Advertorial, Culinary

8 Makanan dan Minuman Favorit Masa Kecil

 

 

Dulu, waktu kecil, jajan semacam nightmare. Aku nggak bisa yang namanya jajan aneh-aneh. Dikasih agar-agar unbranded dari pasar aja bisa langsung batuk. Tapi, bukan berarti aku selalu makan makanan rumahan. Makan jajanan bisa, asalkan yang jelas aja. Jelas brand-nya. (aku kok dari kecil udah belagu)

Jadi, ini nih makanan dan minuman sewaktu kecil yang jadi favorit.

1. Tango

Aku suka banget wafer. Renyah, lembut, dan ringan. Awal mulanya jelas karena merek yang satu ini. Dulu sering dibeliinnya ini. Kata ibuk, dulu harganya masih Rp300/bungkus. Isinya masih 6.

Tango masih jadi salah satu favorit dari dulu. Bedanya, dulu hampir selalu makan yang coklat. Sekarang favoritku berubah jadi vanilla. Kalau bertamu dan disuguhi Tango vanilla, aku bisa ketawa-ketawa bahagia. Nggak usah yang mahal nyuguhin aku mah. 😄

2. Jetz Coklat

Ada nggak yang nggak suka Jetz Coklat? Ini enak, loh. Rasanya juga nggak begitu manis. Makanan ringan satu ini juga kalau digigit nggak terlalu ringan. Aku nggak tau kenapa, tapi aku suka makanan yang berpotensi merusak gigi karena kerasnya. 😂 Eh, tapi, Jetz coklat nggak keras. Cuma, nggak sampai kayak temannya yang tanpa dikunyah bisa lumat.

Sayangnya, dulu jajanan ini cuma aku temui di Supermarket. Aku heran, sih. Soalnya, dari segi harga, sama aja dengan makanan ringan sejenis. Mungkin karena anak-anak di zaman itu lebih suka yang gurih?

3. Chitato

Kalau makan Chitato, rasanya nggak sedosa makan makanan ringan sejenis. Kenapa? Kalau jelas ini dari kentang. Kalau yang lain ‘kan kayak makan angin. Padahal mah sama aja, ya. Ah, lagian, kalau makannya nggak sering-sering nggak apa-apa, ‘kan. Jenis apa pun itu. Kalau makan setiap hari bosan juga, ‘kan, ya. 😂

Produk-produk Indofood dulu tuh primadona banget. Selain enak semua, jelas produsennya siapa.

4. Madurasa

Sherina itu dulu ikonik banget. Kakak multitalent dan jagoan. Kalau mengonsumi makanan atau minuman yang di iklannya ada Sherina, udah kayak keren aja gitu. 😂

Lebih lagi, semua makanan dan minuman yang melekat pada image-nya kayaknya selalu enak. Yaa, termasuk madu rasa jeruk ini.

5. Ultra Milk

Terpujilah yang bikin brand satu ini. Ada kalaunya ibuk nggak perlu khawatir banget kalau anaknya mau jajan. Tinggal sodorin Ultra Milk, beres. Bagaimanapun, di mata bocah lugu, Ultra Milk tetap termasuk jajanan. Dan di mata ibuk, ini termasuk susu. Yaa, semacam win-win solution. Rasa favorit? Tentu coklat.

6. Serena

Buatku dulu, Serena termasuk jajanan premium. Kalau snack biasa, bisa didapat dengan hanya Rp1.000. Kalau Serena, belinya harus dengan kelapangan hati. Harganya sekitar Rp5.000. Harga yang cukup bikin sedih saat itu. Ada, sih, yang kecil, tapi nggak puas banget makannya.

Serena berbeda dengan snack sejenis lainnya. Dia mengenyangkan. Ukurannya besar-besar. Rasanya unik: manis gurih.

7. Serena Egg Roll

Makanan kemasan rasa rumahan. Kalau makan ini tuh bikin ingat lebaran. Hangat. Aku nggak tau kenapa, tapi sensasinya kayak makan kue kering buatan keluarga.

8. Potato Boro

Kepunyaan Monde lagi. Biskuitnya lucu. Bulat-bulat. Buat anak-anak, bentuk itu ‘kan memengaruhi selera makan banget, ya. Nah, yang bentuknya bulat kecil itu selalu lucu. Terus, dia juga sederhana. Waktu kecil, kayaknya aku lebih tertarik dengan makanan yang wujudnya sederhana.

Nggak cuma bentuknya yang bagus untuk dilihat. Rasanya juga enak. Lagi-lagi, aku harus bilang kalau ada rasa “rumahan” pada produk Monde. Fix, ya. Produk-produk Monde memang ngangenin.

Kayaknya, semua merek makanan dan minuman yang aku sebutkan di atas masih dikenal sampai sekarang, ya? Mungkin ada beberapa yang gaungnya mulai tertutupi merek serupa, tapi yang penting mereka masih ada di pasaran Walaupun makin banyak merek berkembang, aku masih suka semua itu. Kalau kamu, apa makanan dan minuman favoritmu waktu kecil?

 

 

1 Comment

  1. Semua yang ditulis di sini pernah dan masih jadi favorit saya kecuali yang Madurasa. Itu karena saya memang gak suka madu 🙂

Leave a Reply

Required fields are marked*