Sembelit ketika puasa, pernakah? Di saat harusnya puasa semakin bikin sehat kok malah sembelit? Dan ternyata nggak sedikit yang punya pengalaman demikian. Aku juga punya cerita soal sembelit.

 

Sembelit ketika puasa

 

Memerhatikan apa yang masuk ke tubuh kita, sudah biasa. Misal, memperhatikan obat dan makanan. Tapi, apakah yang keluar pun diperhatikan?

Harusnya sih diperhatikan juga. Warna urin, warna dan wujud feses. Warna dan aroma keputihan. Sampai aroma keringat juga kan bisa menjadi indikator kesehatan. Walau begitu, aku juga malas sih, memerhatikan yang seperti itu. Tapi, nggak usah ditirukan malas begini sih.

Karena Malas, Maka …

Gara-gara kemalasan itu, aku baru tahu ada yang nggak beres dengan saluran pencernaan. Tahunya setelah betul-betul terasa ada yang nggak biasa. Saat betulan sudah macet.

Kejadiannya beberapa tahun lalu. Seingatku, setelah Lebaran. Masa-masa puasa Syawal atau puasa qadha. Kan maunya bisa cepat beres qadha, ya. Plus bisa dapat puasa Syawal juga.

Tiba-tiba saja gitu. Jadi susah BAB. Kerasa ada yang numpuk di perut tapi nggak ada yang mau mengalah alias nggak ada yang mau keluar. Kayak manusia yang lagi nunggu pintu toko yang lagi diskon dibuka. Berdesakan padahal sudah tahu pintunya belum dibuka. Kadang-kadang suka kasihan dengan pintu toko diskon aku tuh. *ini apa*

Yaaa, pokoknya gitu, deh.

Karena belum pernah sembelit, aku throwback dong. Kok sembelit?

Oh iya. Menjelang akhir Ramadan, biasanya makanan makin “ajaib”. Apa lagi makin banyak orang kan. Kadang-kadang juga ada yang bawain makanan. Sayangnya, mungkin karena bawain makanannya bukan untuk orang sakit, jadi bukan bawain buah, melainkan gorengan. Gorengan tempe, kroket, cakwe, dan lainnya.

Praktis ≠ Sehat

Di rumah juga yang praktis dan disukai banyak orang ya bikinnya gorengan. Nggak gorengan banget, sih. Palingan sauteed noodles atau sauteed angel hair. Eh itu juga kalau diterjemahkan ke bahasa Indonesia jadinya mi goreng dan bihun goreng, ya. Haha.

Makan nasi juga temannya nggak jauh dari daging digoreng atau tempe goreng. Sayur? Palingan sup atau sayur asem. Sayangnya, dulu aku makan sayur asem cuma kuahnya saja. Hehe.

Terus, ketika Lebaran, ya sudahlah, daging di mana-mana. Nggak jauh-jauh dari opor ayam dan rendang. Asupan nabati kayaknya cuma dari beras, santan, dan tepung dari kue. Asupan buah? Dari nanas di nastar. Lol.

Yaaa, gimana nggak sembelit, ‘kan?

Herannya, cuma aku yang sembelit. Padahal orang-orang makan makanan yang sama terus. Strong banget mereka kali, ya. Atau, karena mereka makan sayur asem bukan cuma kuahnya? Hahaha. Tapi, adikku juga kayaknya makan sayur asem cuma kuahnya dulu itu.

Dan, dipikir-pikir, setiap tahun ya begitu. Tapi baru tahun itu saja sembelitnya. Kan aneh.

Kurang minum? Ini hal paling nggak mungkin, sih. Sebelum orang-orang ngeworo-woro “minum air 2 Liter setiap hari”, waktu orang-orang masih bilang “minum air 1 Liter setiap hari”, aku sudah minum sekitar 2 Liter setiap hari.

No Mager, Please

Setelah dipikirkan lebih jauh, kayaknya aku tahu penyebab lainnya:

Kurang gerak.

Tahun-tahun sebelumnya, aku kan masih remaja yang gemar berpetualang. Makin ke sini, makin lebih sering berpetualang lewat laptop saja. Kebayanglah berapa jam cuma duduk.

Demi Bebas Sembelit

Jadi, akar permasalahannya sudah diketahui dong. Tentu masalah nggak akan beres kalau cuma diketahui penyebabnya tapi nggak dicari solusinya.

Makanya, aku mulai makan buah dan nyoba-nyoba exercises di YouTube. Minum susu juga dong. Mungkin saja karena jarang minum juga kan. Aku sudah nggak menghitung berapa kali minum susu per minggu sejak lama. Makanya, setelah sembelit baru deh merutinkan minum susu lagi.

Terus, berhasil?

Nggak dooooong.

Yang ada malah makin numpuk rasanya. Huhu.

Pengeluaran lebih sedikit daripada pemasukan. Andaikan ini bisa dikonversi ke hal ekonomi. Kan bagus ya surplusnya banyak. Lol. Sayangnya, hal biologi mah beda dengan ekonomi. Surplusnya nggak boleh kebanyakan.

Karena makin numpuk, aku jadinya mengurangi makan. Soalnya, ngapain makan kalau cuma nambah zat sisa, kan?

Akhirnya, aku nyerah dong. Aku bilang Ibuk dan Bapak. Lalu, dibelikanlah obat pencahar. Daaaan, nggak sampai seminggu, kehidupanku kembali normal. Secerah mentari.

Sejak saat itu, menjelang akhir Ramadan, aku siap sedia dengan buah sebelum toko buah banyak yang tutup. Hahaha.

Kalau pencernaan enak, kan segalanya juga jadi enak. Kerasa banget nikmat bisa makan tanpa mikirin takut numpuk.

Dan, sembelit kan juga kerasa kayak menyimpan racun. Jadi, bahagia banget kalau zat-zat itu sudah keluar. Karena bisa makan dengan benar juga, jadi nggak lemas dong. Ibadah juga jadi plong. Mau puasa lagi juga hayuk lah. Kehidupan tiba-tiba terasa ringan.

Tips Mencegah Sembelit Ketika Puasa

Jadi, mumpung masih awal Ramadan, mesti diperhatikan banget nih soal pencernaan. Jangan kalap. Jangan terlena dengan aroma makanan yang kayaknya enak tapi nggak sehat. Kalau buka puasa bareng juga, secukupnya saja.

Demi nggak sembelit, aku biasanya melakukan hal-hal berikut. Jangan sampai sembelit ketika puasa, ya!

1. Makan Buah dan Sayur

Pastilah ini mah. Harus. Salah satu fungsi serat adalah menambah massa feses. Serat juga membuat feses lebih lunak dan mengikat lemak. Jadi, dalam jumlah cukup, harusnya sih bisa mencegah sembelit.

Jumlah cukup tuh segimana? Kira-kira setengah porsi piring untuk setiap kali makan. Jadi, untuk sehari, dikali deh berapa.

2. Konsumsi Produk Diary

Produk diary atau produk susu sangat membantu melancarkan pencernaan. Tapi, ini hanya untuk yang nggak intoleransi laktosa, yaa. Kalau intoleransi laktosa minum susu, bisa-bisa malah diare.

3. Minun Air Putih

Bukan susu putih. Haha. Air bening. Alias air mineral. Air juga dibutuhkan dalam pencernaan makanan. Jadi, kekurangan air bisa berdampak sembelit. Aku sih punya botol minum 1 Liter.

Jadi, botol itu harus diisi 2 kali dalam sehari. Kalau hari biasa, sore harus sudah habis dan diisi ulang. Kalau sedang puasa, tengah malah harus sudah habis dan diisi ulang.

4. Rajin Bergerak

Olahraga ringan kan banyak tuh di YouTube. Beberapa menit di pagi dan malam hari cukup. Atau, kalau siang hari, bikin stok foto. Kebetulan jarak dari kamar ke tempat biasa aku motret lumayan. Mondar-mandir ngambil properti foto dari kamar ke luar juga lumayan olahraga kan. Bonusnya, punya banyak stok foto.

Walau akhirnya nggak pengen di-upload, lumayan buat bahan belajar. Atau, ngamatin tanaman di halaman satu-satu sambil nyari daun kering untuk kompos.

Sepele banget, sih kelihatannya, tapi yang penting nggak duduk di depan laptop terus-terusan selama beberapa jam. Hal ini penting untuk mencegah sembelit ketika puasa.

5. Mengurangi Makanan Berlemak

Aku perlu bilang dulu bahwa lemak juga dibutuhkan tubuh. Jadi, mengurangi, ya, bukan menghilangkan. Jadi, kalau ada cakwe, bakwan, tempo goreng, pempek, yaaa nggak dimakan masing-masing 5 buah.

Masing-masing satu juga cukup, yang penting nyobain. Apa lagi kalau makanan pendamping nasi juga sesuatu yang digoreng, makin harus tahan nafsu.

Perlu diingat juga tadi sahur makan apa? Kalau tadi sahur makan nasi goreng, hayoloh sudah berapa banyak itu lemak? Hahaha. Seindah-indahnya tempe goreng, lebih indah pencernaan tanpa sembelit ketika puasa kok.

6. Perhatikan Wujud Feses

Mungkin tips ini tampak menjijikkan, tapi cukup penting. Feses normal, agak kurang normal, sampai feses tidak normal mempunyai perbedaan masing-masing. Mengetahui sembelit saat masih tahap sembelit ringan bisa mengurangi risiko tersiksa akibat sembelit menjadi parah. Lagipula, selain sembelit, banyak indikator kesehatan lain yang bisa dilihat dari wujud sisa pencernaan kita ini. Googling, saja ya soal ini. Agak gimana gitu kalau aku harus menggambar semua jenisnya. Hehe.

7. Sedia Obat Pencahar

Obat pencahar juga perlu banget masuk ke kotak obat di rumah. Walau sudah mencegah, kan mungkin saja tetap terjadi hal-hal di luar dugaan. Walau bukan aku, mungkin juga ternyata orang lain yang butuh. Siapa tahu kan.

Obat yang dipilih tentunya bukan obat sembarangan. Perlu terdaftar di BPOM. Ditandai dengan ada nomor BPOM. Dan disesuaikan dengan kebutuhan.

Contohnya Dulcolax. Yang pasti sudah terkenal sejak dulu dan sudah terdaftar di BPOM. Dulcolax juga punya banyak varian tergantung kebutuhan.

Dulcolax Tablet

Untuk dewasa dan anak di atas 10 tahun. Diminum 1-2 tablet sehari atau sesuai petunjuk dokter. Langsung ditelat, ya. Jangan dikunyah atau dihancurkan. Dulcolax akan menimbulkan efek sekitar 6-10 jam setelah dikonsumsi.

Dulcolax Sirup

Diperuntukkan bagi orang dengan konstipasi ringan. Bisa untuk bayi dan lansia juga.

Dulcolax Supositoria

Dulcolax jenis ini bukan untuk diminum melainkan dimasukkan ke rektum melalui anus. Lalu, ditahan sekitar 15 menit. Jangan banyak bergerak. Setelah itu, obat akan luruh dengan sendirinya.

Hal yang perlu diingat sebelum mengonsumsi Dulcolax jenis apa pun adalah jangan dikonsumsi 1 jam setelah minum antasida, susu, atau produk susu. Dan selalu lihat cara penggunaan yang tertera di kemasan atau sesuai petunjuk dokter.

Sudah kebayang perlu yang mana? Kalau memang sekadar untuk jaga-jaga supaya bisa langsung atasi susah BAB saat konstipasi masih ringan, yang sirup atau tablet juga cukup, sih. Asalkan perhatian terhadap diri sendiri. Tahu sembelit sebelum menjadi parah. Jangan biarin numpuk.

Betulan, deh. Sembelit tuh bikin ingat bersyukur banget. Untuk hal yang tampak sangat sederhana pun patut disyukuri.

 

 

 

You may also like...

40 Comments

  1. Iya sih biasanya gara-gara makan gorengan mulu maunya godaan dari siang terus es sirup aku bahkan sama batuk juga ini mbak. Seneng banget dulcolac banyak variannya sekarang ya

  2. Alhamdulillah, eamadhan kali ini sudah membiasakan diri sahur hanya makan buah saja, atau kalau makan protein hewani tidak makan karbohidrat, sampai hari ini alhamdulillah aman

  3. Bunda pernah ngaLamin sembelit dan dan susah BAB. Bunda minum 2sendok “makan” minyak kelapa, tunggubsekitar 20 menitan lancar. Tp nunggu itu udah nangis duluan karena suakiit bukan kepalang. Airata bercucjran.

  4. Nah ini aku banget sih. Jangankan lagi bulan puasa, hari biasa aja aku sering sembelit, mungkin akibat yang mager itu kali yah hahaha.

    Makanya aku rajin bener makan buah terutama pepaya sih, kalo udah kepepet bener baru deh minum dulcolax.

    Waktu lagi hamil besar aku pernah sembelit parah dan pake dulcolax yang dimasukkan ke anus itu, alhamdulillah lancar hehehe

  5. Bicara sembelit ini benar-benar penyakit langganan saya usai melahirkan mbak. Rasanya enggak enak banget, saya juga pakai Dulcolax ini, karena lagi menyusui saya yang pakai langsung itu mbak hehe.

  6. Iya ya, puasa itu salah satu yang suka jadi gak nyaman itu sembelit. Walopun udah makan sayur dan buah banyak-banyak, tetep aja suka sembelit. Dan iya, Dulcolax ini manjur buat ngelancarinnya. Bikin bye bye sembelit tanpa bikin perut melilit 🙂

  7. Keluhan selama puasa banget nih sembelit ya, harus banyak makan serat dari buah dan sayur plu sminum air putih yang banyak. Kalau gak bisa diatasi juga minum Dulcolax deh ya

  8. Nah iya..setuju banget.. Saat sembelit, baru deh terasa nikmatnya saat lancar. Hehe.. TFS ya, sepertinya mesti sedia yg sirup nih di rumah…

  9. Bisa ngebayangin gimana sedihnya saat sembelit mbak, bener2 gak enak rasanya…saya pernah merasakannya..sakit perut ingin BAB tapi tak kunjung keluar…hrs bolak balik ke kamar mandi….dan benar salah satu penyebab sembelit karena makanan yang masuk ke tubuh kita tanpa memperhatikan gizi atau kesehatan…. Kalau ada dulcolax pasti sembelit bakal bebas ya mbak….tapi hrs tetap jaga kesehatan terutama asupan gizi dan olahraga teratur.

  10. Aku usahakan betul menu sahir dan buka ada buah dan sayur. Dan banyakin air putih.

  11. Iya mbak, sayuran.dan.buah.pemting banget menjaga agar terhindar konstipasi selama berpuasa. Begah rasanya kalau gak pup sehari.kan .

  12. Duh goreengan tuh ga sehat tp susah bangetTmenghindarinya nih..heu…

  13. Pas lagi puasa memang rawan sembelit karena kurang cairan dan kadang kurang makanan berserat, mesti nyetok dulcolac nih biar bebas sembelit

  14. Saya akhir-akhir ini juga jadi sering sembelit dan memang rasanya gak enak banget, apaladi di bulan ramadan ya mbak. So, bermanfaat banget nih tipsnya untuk menghindari sembelit.

  15. Alhamdulillah puasa ini gak sembelit soalnya selalu makan sayur dan buah jg 😀
    Tapi gorengan tetep makan #eeh 😀
    Iya kalau sembelit mending sedia obat pencahar kyk Dulcolax aja ya di rumah 😀

  16. Iyaa..
    Aku juga punya masalah sama ssmbelit.
    Tiap mau ke belakang, harus bener-bener kebelet. Kalo engga, bisa kesakitan di kamar mandi tanpa ada hasil.

    Huuhuu~
    Aku perlu konsumsi Dulcolax yaa…

    1. Kemarin lebaran akhirnya aku minum Dulcolax.
      Tapi kok tetep ga ngefek yaa…?
      Mau nambah dosis, takut….huuhuu~

  17. Diah Woro Susanti

    anak aku yang remaja baru aja ngalamin sembelit. Kmarin dia ngeluh pas pup keluar darah karena lecet pas ngeden. takutnya kena ambeyen aja ya apalagi kalau puasa jangankan maksa anak utk makan buah kita sendiri juga kalo nurutin keinginan bisa bablas deh. Untung ada dulcolax di rumah sih buat jaga2 kaya kemarin

  18. Alhamdulillah ada Dulcolax nih bikin aman ketika puasa
    karena memang yo Mba, kita selalu sembelit masalah pencernaan
    lega deh ada obatnya

  19. Aku paling takut sembelit makanya rajin makan buah dan sayur serta banyak minum air putih. Yang agak susah tuk maksa anak2 untuk makan sayur jadi suka nyetok buah. Jadi kalau ngemil baekan ngemil buah aja yang sehat.

  20. Minum air putih emang hrus banyak pas waktu sahur n berbuka ya Fah, biar gak sembelit. Tetap. Sedia dulcolax buat jaga2

  21. For me, eating a lot of fruits and drinking a lot of water will be the best way to beat this problem during fasting days

  22. Lhoh, baru tahu aku Mbak, kalau ada dulcolax yang sirup gini. Taunya yang kaplet atau yang dimasukkan via anus. Thanks infonya ya Mbaaa….

  23. Sejauh in kalau sembelit biasanya langsung tuntas kalau diperbanyak minum air hangat dan makan buah (pepaya, mangga) tapi boleh juga nih siiapin dulcolax buat jaga-jaga ::)

  24. Wah kurang gerak jg bkin sembelit ya, aku akhir2 ini sering sembelit mungkin karena puasa ya aa mager gerak. Tiduran mulu,pdhl sdh makan serat juga. Dulcolak membatu sih, aq kdang minun satu butir yg kecil itu, mana rasanya manis hihihi

  25. ahh sama nih aku juga mager banget
    kurang gerak selama puasa ini
    biasanya jalan udah keliling2
    tp tahun ini kayak di rumah aja sama anak2 huhu
    btw makasih tips nya dan ulasannya ini yaa

  26. Lebaran makan ketupat suka sembelit. Makanya Mpo siasati dengan makan sayur pepaya yang banyak dan minum air putih.

    Kalau tukang buah sudah tutup pas lebaran. Dan terakhir obat pencahar ketika ramadan di bulan puasa dan lebaran

  27. ahh tips nya manfaat sekali, kya nya kebanyakan ngemil pasca lebaran nih perut jadi terasa penuh terus haha.. mesti perbanyak sayur, buah dan air putih nih aku biar ga sampe sembelit xD

  28. Aku selalu pastikan makan sayur dan buah plus habatussaudah mba. Alhamdulillaaaah lancaaaar

  29. Ayo..sefia dulcolax di rmh ya.

  30. Dulcolax belum saya temukan di daerah saya, Pagelaran Cianjur Selatan. Mungkin distribusinya belum sampai kali ya. Padahal saya juga suka sembelit. Mau coba pakai Dulcolax ah semoga bisa melancarkan BAB

  31. Alhamdulillah kemarin aku bebas dari sembelit pas puasa. Salah satunya karena pola makanku bener, ahaah *proud!
    Makan buah sayur yang banyak beneran sengaruh itu lho buat kesehatan pencernaan. Etapi kalo yg kena sembelit, dulcolax ini bisa jadi rekomendasi yang tepat

  32. bihun itu angel hair? et dah, cakep amat English-nya.
    btw, iya nih waktu puasa sempat sembelit soalnya kurang air putih dan kurang gerak.

  33. Aku dulu sering sembelit sekarang alhamdulillah udah enggak sih. Kalau udah kerasa mau susah BAB cpt2 banyak minum n makan buah..

  34. Ahaaa, Dulcolax Supositoria ini mengingatkanku waktu lahiran anak kedua 2017 lalu, gegara blm bisa pup jadi harus pakai ini, karena klo blum pup gak diijinin pulang ke rumah, jadilah ama Bidannya diberikan ini. Padahal udah makan sayur dan buah. Minum air putih yg banyak jg tapi tetap aja mampet, huhuhuh.

  35. Emang gak nyaman sembelit itu yaa apalagi pada saat puasaan. Emang betul kudu memperbanyak minum dan makan asupan banyak serat. Sedia obat pencahar kyk Dulcolax jg bila diperlukan.

  36. Gimana ya kak gorengan emang ga bagus buat pencernaan tapi rasanya ga sanggup banget buka puasa tanpa gorengan hahaha. Btw Dulcolax ini memang bagus sih tapi aku belum pernah coba Dulcolax yang bentuknya kaya peluru gt.

  37. Aku saat puasa kemarin juga sembelit ka huhu.. memang ngga enak banget.. emang salah satu solusi yang aku lakukan ya perbayak minum air putih sayur dan buah.. ternyata menyediakan obat pencahar seperti dulcolax ini penting juga ya.. supaya sembelit menjauh

  38. Pas puasa aku sering banget tuh kak kena sembelit, mungkin karena pola makan dan tidur yang lumayan berubah drastis kali ya,

  39. bagi saya, saat mengalami sembelit adalah masalah besar. Udah kapok kena sembelit mba, tapi kadang dalam sbulan itu emang kena sembelit, huhu. Kayaknya sih faktornya kurang gerak. Btw baru tau aku obatnya bisa konsumsi Dulcolax, aku cobain nanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *