Travel

Persiapan Perjalanan Long Weekend Jakarta-Bandung

Bandung sepertinya mempunyai magnet ajaib yang luar biasa. Salah satu kota paling mudah bikin rindu di Indonesia, atau at least di Pulau Jawa. Atmosfernya entah kenapa selalu membuat ingin kembali ke kota itu.

Aku pribadi nggak bisa betul-betul mendeskripsikan kenapa Bandung begitu menggoda. Jalan-jalan kecil yang dihiasi pepohonan? Di Jakarta dan Kota Bogor juga ada. Hawa sejuk Lembang? Di Kabupaten Bogor juga masih bisa ditemukan. Gedung-gedung tua? Di Jakarta justru banyak banget. Entahlah. Pokoknya, Bandung sangat menarik.

Kalau ke Bandung, aku bahkan nggak merasa perlu mengunjungi tempat wisata. Muter-muter sekitar tempat menginap saja sudah menyenangkan. Pernah juga aku duduk lama di halte sambil menunggu salah satu warung bakso tempat makan di Bandung yang terkenal buka dan rasanya tetap nggak menjemukan. Kalau di Jakarta begitu, mungkin aku sudah mampir ke resto 24 jam lebih dulu. Lol.

Kadang-kadang, mengherankan melihat betapa banyak orang berbondong-bondong ke Bandung padahal sudah tahu jalanan akan macet. Sudah bukan rahasia jalan menuju Bandung dari arah Jakarta selalu padat ketika liburan. Walaupun begitu, Bandung seperti mempunyai magnet tersendiri.

Untuk orang Jakarta dan sering ke Bandung, mungkin sudah biasa dengan segala tantangan di jalan. Tapi, mungkin ada ada juga orang-orang yang baru pertama kali ke Bandung via Jakarta. Mungkin mendarat di Bandara Soekarno Hatta lalu bermaksud melanjutkan perjalanan ke Bandung.

Pasti ada, ‘kan? Apa lagi sebentar lagi tahun ajaran baru dan pendaftaran mahasiswa baru. Calon mahasiswa dari berbagai daerah yang diterima di ITB atau Unpad tentu banyak banget. Belum lagi, mereka yang memilih PTS di Bandung karena terkenal bagus.

Dan, semua itu mungkin akan berlangsung bertepatan dengan musim liburan. Jadi, sebaiknya nggak perlu berekspektasi bisa tiba di Bandung dari Jakarta dengan cepat. Hehe.

Well, supaya perjalanan darat Jakarta-Bandung (Bandara Soetta di Tangerang, sih, tapi kan pasti melewati Jakarta) lebih enak, here’s some tips.

Pastikan Sudah ke Toilet Sebelum Berangkat

Macetnya jalan menuju Bandung sama sekali nggak bisa diduga. Bisa jadi long weekend malah lancar. Bisa jadi padat merayap. Jadi, mending siap-siap sebelum berangkat. Ke kamar mandi dulu karena kalau sudah di tol dan ingin ke toilet tapi jalan macet, gimana coba? Letak rest area juga kan nggak berdekatan.

Kalaupun nggak macet di tol, tetap ada kemungkinan macet setelah keluar tol. Nggak enak banget kan kalau belum boleh turun padahal tempat tujuan seolah sudah dekat.

Bawa Bekal

Kayaknya, macet-nggak-macet bawa bekal tetap perlu, ya. Entah kenapa, perjalanan di tengah ceruk-ceruk hijau Tol Cipularang selalu bikin lapar. Padahal, kadang-kadang, 3 jam pun sudah sampai. Waktu tempuh itu kurang lebih sama seperti dari Bogor ke Tangerang Selatan menggunakan commuter line. Tapi, berdiri kereta saja kadang nggak lapar, loh. Makanya, Tol Cipularang kayaknya punya hawa tertentu yang bikin lapar. Lol.

Memang ada rest area, tapi buat yang menggunakan kendaraan umum, kadang takut ditinggal kalau mau jajan, ‘kan? Lagian, bisa jadi lapar dan haus justru muncul bukan di rest area. Kalau lapar dan haus ketika akan masuk kota tapi malah macet, kan jadi cuma bisa sabar. Padahal, macet menuju kota tuh bisa makan waktu hampir sama dengan waktu perjalanan di atas tol.

Oh, ya, buat yang menggunakan transportasi umum, perlu dilihat juga sih peraturan transportasi tersebut. Boleh makan-minum nggak? Kalau nggak, ya sudah pasrah atau tidur saja. Anggap saja latihan puasa. Hehe.

Kalau diperbolehkan makan-minum, tolong jangan makan makanan yang berbau menyengat. Kasihan penumpang lain yang nggak tahan bau. Nggak perlulah bawa tongkol balado. Roti atau keripik cukup. Kan yang penting terganjal. Nanti, di Bandung, bisa wisata kuliner sepuasnya.

Cari Tahu Pilihan Transportasi yang Aman

Aman yang dimaksud bukan aman dari copet, ya. Itu juga harus hati-hati, sih. Tapi, maksudku adalah aman nggak ugal-ugalan.

Jalan tol Jakarta-Bandung kelihatannya mudah. Cuma lurus dan sisi-sisinya bukan tebing curam walau sesekali melewati jembatan tinggi. Tapi, justru itulah yang kadang bikin kurang waspada. Karena kelihatan mudah, sopir jadi songong. Fyi saja, kecelakaan di Tol Cipularang nggak bisa dibilang sedikit.

Mungkin atmosfer jalanan bikin pengen ngebut, tapi ngapain, sih. Apa lagi pas lewat jembatan tinggi. Kalau bablas … amit-amit.

Tol cipularang

Beberapa tahun lalu, salah satu jembatan di Cipularang pernah retak, kan. Amit-amit sih kalau kejadian lagi. Tapi, waktu kejadian itu, beberapa kendaraan dialihkan lewat jalur lain. Jalur bukan tol dan jalanannya nggak sebagus tol dan ada bagian yang pinggirnya jurang.

Aku pun pernah mendapati sopir yang sok tahu. Kalau dalam situasi seperti itu, kan kadang jadi menyesal belum bikin surat wasiat. Untungnya, akhirnya, bisa sampai dengan selamat. Jadi, mending, sebelum berangkat, cari tahu pilihan yang sekiranya aman.

Pilih Moda Transportasi yang Nyaman

Perjalanan nyaman kan bikin segar begitu sampai tujuan. Makanya, memilih transportasi yang nyaman perlu banget. Kalau nggak nyaman, jangankan ketika macet, keadaan biasa pun bisa bikin perjalanan terasa lamaaa.

Dan, lebih baik kan antisipasi. Mana tahu kan ternyata estimasi 3 jam berubah menjadi 8 jam. Amit-amit, sih. Kayaknya, aku cuma pernah ngalamin perjalanan Jakarta-Bandung atau Bandung-Jakarta dengan waktu tempuh 6 jam. Itu pun rasanya pengen bisa nambahin mesin untuk terbang atau menyelam ke tanah supaya cepat sampai.

Buat yang mau ke Bandung dari Bandara Soekarno Hatta, bisa pilih travel Bandung Bandara Soekarno Hatta, seperti Jackal Holidays.

Ada luxury shuttle Jackal Holidays Bandara Soekarno Hatta ke Bandung. Dalam sehari, Jackal Holidays melayani 10 kali keberangkatan dan 6 kali di hari Jumat. Untuk jadwal, bisa dilihat di Jackal Holidays shuttle, ya.

Harga yang ditawarkan sekitar Rp160.000-Rp170.000. Untuk mendapatkan harga terbaik Jackal shuttle bisa dilakukan dengan booking Jackal Holidays via Traveloka.

Lalu, begitu waktu keberangkatan, kalian tinggal pergi  ke Jackal Holidays shuttle counter di terminal kedatangan Bandara Soetta dan menunjukkan voucher yang telah didapatkan dari booking.

Dan, untuk harga segitu, fasilitas yang ditawarkan tampak menyenangkan. Jackal shuttle menggunakan minibus lux dengan berbagai fasilitas seperti port USB, wi-fi, kursi kulit, dan armrest. Dilengkapi juga dengan CCTV dan GPS. Jadi, nggak akan cranky kalau macet. Nggak akan takut kehabisan baterai ponsel dan bisa terus update dengan wi-fi.

Siapkan Hati

Terakhir, hal yang perlu dipersiapkan dalam perjalanan Jakarta-Bandung adalah hati yang lapang. Bukan apa-apa. Sepanjang perjalanan, kita akan disuguhkan hamparan hijau. Sesekali rumah penduduk yang tampak mencolok di tengah hamparan hijau itu. Sesekali juga, tampak lintasan kereta yang menjulang tinggi. Sayang banget kalau semua itu nggak dinikmati. Dan, kalau perjalanan tersendat karena padatnya jalanan, kan tinggal menikmati lukisan alam di balik jendela kendaraan.

Jadi, selamat datang di Jakarta! Semoga sampai di Bandung dengan bahagia.

You may also like...

45 Comments

  1. Wah Afifah ke Bandung gak ajak2 😀

  2. Nah…tips penting nih utk yg mau ke Bandung. Persiapan terakhir tuh mantab betul ya.. hehe.. Dan baca ini jadi ingin ke Bandung juga nih..

  3. Kalau saya mah dari Balubur L:imbangan, Garut, naik angkot ke Stasiun Cicalengka, lalu disambung kereta ke Stasiun Kiaracondong atau Bandun, atau Cikudapateuh atau Ciroyom yang kesemuanya berada di pusat kota, bergantung mau ke mana. 2 jam lebih.
    Iya, Bandung mah macetnya parah juga. Bikin senewen, ha ha.
    Kalau rute dari Jakarta saya mah tidak tahu, tetapi ada bagusnya juga. Bisa jadi acuan kalau hendak ke Jakarta lewat Bandung atau dari Jakarta ke Bandung dulu. Tips perjalanan juga membantu saya untuk tahu.
    Kangen Bandung? Sama, ha ha, da Bandung kota kelahiran sekaligus tempat saya menghabiskan separuh usia di sana.

  4. Aku aja blm pernah ke bandung. Salah satunya emang karena ngeri macetnya. Butuh persiapan matang ya agar perjalanan tetap nyaman.

  5. kalau weekend dan musim liburan di bandung memang padat sekali, jalanan di kota dan daerah lembang macet biasanya 😀 dan saya warga Bandung memilih untuk di rumah saja hehehe

  6. Perjalanan Bandung-Jakarta dan sebaliknya memang selalu menyenangkan, dulu saat masih ngantor, kalau ada tugas ke Jakarta paling seneng, deh, seneng menikmati perjalanan melewati tol cipularang, berhenti di rest area yang selalu ramai oleh pengunjung, dan makan enak di rest area, makasih ya mba, artikelnya mengingatkan saya betapa saya pernah mengalami hal-hal menyenangkan dalam perjalanan

  7. Kalau Mpo ke Bandung bawa oleh oleh khas Betawi, asinan dan makanan kesukaan Tante , tahu cina. Enaknya bisa jalan jalan ke Bandung . Apalagi ada tol ,wus wus sampai deh

  8. Perjalanan ke Bandung yang seringnya penuh kemacetan bikin aku memilih naik kereta aja mbak.

  9. Ternyata supaya nyaman nggak lelah karena kemacetan menuju Bandung, tinggal menikmati perjalanan aja, kita bisa pakai Jackal Holidays ini ya. Memudahkan banget, bisa dari Bandara

  10. Jadi ingat sepupu saya yang dapat panggilan kerja di Jakarta. Prosesnya gak sekali. Beberapak kali dia harus bolak-balik Jakarta Bandung. Kalau di Jakarta, menginap di rumah saya. Trus, dia suka gonta-ganti travel gitu. Saya kasih tau dia ah satu lagi pilihan travel yang oke

  11. Pastikan ke toilet sebelum berangkat haha ini pengalaman aku banget waktu jalan dari Jakarta-Bandung lewat tol bareng teman-teman. Enggak kebayang nahannya itu sampai ke ubun-ubun soalnya jalanan macet abis.

  12. Kalo aku jika mau traveling, biasanya yang jadi perhatian tuh, moda transportasi dan bekal. Apalagi kalau jalannya bareng anak. Kudu sedia camilan buat dia di jalan, hehe

  13. Perjaanan ke Bandung memang menyenangkan yaa.. all is green dan sejuk banget! Apalagi sekarang banyak moda transportasi

  14. Aku yang paling utama kalo pergi2 sekarang itu siapkan hati. Macetnya euy yang bikin bakal makan hati. Apalagi kalo ke Jakarta. Hehehe. Dan iya, ke toilet tuh udah wajib. Bekel sih paling2 permen dan air minum. 😀

  15. Bandung selalu jadi kota romantis buatku. Kalau sekarang mau ke Bandung, persiapannya lebih banyak lagi karena bawa anak-anak 😀 Udah riebt duluan deh pastinya 😀

  16. Penasaran deh dengan pemandangan di Bandung. Belum pernah ke sana soalnya. Semoga suatu hari saya juga bisa travelling ke sana. Pengen banget. Btw thanks tipsnya ya Mbak.

  17. Wah makin praktis aja, ga usah repot repot cari moda transportasi ya mbak.. apalagi dengan kendaraan yang luxury, pasti nyaman banget…

  18. Ke Bandung itu paling asyik naik kereta saat siang atau pagi. Pemandangannya masya Allah luar biasa banget. Beda sama jalur jogja-jakarta

  19. wajib banget ini pilih transportasi yang aman ya Mba
    duh Bandung kangen lagi. AKu pas ke Bandung naik travel
    kalo ada rejeki pengen juga naik pesawat hehehe

  20. Seneng ya org Jakarta, long weekend bisa escape ke Bandung, dan merasakan hawa sejuk serta ngopi2 kulineran di Bandung.

  21. Ternyata Bandung tuh macetnya parah juga yaaa… Aku belum pernah sih muter2 ke Bandung, dulu hanya sempat ketemuan dengan teman2 di Lembang. Itu pun diantar jemput, jadi kurang tau situasi Bandung lebih banyak lagi. Tapi teteplah, meskipun macet, kecantikan Bandung selalu mengundang siapa saja untuk datang.

  22. Isu bandara Bandung kemarin mau pindah itu meresahkan banget.
    Hahhaa…karena kebayang yaa…kalo mo terbang jarak dekat aja, menempuh perjalanan sekitar 1.5 jam dulu…laa, mendung lewat jalan darat yaa….banyak yang dinikmati.
    Hamparan hijau…mashaAllah~

  23. Aku ke Bandung naik travel aja. Tapi kemarin ke Bandung, gak sempat cobain kulinernya yang macam-macam euy. Kapan-kapan lagi deh ya ke Bandung.

  24. Emang asyik mbak.jalan jalan ke Bandung, saya beberapa kali ke Bandung lancar jaya. Emang ada macet macetnya sih dikit. Tapi jalan tertentu saja. Tipsnya oke banget, bisa diterapkan ya.

  25. Bandung emmang salah satu kota yang selalu memanggil untuk kembali ya, Mbak.
    Ke Bandung yang terbaru itu akhir tahun 2017. Itu berangkat dini hari dari Jakarta. Jadi belum kena macet dan sampai Bandung subuh.
    Terima kasih tipsnya, Mbak.

  26. Nah iya Bandung itu kota yang menyenangkan untuk menghabiskan akhir pekan bagi warga Jakarta selain pergi ke Bogor. Hanya saja permasalahan macet di akhir pekan menjadi hal yang menjengkelkan apalagi di pusat kota.

  27. Pastinya memilih transportasi yang aman dan nyaman. Karena lumayan kan perjalanan dari Soetta ke Bandung

  28. Pernah dalam satu perjalanan Tangerang Bandung menggunakan travel dan jalanan macet, ada penumpang menikmati makanan yang baunya sengit banget. Rasanya pengen muntah. Terus ada lagi yang menghidupkan musik dari hpnya, tapi tidak menggunakan earphone. Tersiksa banget. Semoga kita semua punya kesadaran Kalau naik kendaraan umum harus jaga sikap ya

  29. Macet jadi masalah utama saat ini di kota kota besar. Rasanya beruntunglah kami tidak punya kendaraan roda 4 hehehe… Kalau pakai travel yang fasilitas nya lengkap jelas perjalanan bakal jadi lebih nyaman ya

  30. Memang banyak hal yg bisa membuat kita selalu ingin kembali ke kota
    Saya pribadi karena lokasinya yg msh cukup dekat dgn ibu kota jakarta disamping itu, banyak sekali bermunculan destinasi baru yg menarik wisatawan

  31. Kalau di Jawa Timur…Bandung tuh ibarat Malang. Jakarta itu Surabaya. Warga ibukota provinsi yg terbiasa di tempat panas, pengen ke yg sejuk2.. Hehe. Makanya macet tapi nagih

  32. Ke Bandung itu bikin nagih. Wlopun macet, tetep aja mau balik lagi
    Udah gitu wisata dan kulinernya selalu ada yang baru

  33. Pernah ngerasain meeting PP Jakarta – Bandung pakai supir kantor yg baru kerja 3 bulan. Ya ampyuuuun berasa naik rollercoaster dan supirnya lebih galak pulak. Gara2 kejadian itu akhirnya klo ada meeting PP Jakarta – Bandung lebih enak pakai travel. Saya belum tau Jackal Shuttle, noted infonya Mbak.

  34. Bandunv memang suasananya bkkin betah ya…walau skrg sdh mulai nih udaranya panas

  35. Jangankan ke Bandung, ke daerah Jawa tengah kalau naik mobil aja aku juga takut, ngeri kalau liat kecelakaan

    Makannya lebih nyaman pakai transportasi kereta, kalau kepepet paling cari bis yang aman nyaman

  36. Duhh pengen banget bisa kebandung, selama ini cuma. Bisa nikmati dari cerita dan foto aja.. Kapan ya bisa kesana.

  37. Saya pernah nih pakai travel Bandung-Jakarta PP di tahun 2015. Seru sekali rasanya, karena gak butuh waktu lama untuk sampai. Maklum..udah terbiasa dengan travel di sini, Mataram-Dompu yang butuh waktu 12 jam untuk tiba di tempat tujuan. Hahahhaa

  38. Aku juga heran kenapa Bandung seperti punya magnet dan daya tarik sendiri. Pun buatku pribadi. Udah tau macet tapi Bandung selalu dirindu

  39. Musim liburan di bandung juga sama macetnya kayak di Jakarta, tapi ya begitulah bandung selalu ingin kembali kesana, tempat wisatanya banyak.

  40. Pingin ke Bandung …. tapi belum kesampaian

  41. Udah lama euy gak jalan2 ke Bandung. Kapan-kapan aku mau coba naik transport yang dari Bandara Soetta deh. Kebetulan deket banget sama rumah*

  42. Iya jalan ke Jakarta dan Bandung memang lurus saja, cuman ngeri dan berbahaya juga kalau ga hati-hati. Itu lihat mienya, jadi pengen main lagi ke Bandung. Cuman pas kemarin ke Bandung, duuh gatahan macetnya.

  43. Sudah kapok jalan jalan ke Bandung pas liburan itu, super maceeettttt. Memang sich bandung itu ngangenin. Jadi pasti ke bandung lagi pas hari biasa saja

  44. Kalau naik Jackjal dari Soeta ke Bandung apakah bisa langsung turun di hotel tempat menginap?

    1. Mungkin bisa ditanyakan langsung ke pihak Jackal terkait alamat hotelnya, Mbak

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *