Reportage

Cara Mengatasi Nyeri Saraf dengan Vitamin Neurotropik

Cara mengatasi nyeri saraf tepi

Sering keram, kesemutan, atau kebas? Hati-hati gejala penyakit neuropatik. Penyakit yang kayaknya horror, ya? Iya, memang horror kok. Tapi, ternyata cara mengatasi nyeri saraf bisa dibilang mudah, asalkan konsisten.

Jumat 16 Maret lalu, aku berkesempatan hadir dalam acara Press Conference Studi Klinis Terbaru NENOIN: Kombinasi Vitamin Neurotropik Terbukti Kurangi Gejala Kerusakan Saraf Tepi. Di Indonesia, studi klinis ini baru pertama kali diadakan.

Cara mengatasi nyeri saraf

Publikasi studi ini melibatkan Prof. Dr. Rima Obeid, peneliti Jerman yang sudah banyak meneliti mengenai vitamin B. Yup, vitamin neurotropik yang dimaksud adalah vitamin B kompleks.

Waspada Defisiensi Vitamin

Vitamin B mempunyai beragam fungsi, bahkan ada juga vitamin-vitamin yang saling bergantung sama lain.

Defisiensi vitamin B12 dapat menyebabkan, antara lain:

  • Anemia megaloblastik,

  • Disfungsi memori,

  • Dementia,

  • Mudah mengalami infeksi,

  • Bagi perempuan hamil, kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan keguguran, bayi lahir prematur, perkembangan otak anak terganggu, dan kerusakan lainnya.

Defisiensi vitamin B12

Vitamin B12 banyak terdapat pada daging. Hal ini menjadikan vegetarian rentan mengalami defisiensi Vitamin B12 kalau asupan tidak diperhatikan. Selain Vitamin B12, cara mengatasi nyeri saraf juga memerlukan Vitamin B1 dan B6.

Kombinasi Vitamin B untuk Lawan Neuropati

Vitamin B12, B1, dan B6 berperan dalam reaksi biokimia untuk menjaga kesehatan saraf tepi. Menurut penuturan Bapak Manfaluthy Hakim, dari Department Neurology, FKUI, Vitamin B1 berguna untuk metabolisme dan stimulasi saraf. Vitamin B6 berguna untuk sintesis neurotransmitter. Vitamin B12 berguna untuk kecepatan reaksi saraf, regenerasi dan sintesis Myelin (pernah belajar saraf waktu SMP, kan?), serta memperbaiki saraf yang rusak. Kalau salah satu dari hal-hal tersebut terganggu, kerja saraf tepi secara keseluruhan pun terganggu.

Cara mengatasi nyeri saraf tepi

Ciri-ciri saraf tepi terganggu antara lain: Keram, Kebas, Kesemutan. Sedangkan, faktor resiko kerusakan saraf tepi terjadi pada:

  • Pasien diabetes,

  • Pasien hemodialisa,

  • Gaya hidup yang tidak sehat, Kekurangan Vitamin B1, B6, dan B12,

  • Penurunan fungsi saraf karena usia,

Aktivitas dengan gerakan berulang. Studi NENOIN melibatkan 411 pasien dengan latar belakang kesehatan dan keluhan berbeda. Pasien-pasien tersebut diberi vitamin B kompleks setiap hari dengan takaran: B1 100mg, B6 100mg, dan B12 5mg.

Cara mengatasi neuropati

Kunjungan pertama setelah diberi vitamin tersebut, pasien merasa lebih baik. Pasien mengonsumsi vitamin sampai hari 90 dan tampak gejala kerusakan saraf berkurang. Di Indonesia, Vitamin B kompleks dengan takaran tersebut terdapat pada Neurobion dari Merck.

Berdasarkan penuturan Ibu Anie RachmanyaniAssociate Director Marketing Customer Health, PT Merck Tbk, sejak tahun 2014, Merck konsisten mengkampanyekan pentingnya menjaga kesehatan saraf tepi atau neuropati. Tahun 2016, Merck ikut serta dalam kampanye #lawanneuropati pada Pekan Kesadaran Neuropati Dunia.

Tahun 2017, Merck mendapat dukungan dari Kemenkes, Kemenpora, dan Pemprov DKI Jakarta dalam acara kampanye “Bergerak Bersama #lawanneuropati”

 

Kenapa sepertinya masalah kerusakan saraf tepi atau neuropati menjadi sesuatu yang patut diwaspadai? Kerusakan saraf tepi dapat menganggu aktivitas fisik sehari-hari. Lebih lagi, kerusakan saraf yang tidak segera ditangani dan dibiarkan begitu saja dapat menyebabkan kelumpuhan.

Kerusakan saraf tepi sangat rentan menyerang orang-orang zaman ini. Seperti telah disinggung di atas, salah satu faktor resikonya adalah aktivitas berulang. Menggunakan gadget pada waktu lama dengan posisi yang sama dapat mengundang resiko kerusakan saraf tepi. Karena itu, melakukan pergerakan ringan satu atau dua kali setiap beberapa menit perlu supaya terhindar dari resiko saraf tepi. Kalau sudah timbul gejala, waspadai dengan menambah asupan Vitamin B12, B6, dan B1.

Keram dan kesemutan mungkin bukan sesuatu yang benar-benar menganggu, tapi patut diwaspadai. Karena itu, ada baiknya kita lebih siaga dengan alarm diri sendiri. Bagi yang terlanjur terkena penyakit neuropati, jangan lupa cara mengatasi nyeri saraf tepi dengan kombinasi vitamin B kompleks.

You may also like...

2 Comments

  1. Horor emang penyakit yang sering terjadi di masyarakat tapi dianggap biasa ini ya. Akupun baru tahu jika kram atau kesemutan itu diakibatkan kerusakan saraf tepi saat hadir di acara ini. Wowh harus banyak makan daging nih biar bisa dapat vitamin B12. Ehh tapi apa sekalian aja ya minum vitamin ini, supaya bisa untuk mencegah dan juga mengobati kram punya ku yang suka datang tanpa diundang saat duduk manis depan laptop atau bangun tidur,

  2. Selain vitamin, aku pernah bertanya ke dokter katanya rajin mengonsumsi susu dan pisang juga bagus untuk menjaga kesehatan syaraf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *