Kita wajib mensyukuri nikmat yang Allah berikan kepada kita. Dengan mensyukuri nikmat-Nya, Allah akan menambah nikmat-Nya kepada kita. Salah satu cara bersyukur kepada Allah adalah dengan bersedekah. Kita diwajibkan menyedekahkan setiap ruas tulang yang ada di badan kita. Dalam tubuh kita terdapat tiga ratus enam puluh ruas tulang. Bagaimana caranya bersedekah untuk tiap ruas itu? Jawabannya ada pada salah satu hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud.
Dari Buraidah bahwa Rasulullah saw. bersabda:
“Dalam tubuh manusia ada tiga ratus enam puluh ruas tulang. Ia diharuskan bersedekah untuk tiap ruas itu.
Para sahabat bertanya: “Siapa yang kuat melaksanakan itu ya Rasulullah?” Beliau menjawab: “Dahak yang ada di mesjid lalu ditutupnya dengan tanah, atau menyingkirkan sesuatu gangguan dari tengah jalan itu berarti sedekah, atau sekiranya kuasa cukuplah diganti dengan mengerjakan dua rakaat shalat Dhuha.”
Hadits tersebut menunjukkan betapa besarnya keutamaan sholat dhuha. Dua rakaat sholat dhuha dapat menggantikan tiga ratus enam puluh kali bersedekah.
Dengan sholat Dhuha juga Allah akan mencukupi kebutuhan kita. Jika seseorang sholat Dhuha dua rakaat, Allah akan mencukupi kebutuhannya hingga siang hari. Jika seseorang sholat Dhuha empat rakaat,  Allah akan mencukupi kebutuhannya hingga sore hari.
Ada sebuah kisah tentang seorang pria tua penjual bubur. Tidak ada yang biasa pada bubur beliau tetapi bubur beliau selalu laris. Setiap hari bubur yang dijual beliau sudah habis pada pukul delapan, bahkan pada hari Minggu buburnya sudah habis terjual pada pukul tujuh. Dari hasil penjualan buburnya, beliau sudah dapat menunaikan ibadah haji sebanyak dua kali dan semua anaknya dapat bersekolah hinggan ke jenjang perguruan tinggi. Seorang pelanggan menanyakan apa kunci kesuksusen beliau. Beliau menjawab bahwa salah satu kunci kesuksesannya adalah sholat Dhuha setiap hari.
Kisah tadi merupakan bukti sholat Dhuha dapat mendatangkan rizqi. Kisah itu bukan kisah fiksi melainkan kisah nyata. Bayangkan, seorang penjual bubur dapat menunaikan ibadah haji dua kali dan menyekolahkann anak-anaknya sampai ke jenjang perguruan tinggi! Allah memudahkan rizqinya karena beliau rajin melakasanakan sholat Dhuha. Mungkin saja apabila beliau tidak sholat Dhuha, Allah tidak akan membuat dagangan beliau selaris itu.
Doa setelah sholat Dhuha pun memiliki arti untuk mendatangkan rizqi: “Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, keagungan itu adalah keagungan-Mu, keindahan itu adalah keindahan-Mu, kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, kekuasaan itu adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizqiku masih di langin maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi maka keluarkanlah, jika masih sukar maka mudahkanlah, jika rizqiku haram maka sucikanlah. Jika masih jauh maka dekatkanlah. Dengan kebenaran waktu dhuha-Mu dan keagungan-Mu, dengan kebenaran keindahan-Mu dan kekuatan-Mu, dan perlindungan-Mu limpahkanlah kepada kami segenap apa yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh.”
Rizqi bukan hanya dalam uang atau benda nyata saja tetapi juga karunia yang Allah berikan kepada kita. Salah satu karunia yang paling diinginkan oleh kita sebgai pelajar adalah menjadi murid yang berprestasi. Cara agar dimudahkan untuk meraih prestasi adalah dengan sholat Dhuha. Sebelum ulangan, sholat Dhuha dahulu untuk meminta kemudahan. Namun demikian, bukan berarti setelah sholat Dhuha tidak belajar. Belajar tetap harus dilakukan, sholat Dhuha sebagai penghubung kepada kemudahan itu.
Tidak ada ruginya mengerjakan sholat Dhuha setiap hari. Ketika istirahat lakukan sholat Dhuha sebelum jajan. Sholat Dhuha tidak memakan waktu lama, hanya sekitar sepuluh menit, masih ada sisa dua puluh menit untuk jajan atau melakukan hal lainnya.
Sebagai seorang manusia, kita mungkin ingin mempunyai rumah mewah dengan segela fasilitas di dalamnya. Mungkin sebagian dari kalian beranggapan itu mustahil. Hal itu sama sekali tidak mustahil! Cara paling mudah untuk mendapatkannya adalah dengan melakukan sholat Dhuha dua belas rakaat. Allah berjanji akan menyediakan rumah bagi oarang-orang yang melakukan sholat Dhuha dua belas rakaat di surga.
Jika dua belas rakaat terlalu berat mulailah membiasakan diri melakukan sholat Dhuha dua rakaat secara berkesinambungan. Insya Allah, Allah akan memudahkan segala urusan kita.
Orang-orang yang rajin melaksanakan sholat Dhuha disediakan tempat di surga. Ada surga khusus untuk orang-orang yang rajin sholat Dhuha. Di surga kita bisa mendapatkan apa pun yang kita mau. Mau Blackberry? Tinggal bilang. Mau rumah seperti istana-istana di negeri dongeng? Pasti dikasih.
Mulai sekarang, ayo, biasakan diri melakukan sholat Dhuha. Kita tidak akan rugi karena melakukannya. Yang sudah saya sebutkan hanyalah sebagian dari manfaat sholat Dhuha. Masih banyak manfaat lainnya.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *