Sebetulnya, udah lama pengin buat postingan tentang review tempat makan/makanan, tapi males sampai bill-nya hilang dan lupa makan apa aja. Mumpung kemarin nyoba yang baru dan lagi ga males, aku buat deh postingan ini.
Buat orang Jakarta, ini sih sebetulnya kemungkinan besar nggak baru. Tapi, mungkin bisa jadi pilihan kalau mau makan di Urban Kitchen, Central Park lantai 3. Nggak asing kan? 
Sebelum pulang ke Bogor, aku sempat-sempatnya main ke Central Park bersama seorang teman. Bingung juga nyari tempat makan di sana. Banyak sih, tapi takut nggak halal. Akhirnya, kami pun mendarat di Urban Kitchen. Setelah muter-muterin tempat itu, temanku bilang pengin mie. Saya sih ngikut aja, soalnya saya juga pengin mie. Teman saya penginnya di sebelah sana (sebelah mana?), tapi waktu dia ke sana, dia melihat menu pork, katanya. Mataku nggak sengaja menangkap sertifikat halal MUI di salah satu tempat di sana. Tempat itu adalah PHO24. Aku nggak melihat tanggal sertifikat itu sih, tapi kalau masih berani memajangnya, semoga saja masih berlaku.

Menunya a la Vietnam. Walau menu Vietnam, kalau nggak lihat gambarnya, nggak akan terlalu bingung. Nama-namanya bercampur bahasa Inggris. Karena ada gambarnya, jadi makin nggak bingung. Malah, pasti langsung kepikiran menu Indonesia yang mirip-mirip. 
Temanku memesan Pho Noodle Siram ( karena panjang, singkat aja jadi PNS). Aku pengin juga, tapi saya juga pengin seafood. Si PNS ini cuma ada pilihan ayam atau sapi. Maka, Aku pun memesan Pho Noodle Goreng (PNG), ada pilihan ayam, sapi, atau seafood. Minumnya, temanku memesan Nestea Lemon Tea dan aku sih air mineral saja.
Harga PNS dan PNG sama-sama Rp27.000, Nestea Rp10.000, air mineral (600 mL) Rp6.000. Standar yah?
Kami menunggu agak lama sampai pesanan kami diantar, apalagi PNS itu. Oh, ya, nggak kayak foodcourts di Bogor, Urban Kitchen tempatnya enak untuk berlama-lama. Ada sofa segala. Norak deh. foodcourts di Bogor kecil sih dan selalu penuh. Bangkunya juga nggak cocok untuk berlama-lama. Di LG juga ternyata ada foodcourt. Saya nggak pernah ke LG, jadi nggak tahu. Hehe.
Makanan kami pun datang. Ini dia.

Pho Noodle Goreng

Pho Noodle Siram

Nestea-nya nggak aku foto. Penampakannya cuma pakai cup plastik, kayak es yang ada di sekolah. 
Rasanya? PNS agak asin, tapi nggak memengaruhi rasa lain. Daging PNS pakai bumbu entah apa yang langsung terasa sampai ke hidung, tapi bukan nyegak. Bumbu yang suka ada di masakan oriental, tapi aku nggak tahu namanya.
PNG rasanya mirip kwetiau goreng. Lebih manis dan lebih asin. Cocoklah untuk lidahku. Seafoodnya didominasi udang, ada juga seafood standar lain. Porsinya nggak bikin perut berasa diisi sampai tanda Full. Cukup untuk mengganjal perut.
Rasa es teh dan air mineral nggak perlu saya ceritakan kan, ya?
Aku rasa, harga dan makanan sebanding. Malah, sepertinya tergolong terjangkau, apalagi kalau mengingat insiden ayam bakar dan jus jeruk dua puluh tujuh ribu di kantin. ^^v

UPDATE: Tanggal 6 April 2016 aku ke Urban Kitchen, Central Park lagi dan  booth PHO24 sudah tidak ada.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *