Halo!

Apa kabar?

Aku yakin, sebagian besar yang mampir ke blog ini pernah membuat blog atau bahkan membuat website yang ahli banget. Walaupun begitu, beberapa orang mungkin masih bertanya-tanya bagaimana membuatnya. Biasanya, aku aku akan jawab, “Daftar aja di blogger.com atau wordpress.com.”

Yaaa, memang begitu kan? Semudah mendaftar akun Instagram, Facebook, akun di website belanja online, atau lainnya. Well, mumpung aku sedang baik, aku mau menjelaskan beberapa hal tentang membuat website atau blog. Yang sederhana saja, ya.

1. Siapkan Surel

Surel? Apa itu surel? Kata ini kayaknya sudah sering banget digunakan sekarang, deh. Surel itu e-mail. E-mail kan bahasa Inggris. Surel bahasa Indonesia. E-mail kan electronic mail. Surel itu surat elektronik.

Aku yakin kalian sudah punya surel, kan? Ponsel Android kan perlu alamat surel di Gmail. Kalau belum punya, ya daftar sajalah. Mudah kok. Langkahnya kayak membuat akun medsos. Kalian bisa membuat di Outlook atau Gmail atau mungkin yang lain. Tapi, menurutku, kalau pakai Gmail, akan mempermudah langkah selanjutnya.

2. Memilih Platform (Blogger.com/Wordpress.com)

Pilih deh, mau membuat blog di mana? WordPress.com sederhana kok. Awal-awal membuat blog, aku pakai WordPress.com. Tapi, setelah mengenal Blogger.com, aku tercengang: KOK MUDAH BANGET. Iya, Blogger.com tuh supermudah. Padahal, menurutku dulu, WordPress.com juga mudah, tapi memang ada hal-hal yang terbatas banget. Blogger.com juga terbatas, sih, namanya juga gratis. Tapi, terbatasnya mudah diakali.

Jadi, ini langkah-langkah membuat blog di Blogger.com.

a. Masuk ke Blogger.com

Tampilannya akan seperti ini. Klik bagian yang dilingkari. Oh, ya, sebelum masuk ke Blogger.com, aku beranggapan kamu sudah masuk ke akun Gmail, ya. jadi langsung seperti ini.

b. Ketik judul blog

Bebas saja judulnya, asalkan baik. Anggap saja aku mau membuat blog makanan, jadi namanya Simple Dish. Alamat blog diisi dengan awalan yang kamu mau, diakhir .blogspot.com (karena menggunakan Blogger.com). Kalau muncul kata maaf di bawah alamat, cari awalan lain. Kalau sudah, klik yang dilengkari paling bawah.

Kalau muncul seperti ini, klik Lain Kali saja.

c. Blog sudah siap.

Ya sudah, tulis. Aku pribadi memilih menulis dahulu sebelum mengatur template alias tampilan. Jadi, lebih bisa tahu akan seperti apa kalau nanti sudah ada tulisan.

Kalau menulis, tinggal klik lingkaran atas. Kalau mau mengatur tampilan, lingkaran.

Ini kalau kamu mengklik Tema.

Aku nggak akan jelaskan di sini karena aku yakin tampilan yang diinginkan setiap orang berbeda. Nah, untuk mengecek apakah blogmu betul-betul ada, ketik alamat blog di browser.

Oh, ya, Blogger.com agak kurang ramah bagi pengguna ponsel, sih. Apa lagi yang kurang suka tulisan kecil-kecil. Tampilan dashboard di komputer dan di ponsel sama saja. Jadi, perlu zoom kalau belum biasa. Dan, harus sangat hati-hati klik-kliknya supaya nggak salah klik.

Nah, WordPress.com lebih ramah bagi pengguna ponsel. Tampilannya mobile banget. Ada juga aplikasi yang menurutku praktis banget. Blogger.com juga punya aplikasi, tapi menurutku aplikasinya agak nanggung. Cuma untuk menulis dan editing-nya nggak seleluasa di aplikasi WordPress.

3. Perlu Domain?

Lihat alamat blogku, kan? Langsung .com tanpa ada embel-embel .blogspot.com atau .wordpress.com. Mau seperti itu juga?

BAYAR. Hahaha.

Serius, ini harus bayar. Kalian bisa cari di Google, penyedia domain Indonesia. Langkah selanjutnya bisa dibantu mereka kok. Biasanya, domain ini dibayarkan secara berkala pertahun. Harga pada umumnya sekitar Rp100.000.

Jadi, kalau membuat blog hanya untuk iseng, mungkin perlu dipikirkan lagi. Walaupun begitu, keuntungannya juga banyak kok. Perlu dibuat artikel lain untuk menjabarkan semuanya.

4. Mempercantik Blog

Entah ya cara mempercantik WordPress.com bagaimana. Kayaknya hanya bisa pasrah untuk yang disediakan di WordPress.com saja. Kalau ada yang bilang WordPress itu mudah dan luas, mungkin itu maksudnya WordPress.org, bukan WordPress.com. WordPress.org mah berbayar. Hehe.

Blogger.com justru lebih luas kalau untuk di otak-atik tampilannya ketimbang WordPress.com. Tapiiiii, kamu harus belajar html sedikit-sedikit. Cari saja di Google, biasanya, kalau mau sesuatu, bisa sih terealisasikan asalkan mau edit html.

Seperti yang aku bilang, kalau mau otak-atik yang tinggal tempel, pindahlah ke WordPress.org. Tenang saja, bukan cuma kaos yang bisa diekspor. Blog pun bisa diekspor kok.

Lebih dulu, kamu cari penyedia hosting. Misalnya, Niagahoster. Coba dengan paket paling murah. Chat saja customer service. Biasanya, penyedia hosting mau membantu kok dari nol.

Oh, ya, paket hosting biasanya dilengkapi domain. Jadi, kalau blogmu masih pakai embel-embel .blogspot.com atau .wordpress.com, bisa kok sekalian diubah supaya nggak ada embel-embel itu lagi.

Keuntungan menggunakan hosting pribadi juga bukan sekadar untuk tampilan kece. Banyak keuntungan lain. Tentunya, kekurangannya juga ada. Tapi, yaaa, kalau dijelaskan di sini malah jadi panjang. Hehe.

Hosting pribadi juga bisa digunakan untuk website lain selain blog. Misalnya, membuat website toko, instansi, atau lainnya.

Oke, sekian dulu artikel ini. Kalau masih ada yang mau ditanyakan, boleh banget kok kirim surel. Aku sadar sih penjelasan di artikel ini masih lompat-lompat. Hehe.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *