Cinta itu . . .

Sampai saat ini, tidak ada definisi yang pasti mengenai cinta. Semua definisi itu benar, kecuali satu hal: jika kau mendefinisikan cinta sebagai sesuatu yang salah, kau sangat salah. Cinta tak pernah salah.
Cinta tak pernah salah. Yang salah adalah bagaimana seorang manusia menyikapi ketika ia terjatuh dalam cinta. Yang salah adalah ketika seseorang tak mau mengerti cinta. Cinta yang sesungguhnya.


Cinta adalah anugerah terindah dari Sang Pecipta. Ia menciptakakan manusia pun dengan cinta. Tanpa adanya cinta itu, Tuhan tidak akan menciptakan manusia. Dengan cinta-Nya kita hadir ke dunia ini, untuk saling mencintai dan dicintai.

Tuhan itu indah dan mencintai keindahan. Karena itulah ia meciptakan semua makhluknya dengan memiliki cinta.

Kekuatan cinta sangatlah luar biasa.
Jika umat manusia saling mencintai, tanpa saling iri, dengki, dan dendam, bayangkan betapa indahnya dunia ini. Sungguh. Peperangan tidak akan ada. Kita sesama manusia, untuk apa saling berperang? Perbedaan suku, agama, ras, dan segala perbedaan-perbedaan lainnya akan memudar dengan hadirnya cinta yang sesungguhnya. Perbedaan-perbedaan itu akan sirna karena kita akan hidup saling mengasihi karena cinta. Anak-anak kecil yang kita cintai akan dapat bermain dan tertawa riang dan orang-orang tua yang kita sayangi akan dapat tertidur nyenyak, tanpa memikirkan perselisihan. Indahnya dunia ini dalam damai karena cinta.

Kekuatan cinta sangatlah luar biasa.
Bagaimana tidak luar biasa, hal kecil saja akan bermakna luar biasa. Pernahkah membaca novel atau menonton film ketika tokoh utama pria ditolong oleh tokoh utama wanita, atau sebaliknya, lalu akhirnya mereka jatuh cinta? Pertolongan itu diberikan karena pemberinya hidup penuh cinta, walaupun mungkin orang yang ditolongnya membencinya. Ia tidak peduli, cinta terhadap sesama manusia-lah yang membuatnya mampu berbuat demikian. Cinta yang kecil akan tumbuh menjadi sesuatu yang luar biasa.

Dan, hal terindah dari cinta adalah kita.
Kita tak mungkin berada di tempat kita berada sekarang tanpa cinta, cinta dari orang-orang yang membesarkan dan menjaga kita. Tanpa cinta dari mereka, kita mungkin sudah tidak dapat melihat dunia. Kita sudah dibuang jauh-jauh entah ke mana. Jika Anda yang membaca tulisan ini mengatakan hal tersebut omong kosong karena sedang mengalami broken home, percayalah bahwa jauh di lubuk hati mereka, mereka mencintaimu. Sesedikit apa pun itu, mereka tetap mencintaimu karena mereka tidak benar-benar mencampakkanmu. Walaupun mereka tidak menunjukkannya, jauh di dalam diri mereka, cinta itu masih ada. Dan jika Anda mencintai mereka dan diri Anda sendiri, siramilah hati mereka dengan cinta Anda. Cinta itu perlahan-lahan akan tumbuh membesar seiring berjalannya waktu dan semua orang di dunia ini akan dapat melihatnya.

Kawanku yang sedang merasa terpuruk oleh cinta,
Janganlah engkau salahkan cinta. Janganlah berharap cinta tak pernah hadir. Biarlah ia pergi jauh dari hidupmu. Jika engkau masih ingin memperbaikinya, silakan. Tidak ada salahnya membangun kembali cinta yang mulai keropos.

Ketahuilah, Tuhan mencintaimu, sangat. Karena itu, Ia membiarkanmu merasakan hal tersebut agar kau mendapatkan yang terbaik, agar kau mendapatkan pelajaran bermakna dalam hidup yang singkat ini. Tuhan selalu memiliki skenario sendiri. Tetapi ingatlah, jangan pernah dibutakan cinta atau Tuhan akan membencimu.

Oh, maaf.
Cinta tak pernah buta. Yang buta adalah ketika kita tidak dapat membedakan cinta atau bukan. Selubung perbedaan itu sangat tipis sehingga terkadang sulit terlihat. Tetapi, dengan mengingat arti cinta yang sesungguhnya, selubung itu akan tampak jelas. Cinta yang sesungguhnya takkan pernah ternoda.

Cinta itu selalu indah, seindah mentari di pagi hari. Cinta itu anugerah, lebih berharga daripada permata mana pun.

Cinta tak pernah salah… karena Tuhan tidak mungkin salah.

Nikmatilah cinta seperti secangkir cokelat panas dalam dinginnya malam. Sesedikit apa pun itu, kau akan merasakan nikmatnya, jika kau berdiam sejenak untuk merasakannya. Jika kau masih merasa kurang, kau selalu dapat membuat secangkir yang baru.
Sama halnya dengan cinta. Jika kau merasa hanya mendapat cinta yang sedikit, pikirkan dan rasakanlah sejenak cinta yang sedikit itu, kau akan menyadari betapa cinta yang begitu besar telah mengelilingimu. Jika kau ingin lebih banyak cinta, berusahalah agar kau dapat menjadi orang yang dicintai, dan tak lupa mencintai.

Cinta tak pernah salah.

Mencintailah agar dapat dicintai.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *