Health

Pencernaan Lemak: Apa yang Terjadi di Dalam Tubuh?

Bagaimana pencernaan lemak di dalam tubuh?

Setiap hari kita makan. Setiap hari kita mengonsumsi lemak.

Lemak sering kali dianggap sesuatu yang berbahaya. Padahal nggak selalu, loh. Lemak juga mempunyai banyak fungsi bagi tubuh.

Fungsi lemak sangat beragam. Lemak bisa menjadi bahan bakar selain karbohidrat.

Lemak juga penting untuk kerja otak. Ada asam lemak yang bernama asam dokosaheksaenoat atau yang biasa kita kenal DHA. Asam lemak tersebut berperan di otak kita.

Asalkan memilih sumber lemak yang tepat, kita nggak perlu takut lemak mengganggu kesehatan. Jumlah yang dikonsumsi juga tentunya perlu diperhatikan. Harus seimbang. Jangan berlebihan? Ok.

Pencernaan lemak

Sebelum digunakan tubuh, lemak mengalami pencernaan dulu. Setelah kita makan, ada banyak proses yang dialami lemak.

Di bawah ini, ada penjelasan singkat tentang pencernaan lemak.

Pencernaan Lemak

Lemak dicernan mulai dari mulut. Berlanjut terus hingga usus halus. Proses apa saja yang terjadi di setiap organ? Ini penjelasan singkatnya, ya.

Mulut

Kita makan. Kita mengunyah. Makanan di dalam mulut bercampur dengan air liur, lalu ditelan. Kelenjar ludah mengeluarkan suatu enzim yang disebut enzim lipase lingual.

Esofagus

Makanan yang ditelan akan masuk ke esofagus. Di sini, cuma “mampir”. Nggak ada pencernaan lemak di dalam esofagus.

Lambung

Enzim lipase lingual yang tadi, dalam jumlah terbatas, mulai melakukan hidrolisis trigliserida menjadi digliserida dan asam lemak.

Di dalam lambung, ada juga enzim lipase lambung. Enzim tersebut juga menghidrolisis lemak dalam jumlah terbatas.

Usus Halus

Kamu tahu empedu, ‘kan? Empedu bukan bagian dari usus halus kok. Tapi perannya juga sejalan dengan usus halus.

Bahan empedu mengemulsi lemak. Lipase dari pankreas dan dinding usus halus menghidrolisis lemak dalam bentuk emulsi. Hasilnya adalah digliserida, monogliserida, gliserol, dam asam lemak.

Setelah dicerna, lemak pun diserap alias diabsorbsi. Absorbsinya terutama terjadi di jejunum. Jejunum ini termasuk bagian usus halus.

Penyakit Akibat Lemak

Fungsi lemak memang banyak. Tapi, jangan sampai makan lemak dengan berlebihan. Apa lagi kalau lemaknya lemak tak jenuh. Duuuuh.

Penyakit akibat lemak banyak mengintai. Beberapa penyakit akibat gangguan metabolisme lemak, antara lain:

  • Asterosklerosis: Penyakit ini disebabkan penyempitan pembuluh darah. Kok bisa menyempit? Karena adanya timbunan lemak.
  • Hiperkolesterolemia: Kadar kolesterol tinggi dalam darah.
  • Hipertensi: Penyebabnya adalah penyempitan pembuluh darah juga. Karena menyempit, tekanan pun meningkat. Akibat timbunan kolesterol.
  • Jantung koroner: Penyakit ini disebabkan oleh sumbatan lemak di pembuluh darah jantung.
  • Stroke: Penyakit ini terjadi karena aliran darah nggak mengalir teratur ke otak. Kok nggak teratur? Karena terjadi sumbatan pada pembuluh darah otak atau pun pecahnya pembuluh darah otak.

Memilih Lemak yang Baik bagi Tubuh

Supaya terhindar dari berbagai penyakit, kita perlu memilih sumber-sumber lemak yang menyehatkan.

Apa saja sumber lemak yang baik? Sebetulnya ada banyak.

Dari tumbuh-tumbuhan, kita bisa memilih minyak biji bunga matahari, minyak zaitun, atau pun kacang-kacangan.

Dari bahan hewani, kita bisa memilih susu atau ikan-ikan yang kaya akan asam lemak baik. Misalnya ikan salmon dan ikan tuna.

Ikan salmon banyak mengandung DHA. DHA adalah salah satu asam lemak omega 3. Fungsinya adalah untuk perkembangan otak. Nggak salah kalau DHA sering dikaitkan dengan kecerdasan.

Kok kayaknya mahal-mahal? Nggak kok. Kita bisa memilih sumber yang lebih murah.

Kacang-kacangan ada banyak yang affordable di Indonesia. Kacang hijau, kacang kedelai. Jangan lupakan juga makanan kesayangan kita semua: tempe.

Margarin atau minyak goreng biasa juga bisa saja.

Namun, yang perlu diingat adalah proses pemasakannya jangan terlalu lama. Hal ini untuk menghindari lemak baik berubah menjadi jadi membahayakan.

Masih bingung soal lemak? Kamu bisa cari info lebih banyak di Halodoc. Ada website, ada juga aplikasinya. Artikel-artikel di Halodoc sudah ditinjau oleh dokter. Jadi, bukan artikel abal-abal.

Bukan cuma soal lemak kok. Ada banyak juga artikel-artikel lainnya. Sepenglihatanku setiap membaca artikelnya, semua artikel ditinjau oleh dokter.

Kita juga bisa melihat referensi artikel tersebut diambil dari mana. Di bagian bawah artikel dicantumkan sumber-sumber referensinya. Jadi lebih yakin, ‘kan?

Makanan yang kita konsumsi memang sangat berpengaruh bagi tubuh. Kinerja tubub bergantung pada asupan.

Karena itu, sesekali worry soal makanan menurutku manusiawi. Selama nggak berlebihan yang sampai malah membuat sakit.

Supaya nggak khawatir berlebihan itulah kita perlu memperbanyakan ilmu. Hal ini membuat kita tahu baik-buruknya sesuatu yang akan kita konsumsi.

Lebih jauh lagi, kalau bisa mendalami proses yang terjadi di dalam tubuh, kita bisa lebih menyayangi diri kita, ‘kan?

You may also like...

27 Comments

  1. Aku termasuk yang suka makan bersanten yg tentunya berlemak. Jadi nambah ilmu banyak tentang lemak hari ini. Thanks mbak tulisannya. Makin banyak ilmu baru mengenai lemak baik yang bagus bagi tubuh

  2. Kalo baca Halodoc tuh banyak fakta kesehatan yg bikin aku tercengang.
    Duh, jadi selama ini aku udah khilaf, makan banyak lemak, pantesaaannn kok beberapa kali sakit hihi

  3. Jadi sebetulnya lemak bukan sesuatu yang harus ditakuti apalagi sampai dihindari, ya. Tetap diperlukan oleh tubuh. Asalkan tau mana lemak baik dan jahat, serta takarannya

  4. huwaaa.. seram juga deh jadinya 😀
    Memang udah waktunya kita lebih aware terhadap apa yang kita konsumsi, bukan hanya asal konsumsi, tapi cari tahu, mana yang baik, mana yang buruk, terutama mengenai lemak.
    Btw saya sering tuh cari tahu dari artikel di halodoc 🙂

  5. pas bnget mba, aku emang lagi cari artikel tentang proses pencernaan lemak di tubuh, soalnya aku jg lagi ngurang2in lemak jahat di tubuh nii, mksh banyak infonya ya mba

  6. Dengan mendalami proses yang terjadi di dalam tubuh kita, maka kita akan semakin bersyukur. Bersyukur dengan cara apa? salah satunya ya memilih makanan yang baik, menerapkan pola hidup sehat, dan hal-hal baik lainnya 🙂

  7. Ternyata lemak itu selain buat gendut dan penyakit ada juga yah kak manfaatnya untuk tubuh. Wah baru tahu. Berarti harus tetap perhatikan asupan yang masuk. Dibutuhkan tubuh tapi tidak boleh kelewatan atau berlebihan. Thanks banget infonya kak

  8. jaman sekarang makin banyak virus yang jaman dulu nggak familiar ya mbak, malah sedih, banyak penyakit yang dulu di derita orang tua, tapi jaman sekarang masih muda suka terkena 🙁 perlu waspada dengan semua yg masuk ke dalam tubuh

  9. MashaAllah.. serem ya bacanya.. makanya aku sudh mulai nih menjaga asupan makanan aku.. karena memang bener adanya.. kamu adalah apa yang kamu makan, jadi harus benar benar memperhatikan makanan yang kita makan ya.. semoga bisa konsisten dan disiplin ya makan makanan sehat

  10. Aku bisa makan lemak, tapi bukan yang gila-gilaan banget. Pilih dan jangan terlalu sering. Kan lemak juga dibutuhkan tubuh

  11. wah jadi inget dulu pelajaran biologi pas di bagian pencernaan, terus aku sekarnag suka banget nonton film Good Doctor sama New Amsterdam di Foxlife, emang kalo kita gak jaga asupan lemak tuh banyak penyakit beresiko yang mengintai kita hiiiyyy sereeeem

  12. Sumber DHA sebenarnya banyak ya, Mbak tinggal bagaimana kita memilihnya. Bisa yang gak mahal sebenarnya.

  13. Senang deh baca penjelasan yg ringkas namun berisi seperti ini. Terima kasih ya mba..jadi nambah wawasan nih..

  14. Segala yang berlebihan emang ga baik ya kak seperti lemak ini, sebenarnya dibutuhkan oleh tubuh tapi dengan jumlah yang normal, kalau kebanyakan malah jadi penyakit mematikan.

  15. Aku sampai saat ini masih ngandalin aplikasi Halodoc buat cari artikel kesehatan, konsultasi kesehatan sampai beli obat. Terbantu banget dengan kehadiran Halodoc

  16. Lemak tetap dibutuhkan oleh tubuh namun jangan sampai terlalu berlebihan. Makanan seperti gotenganntuh memang buat kita berjuang melawan lemak menumpuk

  17. Iy ya? Kalau sudah bicara lemak selalu deh konotasinya negatif padahal lemak juga banyak manfaatnya bagi tubuh

  18. baca ini jadi ingat kalau di sini tuna dan salmon yang notabene lemak baik begitu banyak di sini dengan harga cukup terjangkau mbak

  19. Iya segala sesuatu yang berlebihan memang tidak baik ya..termasuk lemak juga dibutuhkan tubuh dalam jumlah secukupnya kalau berlebihan akan berbahaya…

  20. Aku termasuk yang suka makan berlemak juga nih harus mulai dikurangi ya supya gak menumpuk lemaknya, ngeri kalau udah kena penyakit. Sering2 baa artikel kesehatan di Halodoc supaya makin semangat hidup sehat

  21. aku setuju sih kalau lemak gak selalu jahat, kayak manusia gitu. ada yg baik dan jahat :))
    intinya harus tau porsi yg tepat dan kebutuhan tubuh juga ya mba biar ga berlebihan

  22. Aku nih mba jamaah gorenganiyah… udah mulai aware kalau misal kebanyakan gimana. Apalagi usia udah di atas 40 nih, udah harus mulai memperhatikan asupan makanan yang masuk ke tubuh. Ga bisa sembarangan lagi kayak jaman masih di bawah 30an. Lemak memang diperlukan tubuh, tapi jangan sampai menjadi lemak jenuh yang masuk ke dalam pembuluh darah.

  23. Sekarang halodoc jadi salah satu sumber info yang bisa dipercaya ya untuk mencari informasi tentang kesehatan ya…
    seneng deh, jadi gak bingung nyari info yang valid

  24. DHA terkandung dalam ikan, ga cuma salmon. Mau ikan kembung pun bagus buat kesehatan otak.
    Yang jelas ikan kembung lebih terjangkau daripada salmon, kan 🙂

  25. Ternyata perjalanan lemak itu rumit juga yaa, dan kalau kena penyakit akibat lemak juga lebih rumit lagi ya mbak hehe
    btw saya juga kalau cari info kesehatan, pertama kali aku pasti lihat halodoc

  26. Auto ngelirik bagian tubuh yang penuh dengan lemak nih
    Hahaha
    Makasih remidnernya Mak
    Bahwa aku harus care sama lemak

  27. stay safe and stay healthy everyone 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *