Review Jurassic World 2

 

Jurassic selalu mengingatkanku pada masa kecil. Jurassic Park adalah salah satu film favorit masa kecil. Selalu menegangkan menontonnya setiap kali tayang di tv. Antara takut tapi juga ingin lihat. Iya, tv. Dulu kan belum suka nonton ke bioskop.

Anak kecil mana yang nggak tertarik dengan dinosaurus? Aku pun demikian. Bukan hanya film Jurassic. Komik Doraemon seri Ensiklopedia yang membahas dinosaurus pun menjadi komik favoritku.

Walaupun begitu, aku bukan fans berat dinosaurus. Jadi, ketika Jurassic World 1 tayang, aku belum berminat menontonnya. Lagipula, tahun tayangnya adalah tahun aku belum begitu minat dengan bioskop. Hehe.

Jadiii, aku menonton Jurassic World 2 tanpa menonton film pertamanya dulu. Sebetulnya, bisa sih nonton di Play Movies, tapi aku sengaja nggak nonton dulu. Mau tau apakah tetap mudeng walaupun nggak nonton film sebelumnya.

Paham atau Nggak?

Paham dong. Walaupun nggak nonton film pertama, aku cukup paham dengan film kedua ini.

Film dibuka dengan adegan yang cukup menegangkan. Lalu, adegan berubah ke tempat Claire, tokoh utama wanita, bekerja (atau meneliti). Adegan menjadi lebih santai.

Adegan dengam kehadiran Claire menuntun penonton untuk sedikit mengenal Jurassic World 1. Selanjutnya, bahkan keterkaitan dengan film Jurassic Park pun diungkit-ungkit. Aku bahkan baru tau film-film ini berkesinambungan.

Walaupun banyak membahas film-film sebelumnya, hal-hal yang dibahas cukup untuk menggambarkan hal yang telah terjadi. Jadi, sebetulnya penonton yang belum menonton film-film sebelumnya bisa cukup paham. Tapi, hal itu justru membuatku penasaran dengan Jurassic World 1 dan ingin menonton ulang Jurassic Park.

Sekilas memori tentang Jurassic Park membuatku berekspektasi Jurassic World sebatas film anak-anak. Padahal, Jurassic Park pun bukan film anak-anak, ya? 😂

Pokoknya, aku nggak berekspektasi apa pun. Aku bahkan nggak begitu mencari tau tentang film ini atau film sebelumnya. Yaaa, tinggal nonton saja gitu.

Berpikir Ulang

Dan ternyataaa film ini bikin ingin nangis. 😭 Haru. 😭

Film ini membuatkanku berpikir ulang tentang peran manusia terhadap dunia.

Bayangkan dinosaurus sebagai jenis hewan lain yang masih ada di bumi sepanjang nonton film ini. Nyess bangetlah.

Apalagi di salah satu bagian yang menunjukkan orang-orang kaya harta yang miskin hati. Aku jadi kepikiran, jangan-jangan orang-orang seperti itu memang ada. Kan nyebelin banget.

Review Jurassic World

Karena film ini bukan film baper, tentu saja adegan aksi lebih banyak. Deg-degan banget, loh. Ada beberapa adegan yang cukup horror juga. Makanya, film ini masuk kategori 13+. Kasihanlah kalau anak-anak yang lebih kecil sampai mimpi buruk atau bahkan terus kebayang.

Uniknya, di antara adegan menegangkan, ada saja terselip hal yang bisa membuat tertawa. Ketegangan pun sedikit mereda. Tapi, tetap loh. Adegan yang kubilang horror itu sama sekali nggak ada lucu-lucunya.

Makna Ganda Judul

Aku belum menonton film sebelumnya, tapi aku merasa judul “Fallen Kingdom” bermakna ganda. Entah, ya, persepsiku benar atau nggak. Menurutku, sih, “Fallen Kingdom” bukan hanya tentang “ini” tapi juga tentang “itu”. Apa hayooo?

Aktor dan Aktris

Tolong jangan salahkan aku. Jangan.

AKU MASIH KEBAYANG GUARDIANS OF THE GALAXY.

Kayaknya, ini kedua kalinya aku “ketemu” Chris Pratt. Bayang-bayang Starlord masih sangat melekat. Huff. Bahkan, kayaknya, bayang-bayang Avengers memang masih terlalu jelas.

Aku terus merasa Claire mirip pasangan Iron Man. Mirip nggak, sih? Kadang mirip, kadang nggak sih. Dan, ternyata dia main di Spider-Man 3, yang mana aku lupa perannya. Lol.

Bagian Favorit

Bagian favoritku adalah ketika Zia, salah satu tokoh, pertama kali melihat dinosaurus secara nyata. Di situ, aku pun merasa sama tersihirnya dengan Zia. Magis banget.

Kebayang deh kalau jadi peneliti hewan dan hewan itu dipercaya punah tapi di sisi lain kita cinta banget dengan hewan itu. Lalu, suatu saat ketemu hewan itu secara asli. Haru banget pasti. 😭

Special effect film ini pun mendukung penonton untuk ikutan terharu. Aaaah, malah jadi ingat adegan lain yang bisa bikin nangis. 😭

Ini tuh film fiksi ilmiah sekaligus aksi tapi kok bikin baper. Terlepas dari ending yang bikin ingin segera ada Jurassic World 3, ya. Lol.

Oh, ya, aku nggak nonton sampai credit title habis. Namanya juga nobar. Hehe.

Secara keseluruhan, film ini menghibur banget. Film yang cocok ditonton untuk akhir pekan. Walaupun bikin baper, bikin tegang, tapi juga bikin relaks kok.

Rating: 7/10

 

Jurassic World: Fallen Kingdom (2018)

Director: J. A. Bayona

Cast: Chris Pratt, Bryce Dallas Howard, Ted Levine

You may also like...

2 Comments

  1. Dulu pas jurassic park I aku ga sabar yang kedua nya, sampai kelamaan menurut ku hehehe.. tapi yang ke II ini aku belum sempat nonton. Udah lama ga ke bioskop

  2. Yang bikin kagum tuh tehnik pembuatannya yaa … kereeeen banget, kayak realitis !.
    Seri film pertamanya memang fenomenal dan bikin orang rela antri berjam2 berburu tiket,apalagi waktu itu belum bisa pesan tiket via online.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *