Culinary

Mereka Yang Tersisa dari Kemeriahan Lebaran │ Tastylicious

 

kue-lebaran

Sewaktu puasa, Tastylicious bercerita tentang menu buka puasa. Tak lengkap rasanya kalau ketika Lebaran, Tatylicious tidak bercerita tentang menu Lebaran. Sayangnya, ketika Lebaran, hal yang diingat hanya makan, makan, dan makan. Tidak terpikir foto-foto. Hihi.

Karena itu, postingan ini isinya sisa-sisa saja, ya. ^^v

Baca juga Tastylicious punya

Asri Rahayu dan Inokari

Menu lebaran di rumah, sih, standar saja. Ada opor ayam, rendang, dan sayur yang biasanya ada lontong sayur (namanya apa, ya?). Dulu, sih, ada homemade cornet, tapi sekarang tidak ada. Aku prefer kornet daripada rendang.

Cemilannya ada banyak. Ada nastar, kue sagu, kue lidah kucing, kue coklat, rengginang, keripik bawang, apa lagi, ya? Pokoknya banyak. Haha. Tapi, tahun tidak ada kastengel, cake, dan ketan oli.

Walaupun kata orang-orang menu lebaran enak-enak, aku bersyukur banget sudah tidak perlu makan opor ayam dan teman-temannya sejak hari kedua. Alhamdulillah, langsung nemu sayuran. Tahun-tahun sebelumnya, sayur langka di minggu Lebaran, kecuali sayur yang untuk lontong sayur itu. Hari kedua ada soto mie (ada kol dan sayuran lainnya kan, ya). Hari ketiga ada gado-gado. Bahagia banget sebab sembelit itu menyiksa. Haha.

Berhubung pengalaman tahun-tahun sebelumnya terkait sembelit, aku juga menyiapkan buah. Menu buah sepertinya tidak terpikirkan di rumahku, ya. Aku beli beberapa buah untuk seminggu. Eh, ternyata, masih sisa. Untung belum busuk. Sengaja beli yang masih keras, sih.

Aku beli apel, lemon, dan kiwi. Apel dan lemon aku pilih karena yakin mereka tahan lama tanpa masuk kulkas (kulkas di rumah rusak, Saudara-saudara). Kiwi aku pilih karena . . . fotonya banyak berseliweran belakangan ini. Lol. Kiwi memang tidak tahan lama, makanya aku cari yang paling keras. Anyway, aku tidak dikasih sendok waktu membeli kiwi. 🙁 *penting banget dibahas*

Oh, ya, cemilan Lebaran masih sisa, loh. Ini sebagian sisanya:

kue lebaran cemilan

Masih ada yang lain. Tadinya untuk dikasihkan, tapi yang mau diberi malah menolak. Takut kelebihan bagasi sepertinya. Hehe. Ada yang mau menampung? 😛

Atau, masih banyak sisa Lebaran di rumah? Lumayan, ya. Bisa untuk cemilan sehari-hari. ^^v

You may also like...

2 Comments

  1. Asyik.. klo saya sih jarang ada yg sisa.. secara keluarga suka ngemil semua.. ahahaha

    1. Jadi nggak mubazir, ya. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *