Culinary

Crabsy Buitenzorg City: Makan Seafood Tanpa Piring

 

Kamu suka seafood? Pasti suka, ‘kan?

Ada yang nggak suka seafood? Masa, sih? Yaa, pasti ada, sih, tapi kok kayaknya rugi banget. Olahan seafood ‘kan salah satu makanan paling enak sejagat raya.

Malah, ada yang punya alergi tapi bela-belain makan seafood. Saking seafood itu menggoda.

Aku termasuk yang beruntung karena nggak punya alergi makanan. Syukur banget banget. Aku bisa makan seafood sampai kenyang banget. Urusan kolesterol belakangan. 😁

Belum lama ini, aku makan seafood sampai kenyang banget. Ada restoran seafood baru di Bogor.

Crabsy Buitenzorg City, namanya.

Tapi, mari, kita singkat Crabsy.

Lokasi

Letaknya di Jl. Narasoma I No. 12, Bantarjati, Bogor. Kalau dari Stasiun Bogor, jalan dulu ke sekitar Istana Bogor, lalu naik 08 merah.

Kalau dari Terminal Baranang Siang, better jalan ke Tugu Kujang dulu, sih. Ngirit. Lalu, lanjug juga pakai 08 merah.

Lokasi Crabsy sudah ada di Google Maps kok. Jadi, sebetulnya mudah dicari.

Begitu masuk, aku langsung suka dengan dekorasi yang imut. Ruang makannya nggak begitu besar, tapi disulap dengan pernak-pernik cantik. Di sini juga ada tempat salah dan tempat wudhu yang bersih.

Setelah ngetag tempat duduk, langsung saja keluar lagi untuk pilih-pilih seafood. Mau pilih dulu, lalu baru masuk juga boleh.

Menu

Seafood di sini fresh dan sudah dipak dan dipajang di etalase dalam keadaan sudah direbus. Beratnya sudah ditulis untuk setiap pak.

Ada beberapa pilihan seafood: kepiting, kerang hijau, kerang dara, dan udang. Sayangnya, waktu aku dan teman-teman datang, udangnya sudah habis. Banyak yang pesan untuk delivery atau take away.

Semua seafood itu bisa diolah dengan 3 pilihan saus: saus Padang, saus tiram, dan saus asam manis. Kami mencoba ketiganya. 😄

Untuk minuman, ada air mineral, teh manis, teh leci, es lidah buaya, dan infused water. Aku, sih, infused water saja. Ceritanya, mau sehat. Dan, bisa lebih hemat kalau memang banyak minum. Infused water-nya bisa diisi ulang. Hihi.

Konsep Tanpa Piring

Sambil menunggu pesanan, waiters akan datang lagi ke meja dengan gulungan kertas semacam kertas minyak, selotip, dan daun pisang. Meja kita akan dialasi dengan itu semua. Buat apa?

Makanannya disajikan tanpa piring. Jadi, begitu matang, langsung ditaruh di atas daun pisang itu.

Jadi, yaa, saranku: pilih meja, barulah pilih seafood. Hal ini supaya ketika kita pilih menu, waiters bisa menyulap meja kita.

Crabsy-buitenzorg-city

Rasa

Dan, pesanan datang.

Yang pertama datang adalah minuman. Buah yang digunakan untuk infused water lemon dan stroberi. Rasanya agak pahit, sih. Aku juga kalau membuat infused water kadang pahit, kadang nggak. Mungkin nanti akan menemukan cara yang pas. Yang pasti infused water selalu refreshing.

Aku tergoda dengan lidah buaya, tapi nggak mencoba. Maybe next time.

Di sini disediakan alat pemecah kepiting. Jadi, nggak perlu takut riweuh makannya.

Kerang hijau yang paling dulu habis. Paling gampang makannya, sih. Sudah dalam keadaan terbuka. Tinggal slurp.

Kerang daranya masih belum terbuka. Walau begitu, menurutku, kerang dara di sini mudah dibuka. Tapi, yaa, ada juga teman yang menyerah dengan kerang dara.

Aku bilang kerang di simi mudah dinuka karena pernah membeli di tempat lain yang membuka kerangnya membutuhkan perjuangan. Setelahnya, harus merapikan kuku. Huhu.

Crabsy-bogor

Soal rasa, aku suka semua sausnya. Haha. Maruk. 😆

Saus Padang-nya nggak terlalu pedas, tapi pas. Guriiih. Kalau mau tambah pedas, bisa minta saus sambal.

Saus asam manisnya dominan manis. Tapi, bukan jenis manis yang sampai membuat merinding. Lol. Aku ‘kan kurang suka masakan manis, ya. Asamnya pas. Ada gurihnya juga.

Menu saus asam manis diberi tambahan sayuran. Ada wortel dan baby corn. Sayuran-sayurannya sudah empuk dan rasa sausnya sudah menyatu.

Saus tiramnya gurih banget. Aku suka banget yang ini. Nggak bau tiram (?).

Dari semua yang sudah dicoba, favoritku kerang-kerangan yang dipadu dengan saus tiram. Mungkin karena sesama kerang jadi saling melengkapi? Lol.

Kalau untuk dipadu dengan kepiting, aku paling suka saus Padang. Bumbu ala Padang dan kepiting adalah salah satu perpaduan yang bikin bahagia duniawi, ‘kan?

Secara keseluruhan, aku suka menu-menu di Crabsy. Harganya juga ramah di kantong. Kepiting dibanderol Rp28.000/ons. Kerang dara Rp22.000/porsi. Kerang hijau Rp18.000/porsi. Udang Rp24.000/porsi. Excluded nasi, ya. Nasinya Rp5.000. Minumannya Rp7.000-Rp15.000.

Saat ini, bukanya masih sore sampai malam. Pukul 17.00-22.00. Padahal aku mau melipir ke sana siang-siang kalau nggak puasa. Hehe.

1 Comment

  1. penasaran pengin makan kerang dara sepuasnya tapi susah bukanya 😀

Leave a Reply

Required fields are marked*