kebun begonia lembang bandung

 

Judulnya “Taman Begonia”, tapi featured image malah Angellonia. Biarlah, ya. Soalnya patok Angellonia lucu, bentuk kepiting. Patok Begonia bentuk kerbau, agak gimana gitu bagiku. Bukan bermaksud mendiskriminasikan kerbau, kok.

Jangan tanya aku soal bunga karena aku nggak hapal. Bunga yang aku tahu sebatas mawar, melati, anggrek. Oh … belakangan ini aku baru mengenal bunga pancawarna yang langsung menjadi favoritku. Ada juga bunga baby breath yang menjadi incaranku karena bentuknya imut dan cocok menjadi properti foto.

Walaupun kurang paham soal bunga, bukan berarti aku nggak suka bunga. Aku menikmati mereka. Aku menyukai warna-warni yang tersusun rapi.

Karena itulah, pada suatu hari cerah di musim hujan, aku mengunjungi Taman Begonia Lembang, Bandung.

taman begonia lembang bandung

Dari Stasiun Bandung menuju Lembang, aku menggunakan angkutan online. Jarak yang terpampang di Maps sekitar 14 km, hampir sama dengan jarak dari Stasiun Cawang ke Central Park Mall atau mungkin Mall Ciputra di Jakarta. Jarak yang seolah tidak begitu jauh. Tapi, mungkin karena jalanan Lembang yang menanjak, rasanya seperti jauuuh sekali.

Untungnya, jalanan Bandung sedang tidak macet. Aku pergi ke sana hari Minggu, loh. Aku pikir akan macet.

Kalau menggunakan transportasi online, aku sarankan tetap melihat peta. Entah karena terlalu banyak tempat wisata di Lembang atau memang kurang begitu populer, driver-ku nggak tahu jalan menuju Taman  Begonia. Hehe.

Untungnya, akhirnya, aku bisa sampai di sana sebelum jam 10 pagi. Kalau terlalu siang, nggak kebayang mataharinya akan seterik apa. Walaupun Lembang dingin, selalu ada kemungkinan tiba-tiba panas terik. Tentunya, kalau terlalu siang juga, akan semakin banyak pengunjung.

Harga tiket masuk Taman Begonia Bandung cukup murah. Aku lupa pastinya berapa. Sepertinya sekitar Rp15.000-Rp20.000. Tapi, di Google banyak yang bilang Rp10.000. Pokoknya, nggak lebih dari Rp25.000. Catatan: mbak penjaga loket jutek. 😪

Kebun Instagrammable

Di sini, sebetulnya ada 2 pintu masuk. Aku masuk melalui gerbang yang dekat dengan parkiran. Begitu masuk, langsung ada mas yang menyambut. Untungnya, dia ramah. *penting*. Masnya juga bilang, “Topinya boleh dipakai.”

harga tiket masuk taman begonia

Di bagian kanan gerbang memang ada topi-topi caping. Pengunjung boleh memakainya gratis. Selain menghindarkan panas, topi ini juga bisa untuk properti foto. Aku nggak mengambil topi itu karena nggak ada yang akan memfotoku dan aku nggak mau selfie. Begitulah kalau jalan sendiri. 😂

Waktu aku masuk, suasana masih sepi. Baru ada beberapa kelompok kecil. Dan, hal pertama yang aku lakukan adalah pergi ke toilet. (toiletnya bersih, btw). Lalu, begitu keluar toilet, aku merasa seperti keluar dari mesin waktu. Ramaiiiii.

Betapa beberapa detik memang sangat berharga. 😂

Kebun Bengonia nggak begitu luas. Penataannya diatur sedemikian rupa supaya tampak Instagrammable. Nggak hanya bunga-bunga. Ada juga beberapa spot foto khusus, seperti telur naga, kerata kencana, kotak ala frame foto, dan lainnya. Cocok untuk ootd atau sekadar foto diri.

kebun begonia

taman bunga begonia

Walaupun namanya Taman Begonia, bunga di sini bukan hanya begonia. Ada beberapa jenis bunga lain, termasuk mawar yang merambat tinggi, krisan, dan entah bunga apa lagi.

kebun bunga begonia

taman begonia bandung

Fasilitasnya juga cukup lengkap. Ada mushola dan tempat makan. Oh, ya, di beberapa spot dituliskan bahwa kalau membawa makan dan minum dari luar, akan dikenakan denda Rp200.000 dan bahwa kebun tersebut dilengkapi cctv.

Tapi … aku masuk sambil menenteng botol air mineral 1.5 Liter kok nggak dilarang, ya? Ujung-ujungnya airnya segera aku habiskan, sih. Malas juga membawa-bawa botol sebesar itu. Untung saja isinya memang tinggal sedikit. Walau begitu, aku nggak jamin makanan atau minuman lain akan lolos. Apa lagi kalau bawa makanan yang heboh dan menyisakan sampah sembarangan. Kebun bunga ini bersiiih. Sepertinya, larangan membawa makanan dan minuman juga diperuntukkan supaya kebersihan tetap terjaga.

Kebun Sayuran

Selain menyediakan berbagai spot foto, Kebun Begonia juga menyediakan alternatif liburan lain: memetik sayuran dan memberi makan kelinci. Bayar, tentunya. Hehe.

taman begonia

Kebun sayurannya, sih, boleh dimasuki gratis. Well, kebun untuk memetik sayuran spotnya berbeda dengan kebun sayuran yang bisa dimasuki gratis, sih. Di sini, ada tempat budidaya bunga juga. Sayuran dan bunga di sini tentu tidak boleh dipetik. Ada mbak penjaga baik hati, kok. Jadi, nggak akan salah masuk.

Suasananya di kebun sayuran sangat berbeda dengan di kebun bunga. Di sini, sepiii. Sempat kebayang, kalau sudah menjadi nenek, mempunyai kebun seperti itu kayaknya menyenangkan. Sekarang mah masih cinta banget dengan kota. 😂

taman begonia lembang

Berfoto Sampai di Luar

Setelah melihat kebun sayuran, aku langsung menuju pintu keluar. Ternyata, di dekat pintu keluar masih ada juga spot foto. Ada spot ala penjara cinta dan semacamnya. Aku sarankan, berfoto di dekat pintu keluar lebih dulu karena masih sepi.

Kalau berfoto ketika akan pulang, mungkin orang-orang lain juga akan pulang pada waktu itu dan malah menjadi photo bomb. Sayang saja kalau semua foto ada photo bomb karena mencari spot sepi di area taman butuh kesabaran. Jalan menuju keluar nggak jauh dari pintu masuk kok.

taman bunga begonia

kebun begonia bandung

Di Taman Bunga Begonia ini juga, pengunjung bisa membeli bunga. Tepat di depan pintu keluar, ada tempat berjualan bunga. Aku nggak tahu harganya, ya, karena nggak kepikiran untuk membawa pulang pot bunga jauh-jauh dari Lembang. 😂

taman begonia bandung

Overall, Taman Begonia Lembang bisa menjadi pilihan tempat wisata alternatif di Bandung. Tempatnya bersih dan cukup Instagrammable. Harga tiket masuk Taman Begonia yang terjangkau menjadikan objek wisata ini murah meriah.

Saranku, datang sepagi mungkin karena kebun ini buka dari pukul 8. Tujuan apa lagi kalau bukan untuk menhindari photo bomb? Eh, tapi, kalau lama-lama malah jadi banyak yang berpikiran datang pagi gimana? 🤔

 

 

You may also like...

5 Comments

  1. Pas mau ke Maribaya lewat, cuma belom sempet mampir ke sini. Next time mudah2an ada rezekinya

  2. Banyak spot bagus untuk foto – foto yaa. Iya mesti pagi hari kesana biar puas foto-fotonya hehee

  3. aihh cakep2 amat sii bunganyaa… kayak kamuu iyaa kamuu :*

  4. Wah, akhir tahun kemarin main-main ke Lembang tapi gak sempat ke sini. Cuma bisanya ke Farm House 🙂

  5. […] Selain punya Kampung Coklat, Blitar sekarang juga punya Keboen Kopi Karanganyar yang juga menarik untuk dikunjungi. Terletak di Dusun Karanganyar Timur, Desa Modangan, Nglegok, Blitar, kebun kopi yang dulunya hanya berupa lahan pertanian ini sekarang berubah menjadi tempat wisata. […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *