Rasa baru lapis Bogor Sangkuriang

 

Bagi orang Kota Bogor, jalan-jalan ke Cibinong mungkin termasuk sesuatu yang “wah”. Waaaaah, jauhnyaaaaa. Nggak sejauh Bogor-Jakarta atau dari pusat Kota Bogor ke Jonggol (sama kayak Cibinong, ini juga bagian dari Kabupaten Bogor), sih. Tapi, tetap terasa jauh. Mungkin, karena belum ada kereta ke sana. Semua terasa lebih dekat dengan kereta. *semacam iklan kereta*

Walaupun terasa jauh, Cibinong bukan suatu pedalaman. Ada mall besar. Mall dalam Kota pun kayaknya kalah besar. Ada stadion juga. Stadionnya bahkan sudah pasti lebih besar daripada stadion dalam kota.

Hari Krida Pertanian

Cibinong rutin menjadi tuan rumah acara tahunan Festival Kopi. Walaupun namanya Festival Kopi, bukan cuma kopi yang ada di sini. Hasil pertanian dari berbagai daerah Kabupaten Bogor juga ada. Festival ini diadakan dalam rangka Hari Krida Pertanian.

Festival tahun ini diadakan di Stadion Pakansari. Jadi, untuk pertama kalinya, aku mengunjungi stadion tersebut. Besar banget, memang. Walaupun nggak sebesar GBK, tapi lebih besar daripada stadion di dalam Kota Bogor. Memang cocok, sih, adanya si pinggir kota. Di kota udah nggak muat. 😂

Lagipula, aksesnya cukup dengan Stasiun Bojong Gede. Yaaa, aku sih naik ojol saja. Nggak pakai lari-lari. 😂

Festival ini dibagi menjadi beberapa bagian: bagian kopi, bagian hasil industri Bogor, dan bagian hasil industri kabupaten-kota di Jawa Barat. Industri-industri tersebut meliputi pertanian, perikanan, peternakan, dan UKM.

Lapis bogor Sangkuriang

Buah bisbul

Bagian kopi pasti menarik para pencinta kopi. Beberapa booth di sana berasal dari kafe-kafe di Bogor. Aku baru tahu mereka juga menjual kopi yang belum digiling atau diseduh. Aku mau coba, tapi aku baru membeli kopi beberapa hari sebelumnya.

Area acara ini dibagi menjadi area indoor dan outdoor. Dijamin jalan-jalan berfaedah. Banyak promo hasil industri, Kalori juga berkurang karena cakupannya cukup luas. Eh, tapi, banyak makanan juga di sini. Salah satunya adalah oleh-oleh Bogor yang hits banget: Lapis Bogor Sangkuriang.

Pemecahan Rekor MURI 

Waktu aku datang, di area industri Bogor, sedang ada pemecahan rekor MURI. Rekor apa?

Rekor food platting Lapis Bogor Sangkuriang terbanyak.

Pasti tau dong ada kue oleh-oleh Bogor berbahan talas yang wujudnya kekinian. Kayak bolu. Lapis Bogor Sangkuriang kan rasanya ada beragam banget, ya. Original, teh hijau, sampai brownies pun ada.

Sabtu 28 Juli lalu, Lapis Bogor Sangkuriang mengeluarkan varian rasa baru: kopi susu. Varian baru inilah yang dijadikan bahan dasar food platting.

Peserta food platting dibagi menjadi 3 kategori: umum, Ibu-ibu PKK dan Dharmawanita, dan sekolah memasak. Mereka diminta menghias 500 potong Lapis Talas varian Kopi Susu. Bagi peserta umum yang mau bergabung, bisa langsung datang dan menghias. Semua peserta mendapat konsumsi dan tidak dipungut biaya. Kan lumayan kalau lapar setelah keliling Pakansari. Syukur-syukur ternyata menang. 😂

Food platting lapis Bogor Sangkuriang

Aktivitas Lainnya

Sambil menunggu selesai food platting, ada juga lomba Vidgram alias Video Instagram. Flash banget lombanya. Hari itu ambil gambar di acara, hari itu upload sampai pukul 14.00 WIB, hari itu juga pengumuman. Peserta yang mau ikut, membayar biaya pendaftaran sebesar Rp25.000. Sudah langsung mendapatkan Lapis Bogor Sangkuriang varian Kopi Susu. Harga aslinya Rp29.000, loh. Kalau menang, bisa dapat uang Rp1.000.000.

Selain itu, ada juga kesempatan beli berdua, bayar satu. Hanya hari itu. Jadi, kalau antri berdua teman, yang bayar seorang saja. Alias Rp29.000 dapat 2 Lapis Bogor Kopi Susu. Tapi, antrinya berdua, ya. Kasihanlah teman kalau antri sendiri. 😂

Promo lapis talas sangkuriang

Antrinya panjang, ya? Yaiya.  Jangankan ada promo, weekend biasa saja, pusat penjualannya selalu penuh. Bahan-bahan bermutu tinggi yang digunakan untuk oleh-oleh Bogor satu ini memang sukses membuat pembeli datang lagi-lagi. Oh, ya, kalau pas datang ke acara tersebut dan nggak mau antri, ada jalur lain kok. Jalur biasa. Rp29.000 dapat 1. Promonya hanya ada sehari, sih. Tanggal 28 Juli lalu saja.

Pengumuman, Pengumuman

Setelah menunggu beberapa waktu, saatnya pengumuman pun tiba. Pemenang food platting dibagi menjadi 3 kategori yang tadi kusebutkan. Adillah, ya. Jadi, orang awam saingannya pun orang awak, bukan para calon chef masa depan.

Pemenang pertama tiap kategori mendapatkan uang sebesar Rp1.500.000, juara 2 mendapatkan Rp1.000.000, dan juara 3 mendapatkan Rp750.000. Untuk lomba Vidgram, setiap pemenang mendapatkan uang Rp1.000.000, ada 3 pemenang yang dipilih. Selamat untuk para pemenang.

Lalu, tibalah saatnya pengumuman rekor MURI. Nah, ini bagian yang cukup mengesalkan. Kata mas dari MURI, acara hari itu tidak bisa dicatatkan ke rekor MURI.

TAPIIII …

JUSTRU MASUK REKOR DUNIA.

Nyebelin banget kan basa-basi masnya? 😂

Rekor muri lapis Bogor Sangkuriang

Lapis Talas hanya ada di Indonesia. Jadi, sudah pasti hasil acara food platting Lapis talas juga memecahkan rekor dunia. Totalnya, ada 561 food platting. Selamaaaat.

Flash Review Rasa Kopi Susu

Begitu sampai rumah dan lapar, akhirnya sang Lapis Bogor Sangkuriang rasa Kopi Susu berpindah ke perutku. Maaf, ya, nggak ada foto yang proper. Keburu habis. Hehe. Aku cuma foto sekilas waktu masih di Pakansari.

Lapis talas rasa kopi susu

Aroma kopinya semerbak banget. Butiran kopinya terasa banget. Kemungkinan, memang sengaja dibuat nggak halus-halu banget untuk menimbulkan sensasi demikian.

Varian kopi susu masih terbatas, ya. Limited Edition. Soalnya, bergantung pada stok kopi petani Bogor. Rasa Bogor Banget, kan? Sudah talasnya asli Bogor, kopinya pun dari petani Bogor.

Mau coba? Apa aku perlu buka jastip? Tapi, aku nggak nanggung, ya, kalau kehabisan. Hehe.

You may also like...

2 Comments

  1. Nitip dong, tapi gratis ya >o<

  2. wah aku suka banget yang talas , jadi pengen coba yang Kopi Susu 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *