Manfaat blogwalking

Dalam dunia blogging, ada istilah blogwalking. Blogwalking adalah mengunjungi blog-blog milik para blogger lain. Ada banyak manfaat blogwalking yang bisa didapat. Blogwalking bisa dibilang suatu hal yang nyaris tidak terpisahkan dari dunia blogging.

Oh, ya, sebelum membahas panjang lebar, aku mau minta maaf karena aku nggak akan memiringkan istilah asing dalam artikel ini. Terlalu banyak kata “blogwalking” yang diulang, ditambah mungkin istilah lainnya. Kalau dicetak mirip, aku khawatir akan mengurangi keterbacaan. Format cetak miring pada blogku lebih tipis daripada huruf biasa.

Nah, lanjut soal blogwalking.

Blogwalking bukan hal wajib bagi blogger. Hal wajib bagi blogger hanya posting blog, ‘kan? Kalau posting di YouTube, namanya YouTuber. Kalau posting di Instagram, namanya Instagrammer.

Di sisi lain, blogwalking adalah bentuk perpanjangan dari aktivitas blogging. Blogwalking sangat berguna untuk keberlangsungan aktivitas blogging kita. Kalau diibaratkan, seperti aktivitas makan. Makan itu wajib. Bentuk perpanjangan adalah bagi-bagi makanan ke sekitar. Bagi-bagi makanan memang nggak wajib, tapi mempunyai kegunaan tersendiri.

Karena itu, aku mau menjabarkan beberapa manfaat blogwalking. Berbeda dengan artikel manfaat blogging yang mengesampingkan manfaat daru segi bisnis, artikel kali ini akan menyerempet soal bisnis.

Jadi, inilah beberapa manfaat blogwalking.

Bisa Mengenal Banyak Blogger

Melalui blogwalking, kita bisa lebih mengenal banyak blogger. Kita bisa tahu blogger A kontennya fokus soal masakan, blogger B sering membahas parenting, blogger C suka membahas otomotif, dan sebagainya.

Kita juga bisa mengenal gaya bahasa blogger lain. Ada yang halus-lembut, ada yang formal, bahkan ada yang menggunakan bahasa asing.

Dengan mengenal seperti itu, kita bisa memperkaya wawasan. Selain itu, kalau suatu saat kita butuh bloggers lain (misal ada agensi meminta bantuan mencarika bloggers lain untuk job menulis), akan lebih terpikirkan siapa-siapa saja yang cocok.

Menemukan Hal Tak Terduga

Aku pernah menemukan artikel yang membuatku tahu ukuran lambung bayi baru lahir. Aku memang pernah belajar gizi pada bayi, tapi aku tidak ingat pernah ada bahasan soal ukuran lambung. Fokus bahasan di bangku kuliahku adalah soal pemenuhan gizi.

Entah juga, sih, kalau dosenku pernah menerangkan tapi aku lupa. Aku juga nggak pernah mencari tahu ukuran lambung bayi karena nggak kepikiran juga memberi makanan padat bagi bayi sebelum 6 bulan. Yang pasti, berkat artikel itu, aku nggak lupa ukuran lambung bayi baru lahir.

Menambah Semangat Blogging

Melihat orang-orang yang konsisten melakukan sesuai, sering kali memicu diri untuk konsisten juga, ‘kan? Melihat orang-orang yang rutin mengisi blog mereka juga bisa membuat kita ingin konsisten menulis blog.

Terkadang, bisa juga jadi teringat alasan dulu membuat blog. Terutama, kalau yang dikunjungi adalah artikel menarik yang bukan sponsored post. Hehe. Dulu, sewaktu awal membuat blog, bukan demi uang, ‘kan? Tapi, dulu bisa berapi-api tanpa ada embel-embel uang.

Kalau dulu membuat blog demi uang, nggak apa juga, sih. Mungkin setelah blogwalking jadi terpacu untuk nggak kalah saing. Selama niat masih baik.

Nah, poin-poin di atas adalah kalau blogwalking sekadar mengunjungi blog tanpa meninggalkan jejak komentar. Manfaat blogwalking bisa bertambah dengan berkomentar pada blog yang sudah dikunjungi. Di bawah ini adalah beberapa manfaatnya.

Meningkatkan Backlink 

Backlink adalah link yang mengarah ke blog kita. Backlink berpengaruh terhadap nilai blog. Backling bisa membuat blog kita lebih dipercaya mesin pencari. Artinya, bisa membuat blog kita muncul di halaman-halaman awal mesin pencari.

Nilai blog juga sering menjadi rujukan untuk job-job blogging. Lebih jauh soal backlink, bisa googling saja, ya. Sudah banyak yang membahas.

Backlink bisa didapat ketika berkomentar di blog lain. Biasanya ada pilihan “name/url”. Lalu, ada kolom nama dan url. Bisa diisi dengan nama dan link blog. Ada juga blog yang kolom isian langsung terpampang (tanpa perlu memilih pilihan name/url). Langsung saja diisi semua.

Oh, ya, jangan menaruh link di bagian “comment”, ya. Bisa-bisa malah masuk ke filter spam. Kan sudah isi link blog di kolom url/website. Nggak perlu menuliskan link lain di bagian “comment”.

Membuat Blogger Lain Mengenal Kita

Aku pribadi kadang-kadang ingat nama-nama orang yang sering berkomentar di blogku. Dari situ, aku bisa tertarik mengunjungi blog mereka. Kalau orang itu nggak blogwalking lebih dulu ke blogku, mungkin aku akan terlewat blognya. Karena, blogger kan banyaaaaak.

Aku juga kadang-kadang blogwalking dengan niat yang semacam itu. Hehe. Meninggalkan nama. Meninggalkan link. Tapi, yah, selanjutnya tetap ada manfaat-manfaat di poin 1-3.

Mengapresiasi Penulis Artikel

Setelah menulis blog, begitu tahu ada yang menyukai artikel kita, tentu senang, ‘kan? Blogwalking saja sudah membuat senang bloggers lain karena pageview mereka bertambah. Apalagi, kalau ada komentar di blog mereka.

Aku masih ingat ketika dulu awal-awal mendapatkan komentar di blog. Senang banget. Dulu, aku nggak pernah promo blog. Jadi, ketika ada yang komentar, rasanya senang luar biasa. Nggak menyangka ada yang manusia yang membaca blogku. Dari kata-katanya betulan manusia kok yang komentar, bukan bot.

Nama yang digunakan untuk berkomentar nggak perlu nama lengkap. Nama alias juga bisa. Toh, kemungkinan besar ketahuan mana yang bot atau manusia sungguhan.

Itulah beberapa manfaat blogwalking versiku.

Blogwalking bisa dilakukan random. Bisa juga melalui list tertentu. Ada grup blogwalking untuk berkunjung ke sesama anggota. Gunanya untuk menambah pageview masing-masing dan kegunaan-kegunaan lain.

Apa pun itu, aku juga mau bilang: blogwalking mungkin bisa bikin kita masuk ke jebakan batman. Masuk ke artikel yang amit-amit, menambah pageview yang nggak seharusnya.

Karena itu, supaya artikel menjebak nggak berjaya, kita harus makin rajin membuat artikel berkualitas dan bisa masuk page one Google. Ditambah, rajin-rajin berkunjung ke link berkualitas supaya link-link itu masuk ke page one juga dan mendepak artikel yang amit-amit.

2 paragraf di atas kok aku kayak manipulatif, ya? Hehe. Maafkan. Aku kadang-kadang sensi ketika mencari sesuatu di Google, begitu dibuka, malah jebakan batman. Huh.

Apa pun, pilihan blogwalking atau tidak adalah pilihan masing-masing orang. Mungkin ada yang ingin fokus memperkaya konten blog saja. Mungkin ada yang merasa sudah cukup dengan menulis saja. Juga, mungkin ada yang memang hobi blogwalking. Tidak apa blogger mempunyai jalur masing-masing, yang penting bukan jalur gelap.

Yang pasti, semoga makin banyak artikel bermanfaat dan berkualitas di dunia maya.

 

You may also like...

2 Comments

  1. ada 2 manfaat yang mba share disini dan saya baru menyadari nya yang pertama yaitu “menemukan hal yang tak terduga” karena ini saya pun pernah mengalami nya, ada artikel yang begitu related dengan apa yang saya butuhkan. Yang kedua adalah “apresiasi Penulis” tanpa disadari dengan kita melakukan blog walking itu merupakan salah satu bentuk bahwa kita mengapresiasi sang penulis. Terimakasih banyak mbak, jadi nambah lagi nih pengetahuan saya hehe 🙂

  2. Berkunjung dan berkomentar related ke apa isi artikel merupakan salah satu apresiasi ke pemilik blog.
    Buat Saya BW sebuah kunjungan yang sata lakukan karena saya ingin membuka pertemanan, just that.
    Namun, gara-gara hal tersebut malah dapat banyak bonus, seperti informasi, teman dsb.

    Jadi, saya percaya apa yang kita lakukan dg niat baik memang memberikan impact baik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *