Apa yang kamu pikirkan kalau mendengar “ekonomi syariah”? Bank-bank syariah? Segala sesuatu nonriba?

Aku pribadi, kalau mendengar kata “ekonomi syariah”, akan terpikirkan segala sesuatu yang terhindar dari riba. Riba dan ekonomi syariah adalah segala sesuatu yang paling tampak bertolak belakang, kan?

Tapi, apakah sesederhana itu? Makanya, waktu tahu ada acara seminar ekonomi syariah, aku ingin datang. Seminar ini diadakan di UIN Syarif Hidayatullah tanggal 9 Maret 2018 lalu. Seminar ini adalah hasil kerja sama dengan AMITRA.

Apa itu AMITRA? AMITRA adalah bagian dari FIFGROUP, itu tuh yang biasanya mengurusi kredit motor Honda. Nah AMITRA ini bagian khusus syariahnya. Jadi, kalau mau ambil cicilan secara syariah juga bisa.

Tapi, mari kita simpan soal itu dulu.

Narasumber dalam seminar ini adalah Rasidin Ali dari subdepartemen AMITRA. Beliau membahas Perkembangan Ekonomi Syariah Zaman Now.

Lomba menulis amitra 2018

Apa Itu Ekonomi Syariah?

Beliau membuka seminar dengan mengatakan bahwa ekonomi syariah adalah ekonomi yang berhubungan dengan Allah, mengedepankan Tuhan. Segala sesuatu dalam ekonomi ini harus dilandasi niat untuk Tuhan.

Dalam ekonomi syariah, hanya dikenal 3 hal: jual beli, bagi hasil, dan sewa. Tidak ada bunga.

Transparansi adalah keharusan dalam ekonomi syariah. Hal inilah yang sering kali menjadi tantangan bergeraknya ekonomi syariah. Dianggap ribet.

Perusahaan atau pun orang harus mau memberikan data sedetil-detilnya. Pinjam-meminjam uang harus jelas untuk keperluan apa. Tentunya, hanya boleh untuk sesuatu yang halal.

Konsumen pun akan diberikan rincian segala hal. Hal ini yang membuat orang-orang “jiper”. Maunya tinggal total. Ujung-ujungnya, harga sama saja. Padahal, sesuatu yang tidak jelas sering kali menjadi riba.

Karena itu, kembali lagi ke niat awal. Ekonomi syariah ditujukan untuk Allah.

Hal-hal yang dianggap ribet, sebetulnya untuk menghindari perputaran uang ke hal-hal yang tidak pasti. Jangan sampai uang sampai masuk ke kas hal yang tidak halal.

Ekonomi syariah memperbolehkan kita berinvestasi kok. Tentunya, untuk sesuatu yang jelas halal dan syariahnya.

Di Indonesia, ekonomi konvensional diawasi oleh BI dan OJK. Ekonomi syariah pun demikian, diawasi BI dan OJK, ditambah juga oleh Dewan Pengawas Syariah (DPS). Dasar hukum ekonomi syariah adalah POJK no. 31/POJK.05 Tahun 2014.

Lomba menulis amitra 2018

Dari tahun ke tahun, semakin banyak perusahaan yang memberikan layanan syariah. Salah satu perusahaan yang konsisten memberikan layanan syariah hingga sekarang adalah AMITRA. Selain pembiayaan motor, AMITRA juga memberikan layanan pembiayaan haji dan umroh, akikah, logam mulia, dan modal mikro. Jadi nggak perlu risau lagi kalau ingin berinvestasi logam mulai atau ingin membeli motor secara cicilan. Sudah ada yang bisa memberikan pembiayaan syariah.

Walaupun sudah banyak pendukung ekonomi syariah, masyarakat masih dirasa perlu diberi edukasi mengenai ekonomi syariah. Hal ini agar semakin banyak yang tertarik menggunakan produk-produk syariah. Untuk itu, AMITRA mengadakan lomba menulis mengenai ekonomi syariah. Lombanya di media digital saja kok, sehingga cakupannya bisa luas.

Detailnya di bawah, ya.

Lanjut dulu ke materi seminar selanjutnya. Masih berhubungan dengan lomba.

Smart WritingΒ 

Kali ini, ada Gustav Aulia yang memaparkan mengenai Smart Writing. Beliau pernah menjadi pembawa acara berita. Salah satu acara berita paling hits, menurutku. Pembawa berita ternyata nggak cuma membawakan ketika acara, tapi juga mencari berita dan menuliskannya.

Pesan pertama yang disampaikan Gustav Aulia kepada peserta seminar adalah bahwa menulis tidak boleh sambil mumet.

Menulis ya menulis saja. Fokus. Tidak perlu memikirkan kenapa harga kopi naik terus, kecuali memang itu yang akan dibahas.

Perbendaharaan kata adalah kunci dalam menulis. Karena itu, memperbanyak kosakata hukumnya wajib. Penggunaan kata tidak baku pun diperbolehkan, asalkan masih tercantum dalam KBBI.

Lomba menulis amitra 2018

Menulis untuk menembus suatu media massa tentunya tidak bisa sembarangan. Media massa adalah suatu media yang dinikmati banyak orang. Tantangannya adalah mengikuti selera masyarakat.

Selera masyarakat selalu berubah-ubah. Satu hal yang pasti, masyarakat lebih menyukai hal-hal yang berbau hiburan. Karena itu, kalau bisa mengubah suatu ilmu menjadi seperti hiburan, kenapa tidak?

Ada 3 aspek yang harus dimiliki suatu tulisan yang akan dipublikasikan:

1. Akurat

Akurat haruslah mudah dipahami dan tidak ambigu. Sebaiknya, data dicantumkan demi keakuratan. Kalau data berbeda-beda, bisa dibuat dengan “Menurut . . ., sedangkan menurut . . .” atau semacamnya. Pemilihan kata dan tanda baca pun penting untuk menghindari multitafsir.

2. Singkat dan padat

Siapa sih yang mau baca artikel yang terlalu panjang? Karena itu, sebaiknya tulisan singkat saja, tetapi tetap akurat. Penggunaan bahasa selain bahasa Indonesia pun boleh saja kalau memang kata tersebut lebih dikenal dalam bahasa aslinya.

3. Menarik

Ya, kalau kurang menarik, bagaimana orang mau membaca? Bagaimana info akan tersampaikan?

Lomba menulis amitra 2018

Salah satu prinsip jurnalistik adalah piramida terbalik. Hal paling penting disampaikan lebih dulu sehingga pembaca merasa perlu membaca keseluruhan artikel. Kalau pembaca sudah betah, semua informasi pun akan mudah tersampaikan.

Jadi, sudah siap untuk mengikuti lomba?

Info Lomba

Berikut informasinya:

Lomba Menulis Individu untuk Jurnalis dan Umum

Hadiah
Juara 1 Rp. 5.000.000 + Sertifikat
Juara 2 Rp. 3.000.000 + Sertifikat
Juara 3 Rp. 2.000.000 + Sertifikat

Syarat dan Ketentuan:
– Tema mengenai Perkembangan Ekonomi Syariah di Indonesia Saat Ini
– Minimal 3 tulisan @500 kata selama periode program,
dipublikasikan melalui Blog atau Sosmed (Facebook) dan platform digital lainnya.
– Tulisan bersifat positif, tidak mengandung SARA atau politik
– Minimal 1 paragraf menuliskan mengenai AMITRA sebagai Syariah Financing dan salah satu layanan pembiayaan FIFGROUP yang merupakan anak perusahaan ASTRA.
– Mencantumkan hastags #AMITRA & #AMITRAWritingCompetition
di akhir tulisan
– Penulisan Brand benar dan tidak diperkenankan menulis Brand Competitor
– Jumlah share, likes, dan comment menjadi poin tambahan penilaian
– Wajib follow akun sosmed FB, IG, Twitter @FIFCLUB
– Kirim rekap link tulisan beserta data diri (nama, nomor HP aktif, alamat lengkap) ke halo.amitra@gmail.com max 31 Maret 2018

Agenda
Periode Submit Tulisan & Rekap Link: 1-31 Maret 2018
Penjurian: 1-3 April 2018
Pengumuman Pemenang: 5 April 2018

Lomba menulis amitra 2018

Masih ada waktu sekitar setengah bulan. Masih bisa siap-siap. Ikutan, yuk. πŸ™‚

You may also like...

22 Comments

  1. wah makasih infonya, menarik juga, apa AMITRA sudah ada di daerah-daerah ya Fah?

    1. Bisa cek ke FIF setempat, Mbak. Maaf slow response.

  2. Pengen banget mendalami ekonomi syariah, ekonomi Islam. Lumayan baca ini bisa dapat pencerahan. Thx for sharing, Fifah

  3. Aku masih agak bingung dengan cicilan tanpa riba, mungkin harus didalami lebih lanjut ya… tfs.

  4. wahhh padat berisi banget ya harimu mba :). Thanks artikelnya, aku jadi ikutan belajar juga..

  5. Oo.. Jadi di KBBI ada kata yg tidak baku ya? Wah, bermanfaat sekali ini tips jurnalistiknya. Terimakasih sdh berbagi😊

  6. Thank you ilmu bermanfaatnya mbak! πŸ™‚ Good luck !

  7. Informasi yang menarik… terima kasih ya ilmu nya juga ..
    Jadi pengen ikut lombanya hehe..

  8. Setuju banget mbak kalau nulis lagi mumet dan ngantuk ga dapet feel nya hahaha. Diriku sering bgtu

  9. wah keren banget seminarnya, bertambah ilmu nich tentang ekonomi syariah

  10. Ekonomi syariah dengan prospek yg lebih baik dan InsyaAllah barakallah. Lombanya ciamik mbak, ehmm hadiah bikin ngiler. fokus bacanya jadi bias neh begitu lihat deretan hadiahnya. Hehehe

  11. Makasi kak Fifah, sharingnya 😊

  12. Belum begitu paham mengenai ekonomi syariah ini, tapi pengen banget belajar tentang ini

  13. Perpanjang dunk lombanya hehehe

  14. Saat ini perekonomian syariah sedang gencar di berlakukan dalam berbagai sistem baik perbankan ataupun asuransi dan hal lain terkait financial

  15. Wah, keren ada lombanya, fah. Jadi bisa belajar juga tentang ekonomi syariah ya.

  16. wah ada lomba menulisnya juga ya.. hadiahnya bikin mupeng nih, mudah-mudahan masih senpat ikutan hehe

  17. Yang penting sih dalam ekonomi syariah, benar-benar menjalankan sistem ekonomi berdasarkan syariat islam yang sesungguhnya, bukan yang lagi tren. πŸ˜‰ good sharing, af!

  18. Untuk singkat dan padat, hmm agak susah sih ya haha
    Karena google suka tulisan yang panjang panjang.

    Tapi balik lagi ke niat sih mau nulis buat pembaca apa nulis buat google. Wah lombanya menggiurkaaan~
    Sayangnya udah lewat.

    Btw saya kemarin juga mulai belajar tentang pembayaran syariah ini.
    Riba harus sangat di hindari, solusinya ? Cari pembayaran yg syariah karena transparansi ada sejak di awal akad.

  19. Kalau saya lagi browsing berita, lebih suka bacaa artikel panjang dan sekalian, jangan yang dipecah-pecah dibagi-bagi halamannya

  20. Waahhh thanks ya infonya mba. Ada lombanya juga lagi..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *