Advertorial, Culinary

Ramadhan dengan yang Praktis dan Halal: Pocky Pocketable

 

Sudah memasuki pertengahan Ramadhan, ya? Nggak kerasa banget, ya. Kayaknya, belum melakukan banyak perubahan.

However, kalau bulan Ramadan, lebih perhitungan dalam bertingkah laku. Iya, nggak? Sedikit-sedikit ingat dosa. Hehe.

Mencari makanan pun biasanya makin ingat soal halal, haram, atau diragukan. Rasanya, jadi hitungan banget. Takut puasa jadi nggak afdol gara-gara salah masuk makanan. Tapi, yaa, hitungan yang baik nggak, apa ‘kan?

Walau begitu, kadang, perhitungan meleset juga. Kayak kalau harus buka puasa di jalan. Ingatnya, yang penting batalin dulu. Iya, nggak? Aku sih gitu. Hehe.

Tapi, yaa, aku selalu bawa minum ke mana-mana. Puasa atau nggak puasa. Ini sudah jadi kebiasaan banget.

Masalahnya, air aja nggak cukup. Makanya, puasa begini, bawaanku bertambah. Bawa susu dan/atau cemilan. Diusahakan dua itu juga yang sudah jelas kehalalannya.

Pocky Halal

Nah, beberapa waktu lalu, aku baru tahu bahwa Pocky sudah mengantongi sertifikat halal. Bahkan, sudah dari 2014. Ke mana saja, sih, aku?

Dulu, sempat rajin beli Pocky. Kemudian, ada isu soal halal-haram biskuit stik ini. Begitu mencari di kemasan, label halalnya belum ada.

Hal ini mengingatkan aku banget bahwa kalau mencari tahu jangan setengah-setengah atau mencari jalan praktis aja. Biasanya, aku cuma cek label halal di kemasan. Nggak ada, ya wis, cari yang lain.

Kebetulan, kemasan Pocky memang belum semua diberi label halal. Ada yang sudah diberi sticker halal, ada yang belum. Masih dalam proses. Kemungkinan, pertengahan 2017 akan keluar kemasan dengan label halal.

Diusut-usut, pernyataan bahwa Pocky sudah sudah bersetifikat halal bukan cuma dari pihak Pocky, kok. Data Pocky juga sudah ada di web Halal MUI untuk semua rasa yang ada sekarang. Bahkan, teman-teman sepersaudaraan Pocky juga ada: Pejoy dan Pretz.

Kalau nggak diingatkan untuk mengecek oleh seorang teman aktivis halal, mungkin aku masih akan terjebak dengan kebiasaan men-judge info karena setengah-setengah.

Aku senang banget, loh. Pocky ‘kan salah satu cemilan favorit. Jadi,  bisa lanjut terus makan Pocky. Jadi tenang juga kalau mau bawa Pocky buat buka puasa.

Pocketable

Ukuran Pocky pas buat mengawali buka puasa. Pocky pocketable. Nggak terlalu besar dan bisa masuk kantong. Ukurannya hampir sama dengan ukuran ponselku. Makanya, dia praktis banget buat dibawa-bawa. Jadi, bisa selalu ada #pockyinmypocket.

Kemasan kartonnya gampang dibuka dan selalu ada tulisan “buka” yang tinggal ditarik atau didorong. Di dalamnya ada kemasan plastik yang juga mudah disobek.

No Crumbs

Buat yang udah kenal Pocky, pasti tahu snack ini bentuknya imut. Panjang-panjang gitu kayai stik. Enaknya, bentuk ini bikin Pocky jadi tanpa remah kalau di makan.

Dia juga nggak mengotori tangan karena bagian biskuit yang menghadap ke atas bebas coklat. Mirip es loli mini, tapi bagian pegangannya bisa dimakan.

Shareable

Teman-temanku juga suka Pocky. Alasannya apalagi kalau bukan karena bentuknya. Selain itu, rasanya juga nggak kemanisan, menurutku. Pas.

Makanya, selalu seru kalau beli Pocky bareng. Enaknya, beli yang beda-beda rasa supaya bisa saling pinta. Hihi. Favoritku si klasik, coklat. Ada juga yang biskuitnya coklat, dibalut vanilla. Untung saja isinya banyak, jadi share happiness pun banyak.

Oh, ya. Pocky juga ada paket Lebaran. Dipak kayak parsel gitu. Isinya berbagai rasa. Tempo hari aku sudah lihat di supermarket waktu mau beli Pocky satuan. Harganya, kalau nggak salah, di bawah Rp50.000.

Buat menyuguhi tamu juga bisa kayaknya, ya? Dibuka dari kemasannya dan dimasukkan ke toples. Biar tamunya nggak sungkan daripada buka sendiri.

Lumayan unik, ‘kan? Dan lagi, nggak bikin baju Lebaran atau lantai kotor karena ini tanpa remah.

4 Comments

  1. Aku seneng bgt ya rasa matcha, enaak

  2. waaah besok aku mau beli juga ach. Dulu pernah beli, tapi trus aa kabar belum ada sertifikasi halalnya.

  3. Lebaran pasti juga nyemil pocky dong. ah mau beli dulu, buat stok lebaran

  4. Alhamdulillah ya sekaranh sdh ada lejelasan halalnya

Leave a Reply

Required fields are marked*