Puasa bermanfaat untuk menyehatkan tubuh. Pada dasarnya, puasa adalah waktu tubuh melakukan detoksifikasi. Selama 14 jam, organ tubuh diberi kesempatan melakukan regenerasi organ. Saat berpuasa, radikal bebas pun menurun.

Itu teorinya. Faktanya, kadang ketika puasa malah bertambah gemuk. Waktu berbuka maunya makan ini itu. Waktu sahur pun makan sebanyak mungkin dengan alasan takut kelaparan.

Atau, justru sebaliknya, memang berat badan menurun, tapi bukan dengan sehat. Waktu makan berkurang sehingga makan seadanya.

Memasak di bulan Ramadan memang kadang menjadi pekerjaan tambahan. Biasanya hanya memasak satu kali, kini harus dua kali. Belum lagi, jam memasak yang agak … tidak biasa. Lewat tengah malam, waktunya tidur malah memasak. Padahal, menu praktis dan sehat untuk sahur dan berbuka ada banyak.

Ramadan Sehat dan Praktis 

Peduli dengan kesehatan keluarga Indonesia selama Ramadan, Philips mengadakan talkshow Ramadan Sehat dan Praktis Bersama Philips.

Acara ini menghadirkan Yongky Sentosa, Head of Personal Philips Indonesia, dan Dr (c)  Rita Ramayulis, DCN, MKes, Pengurus Dewan Pimpinan Pusat Persatuan Ahli Gizi Indonesia.

Prinsip Makan di Bulan Ramadan

Berapa kali biasanya kita makan ketika berpuasa? 2 kali?

Makan yang dianjurkan 3 kali: sahur, berbuka, dan makan malam.

Prinsip berbuka adalah rehidrasi cairan tubuh dan elektrolit serta menaikkan glukosa darah supaya stabil.

Dengan prinsip ini, ketika berbuka, tidak perlu langsung makanan berat. Tidak dianjurkan makan gorengan karena membuat pencernaan tiba-tiba bekerja keras.

Ketika berbuka, sebaiknya mengonsumsi buah buah yang banyak mengandung air. Kolak boleh? Boleh, dengan catatan, gulanya cukup 7% atau 1 sdm dalam 1 gelas kolak.

Bagaimana dengan kurma? Kurma pun dianjurkan. Kurma mengandung glukosa, fruktosa, dan sukrosa. Fruktosa dan sukrosa baik untuk memulihkan sehabis puasa.

Berbuka secukupnya saja. Nanti, setelah tarawih, barulah makan malam. Boleh dengan makanan berat, seperti nasi, lauk pauk, sayur dan buah. Yang penting beragam, bergizi, seimbang.

Untuk sahur, dianjurkan mengonsumsi sumber protein rendah lemak.

Ayam tanpa kulit, contohnya. Protein ini akan dicerna lebih lambat dan bertahap sehingga membuat kenyang lebih lama.

Karbohidrat yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks dengan serat tinggi. Beras merah, contohnya. Kalau kurang suka, boleh dicampur beras putih. Konsumsi beras cukup 3 genggam tangan sehari.

Jangan mengonsumsi lemak terlalu banyak. Lemak membutuhkan proses panjang untuk dicerna. Hal ini hanya akan membuat lelah.

Terlihat banyak aturan, memang. Apalagi dengan mobilitas yang tinggi.

Tapi, sebetulnya prinsip-prinsip itu tidak sulit. Coba saja, buka puasa hanya perlu mencari buah. Makan malam, gorengannya tinggal di-remove. Sahur bisa dengan nasi, sayur, buah, tahu-tempe, dan ayam/ikan/daging tanpa lemak. Hanya tinggal mengurangi yang digoreng.

Kemudahan Bersama Philips

Philips Home Living juga memberi kemudahan dengan produk-produknya. Philips mempunyai rice cooker yang waktu memasaknya bisa diatur mulai dari sangat cepat sampai sangat lambat. Jadi, sebelum tidur bisa disetel ke waktu yang lambat supaya bangun sahur bisa makan nasi fresh. Atau, kalau kesiangan, disetel ke waktu sangat cepat.

Blender Philips juga sangat mudah digunakan dan mempunyai teknologi quick clean. Mau membuat jus berbeda, tinggal bersihkan dengan tombol quick clean.

Philips juga mempunyai Low Fat Fryer, Philips Airfryer. Bisa untuk menggoreng, grill, roast, dan bake.

Pada kesempatan ini juga, ada demo memasak. Seluruh hadirin bisa ikut serta. Memasaknya yang mudah saja. Ada dua menu yang dibuat.

Menu Praktis dan Sehat

Sahur

Bola-bola Ayam Sayur

Bahan:

  • 150 gram dada ayam cincang
  • 1 buah wortel potong dadu, rebus setengah matang
  • Garam secukupnya
  • Merica secukupnya
  • Daun bawang cincang secukupnya
  • 100 gram tepung terigu
  • 1 butir telur ayam
  • 150 gram tepung roti

Cara membuatnya:

  • Ayam, wortel, merica, garam dicampur lalu bentuk bola.
  • Masukkan ke terigu kering. Lumuri dengan telur kocok. Lumuri dengan tepung roti.
  • Masukkan ke Philips Airfryer selama 15 menit pada suhu 200 derajat Celcius. Lakukan pembalikan ketika memasak supaya matang merata.

Siap disajikan.

Resep untuk berbuka adalah yang dapat menggantikan cairan dan elektrolit dan menaikkan glukosa darah.

Energizer Juice

Bahan:

  • 2 potong melon
  • 1/2 buah mangga manalagi
  • 1 buah perasan jeruk pontianak
  • Es batu

Caranya, cukup dengan memcampur semua bahan dengan blender selama 30 detik.

Sekarang ini, kemudahan membuat menu praktis dan sehat ada di mana-mana. Alat masak makin canggih. Resep pun bertebaran di Internet. Tinggalah kemauan untuk hidup sehat.

Semoga puasa kita bisa menyehatkan.

You may also like...

13 Comments

  1. Duh, itu energizer jusnya bikin pengen. Kayak susu gitu ya.

  2. Waduh, menu berbuka ku salah dong. Karena pasti ada gorengan. Yo wes, nanti menu berbuka ganti deh. Maacih Fifah…

  3. Pengen makan sehaat hiar lebaran jadi langsing.

  4. Ngga kuatir lagi kalau mau makan gorengan ya, kan masaknya pakai Philips Air Fryer. Keren banget ih. Pengen punya.

  5. Pengen punya Low Fat Fryer, Philips-nya, keren dan bisa support gaya hidup sehat ya

  6. Buka puasa kadang kalap sama minum es plus gorengan dan seringkali abai dengan asupan buah2 dan sayuran. Heuheu
    Bola-bola sayur bisa jadi mebu alternatif mungkin ya, apalagi yg ga suka sm sayur :3

  7. air fryer yang warna putih cakep juga yak

  8. Belum bisa buka puasa tanpa gorengan. Tp dg produk Philips ini, bisa doong.. 🙂

  9. Mau nerapin hidup sehat pas buka puasa itu susah-susah gampang ya. Butuh habit dan istiqomah yg tinggi. Huft… aku masih suka kalap klu makan gorengan.

  10. Nah ini dia solusinya, bisa makan gorengan yg dimasak pake airfryer phillips. Asikkkk

  11. Mau air fryer nih ah, praktis bgt n tanpa minyak lg

  12. Makin canggih aja alat masak. COcok buat mama yg sok sibuk kayak akyuuu..

  13. Ga ngerti napa gorengan tuh enaak bgt. Tp skrg kubatasin sih. Kudu ada sayuran. Seandainya bs beli air fryer pasti lbh enak krn lbh sehaT

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *