1. Wah,keren nih aplikasinya. Mungkin saya bisa sekalian belajar menggambar di sini. Terima kasih sudah berbagi 🙂

  2. Kak, kalo suma beli stylusnya doang kira2 berapaan ya harganya?

    1. Ada yang belasan ribu sampai ratusan ribu. Tergantung spesifikasi dan gadget-nya bisanya pakai jenis apa.
      Maaf baru balas.

  3. Kak kalo udah buat garis2nya, terus layernya pengen diubah ke hasil garis2 tadi, itu gimana caranya (klik icon apa)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *