Reportage

Say “Bye” pada Infeksi Saluran Kemih Berkat Bahan Alami

 

Waktu kecil, aku suka main ke Kelapa Gading, Jakarta. Dulu, sih, aku senang-senang saja. Nggak kepikiran seberapa jauh. Kayaknya, semua lokasi di Jakarta terasa sama. Tinggal duduk, sih, jadi nggak kerasa jauh. Hehe.

Sekarang, main ke Kelapa Gading sudah seperti main ke dunia lain. Kerasa banget jauhnya. Pun, nggak ada kereta dari Bogor yang langsung ke sana. Harus transit di Stasiun Manggarai, lanjut naik krl ke arah Klender. Makin merasa tua di jalan, deh.

Dan, hal yang menyebalkan dari perjalanan lama adalah nggak bisa leluasa ke toilet. Apalagi toilet umum kan gitu, ya. Ada sih beberapa stasiun yang toiletnya sudah mumpuni, tapi aku nggak tau di Stasiun Klender kayak gimana.

Hal kayak gitu nggak cuma terjadi di stasiun. Di mall pun kadang malas ke toilet karena, yaaa … begitulah.

Padahal, menahan pipis sama sekali nggak baik. Dari kecil, kayaknya kita sudah dikasih tau hal itu, tapi tetap saja suka bandel, kan? Ngaku, deh. Bukan cuma aku kan yang kadang-kadang memilih menahan pipis daripada pipis di toilet umum?

Dulu, sih, aku taunya menahan pipis bisa menyebabkan kencing batu. Sekarang, aku tau menahan pipis menyebabkan penyakit-penyakit lain. Hal yang paling mudah terjadi adalah mulai dari anyang-anyangan sampai Infeksi Saluran Kemih. Anyang-anyangan salah satu tanda Infeksi Saluran Kemih, sih.

Jadi, perjalananku ke timur mencari kitab suci kemarin, membawakan mendapatkan pengetahuan baru. Pengetahuan mengenai Infeksi Saluran Kemih atau yang biasa disingkat ISK.

Ilmu ini disampaikan pada acara Blogger Gathering Uricran oleh dr Boy Abidin SPOG(K). Kenal? Itu, loh, pembawa acara Dokter Oz Indonesia.

Jadi, ini beberapa fakta mengenai ISK.

Penyebab Infeksi Saluran Kemih 

Infeksi Saluran Kemih disebabkan oleh koloni bakteri. 80% disebabkan adanya bakter E. Coli yang menempeli di dinding saluran kemih. Bakteri tersebut masuk secara hematogen alias aliran darah dan menjalar ke atas.

Perempuan Lebih Beresiko Terkena ISK

50-60% kasus Infeksi Saluran Kemih terjadi pada perempuan. Bahkan, 25% perempuan mengalami Infeksi Saluran Kemih berulang. Artinya, sekali kena ISK, bisa kena lagi.

Perempuan lebih rentan mengalami ISK daripada laki-laki karena perbedaan pada tubuh. Saluran kemih wanita lebih pendek sehingga bakteri lebih pendek. Selain itu, perempuan mempunyai lebih banyak lubang di sekitar saluran kemih. Ada 3 lubang, kan? Lubang untuk pipis, lubang untuk poop, dan lubang untuk reproduksi. Banyaknya pintu masuk ini, membuat bakteri seperti diberi banyak kesempatan, bebas masuk lewat mana saja. Apalagi, saluran kemih wanita kan pendek. Makin kayak jalan tol bagi bakteri.

Siapa pun Bisa Terkena ISK

Walaupun ISK rentan terjadi pada perempuan, pada dasarnya, semua orang beresiko ISK. Pria ataupun wanita, tua ataupun. Bahkan, anak-anak pun bisa terkena ISK. Duuuh.

Resiko Infeksi Saluran Kemih meningkat pada wanita hamil, menopause, dan penderita diabetes.

Pada wanita hamil, saluran kemih tertekan oleh rahim. Urin akan sulit mengalir. Selain itu, hormon pada wanita hamil dapat menyebabkan pergerakan urin melambat. Kalau urin lambat, bakteri jadi mempunyai banyak waktu untuk menginfeksi.

Pada wanita menopause, kulit menjadi lebih tipis, termasuk kulit di sekitar area pengeluaran. Hal ini menjadikan bakteri lebih mudah masuk.

Lalu, bagaimana dengan penderita diabetes?

Salah satu ciri diabetes adalah poliuri atau sering berkemih. Bayangkan saja kalau pada urin normal saja ada bakteri, bagaimana kalau urinnya banyak? Bakterinya bisa lebih banyak. Selain itu, imunitas penderita diabetes pun menurun sehingga lebih mudah terkena infeksi.

Gejala Infeksi Saluran Kemih

Untuk mewaspadai ISK, tentu harus tau gejalanya, dong? Ini gejala-gejala ISK:

  • Nyeri saat pipis (disuria), rasa panas di sekitar uretra.

  • Sering buang air kecil sampai di malam hari (nokturia), jumlah urin sedikit.

  • Mudah ngompol atau sulit menahan keinginan pipis.

  • Pipis tidak tuntas (anyang-anyangan). Nyeri di perut bagian bawah (suprapubik).

  • Demam ringan, tidak enak badan.

Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Setiap penyakit sebetulnya bisa dicegah, kan? Pencegahan ISK dapat dilakukan dengan hal-hal berikut:

  • Banyak minum air putih (2-3 Liter/hari).
  • Menjaga kebersihan organ intim.
  • Tidak menahan pipis.
  • Bersihkan dengan cara yang benar, dari depan ke belakang. Gunakan handuk atau tisu sekali pakai yang tidak mudah luruh atau menempel.
  • Gunakan pakaian dalam yang menyerap lembap, seperti katun.
  • Mengonsumsi buah cranberry.

Cranberry Jauhkan Infeksi Saluran Kemih

Buah cranberry mengandung Proantocyanidin (PAC). Zat ini mencegah bakteri E. Coli menempel pada dinding sel epitel saluran kemih, lalu membuangnya bersamaan dengan air pipis.

Tapi, mungkin kamu bertanya-tanya buah cranberry seperti apa? Sudah seperti film-film barat saja dengan berbagai buah berry-nya.

Nih, cranberry seperti ini. Gambar dari Pixabay.

Di Indonesia, mungkin buah ini masih asing dan sulit di dapat. Lalu, bagaimana caranya untuk mengatasi infeksi saluran kemih?

Sekarang, sudah ada ekstrak cranberry dalam produk bernama Prive Uri-cran. Jadi, nggak perlu lagi mencari buah aslinya. Uri-cran tersedia dalam bentuk kapsul dan serbuk dalam sachet. Jadi, kalau dirasa anyang-anyangan, tinggal cari Prive Uri-cran. Ada di Watsons, Guardian, Century, Kimia Farma, Viva Health, dan apotek lainnya.

Aku pernah coba yang versi serbuk. Ternyata, enak. Manis dengan sedikit asam gitu. Mirip sirup. Oh, ya, Uri-cran aman juga kok untuk kita yang sehat, sebagai cara mencegah ISK selain dengan menjaga kebersihan dan tidak menahan pipis.

Infeksi Saluran Kemih memang bukan hal menyenangkan, tapi tentu saja bisa dicegah. Kemajuan teknologi pun menjadikan pengobatan dan pencegahan penyakit semakin mudah dan … enak.

You may also like...

9 Comments

  1. nggak menyenangkan terkena anyang-anyangan mah, kecuali terkena Ayang-ayangan (tanpa huruf N dibelakang huruf A) itu baru menyenangkan

  2. ISK pasti menyakitkan ya Fah makanya hrs dicegah supaya jgn sampe kena ISK. Itu warna cranberrynya merah seger ya jadi pengen minum deh.

  3. Senang ya ada Uricran yang praktis diminum. Coba kalau harus nyari dulu buah cranberry nya… hajjuhh… repot.

  4. Ternyata dalam bentuk minuman ya..asyik cara minumnya

  5. Bayangin infeksi di organ reproduksi kok ngilu rasanya. Semoga kita terhindar dari infeksi saluran kemih yaa, dg jaga pola hidup

  6. Untung ga pernah anyang2an lagi. Jangan sampe deh…

  7. Kirain aku doang yg males pipis di toilet umum fah

  8. Aku selama perjalanan pulang pergi ke kelapa gading malah gak pipis. Hadeuh padahal udah dapat edukasi di acara ini tapi masih males pipis aja.

  9. Dilema kalo lagi mudik ini, hiks, ditahan salah ga ditahan yaa gitu deh. Hehe… Pernah ngerasain anyang2an pas hamil TM1, semoga itu yg pertama dan terakhir

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *