p_20161108_130913_vhdr_auto-01-01

Sudah kenal Telegram? Bukan, bukan telegram yang layanan pos zaman dulu itu. Telegram yang ini adalah aplikasi messaging. Sepertinya, aplikasi sudah dikenal luas walaupun penggunaannya belum sepopuler Whatsapp atau Line.

Pertama kali mendengar “Telegram”, kupikir temanku bercanda. Mau beralih ke telegram? Yang benar saja. Aku bahkan tidak yakin masih ada layanan itu. Aku memang langsung terpikirkan telegram yang zaman dahulu itu. Ternyata, yang dimaksud adalah aplikasi messaging. 

Semula, aku belum tertarik menggunakan Telegram. Buat apa juga? Hanya menambah beban smartphone dan membuat bingung pemiliknya karena terlalu banyak aplikasi. Walaupun katanya Telegram lebih ringan daripada Whatsapp, tetap saja aku masih belum tertarik.

Sampai akhirnya, salah satu grup chat pindah ke Telegram. Awalnya memang masih terbagi dua percakapan: percakapan di grup semula dan percakapan di Telegram. Lama-lama, makin sepi. Aku pun mengunduh Telegram itu dan meminta dimasukkan ke grup.

Kesan pertama: ramaiiiiii. Yah, ramainya hanya di grup. Kontak privat nyaris tidak ada yang menggunakan Telegram. Beberapa hari kemudian, aku pun uninstall Telegram.

Sekarang, aku install Telegram lagi. Kenapa? Gara-gara grup chat lagi. Kali ini, bukan karena mau hijrah. Kali ini, karena diajak main. What? Di Telegram ada mainan? Aplikasi sebelah juga ada mainannya. Tapi, katanya, mainnya via chat. Aku pun jadi penasaran.

Kesan kedua: masih ramai, bahkan makin ramai. Bedanya, kali ini ramai yang “meracun”. Maunya buka Telegram terus.

Lama-kelamaan, aku makin cinta dengan Telegram. Segala bisa. Haha. Berikut hal-hal yang membuat Telegram berbeda menurutku:

1. Maksimum member dalam group chat lebih 1000

Jujur saja, hal ini salah satu yang dulu membuat aku malas menggunakan Telegram. Sekian ribu anggota? Buat apa? Tiga puluh saja sudah bisa membuat notifikasi kebanjiran. Lagipula, dari 1000 anggota, yang aktif pasti itu-itu saja. Dan lagi, aku tipikal orang yang menyukai hal yang lebih private. Walaupun grup, ya tidak terlalu banyak anggotanya.

Berhubung sekarang menggunakan aplikasi ini untuk main, kebijakan Telegram yang satu ini sangat menyenangkan. Semakin banyak anggota, semakin seru.

2. Googlingtranslating, dan mencari gambar dan video YouTube langsung via Telegram

Tambahkan bot @LP89 atau @mokubot. Untuk googling, cukup ketik “/g yang ingin dicari”, misalnya “/g harga OPPO F1” (tanpa tanda petik). kedua bot akan memberi hasil pencarian di Google.

Kalau mau menerjemahkan sesuatu, tinggal ketika “/translate kalimat yang ingin diterjemahkan”. @mokubot akan memberikan jawaban. Kekurangannya, baru bisa diterjemahkan ke bahasa Inggris saja.

Untuk mencari gambar, perintah yang digunakan adalah “/img yang ingin dicari”. Untuk mencari video YouTube, perintahnya dalah /y atau /youtube. @LP89 akan menjawab.

Selain mencari sesuatu, kedua bot itu juga bisa digunakan untuk hal lain. Ada beberapa games yang bisa dilakukan juga. Oh, ya, fitur /img sering jadi bahan iseng mencari gambar anggota grup. Mending kalau gambar yang keluar masih related dengan kita, kalau tidak … duuuh. Haha.

Untung yang muncul foto aku. Hihi.
Untung yang muncul foto aku. Hihi.

3. Banyak games

Semua games di Telegram via chat, jadi tidak perlu menambah aplikasi. Beberapa games bisa dimainkan sendiri, beberapa games perlu minimal pemain. Games dengan minimal pemain dimainkan melalui group chat dengan menambahkan bot sebagai member. Ini beberapa games yang bisa dimainkan di Telegram:

  1. Werewolf: minimal 5 pemain. Semacam permainan mencari penjahat. Bot akan mengirim pesan privat kepada masing-masing pemain role apa yang didapatkan: peran jahat atau baik. Bot untuk games ini adalah @werewolfbot, @werewolfIIbot, dan @werewolfbetabot. Masukkan salah satunya ke grup supaya bisa main. Selain membuat grup sendiri, bisa juga mencari grup yang sudah ada dengan command “/grouplist” di private chat bot.
  2. Family 100: minimal 3 pemain. Mungkin games ini terinsipirasi kuis Family 100 sungguhan. Aturan mainnya kurang lebih sama. Menjawab pertanyaan dengan jawaban yang di-ranking. Menjawabnya cepat-cepatan. Bot untuk games ini adalah @fam100.
  3. Hangman: bisa dimainkan sendiri maupun di grup. Cara mainnya sama seperti main hangman biasa. Bot untuk games ini adalah @hangbot
  4. @gamee dan @gamebot: dua bot ini menyediakan banyak games seperti games pada aplikasi tersendiri. Ada football, main lompat-lompat, menghindari bom, dan sebagainya. Kalau dimainkan dalam grup, akan ada ranking pada setiap games.

Sebetulnya, masih banyak games di Telegram, tapi aku malas membahasnya satu persatu. Lol.

4. Banyak Sticker Gratis + bisa membuat stickers sendiri.

Well, semua stickers Telegram gratis! Stickernya lucu-lucu. Begitu suka dengan stickers teman, tinggal “add sticker“.

Kalau membuat stickers sendiri, aku belum pernah karena … malas. Hehe. Jadi, aku belum bisa menceritakan hal ini, tapi sepertinya cukup mudah.


Add Stickers Telegram

5. Chat dengan siapapun tanpa perlu nomor ponsel dan tanpa add friend

Pengguna Telegram bisa men-set username. Username ini tidak permanen sehingga bisa diubah kapan pun. Kalau mau mencari seseorang, tinggal cari username-nya saja. Mau chat pun tidak harus add friend. Jadi, kalau main di grup besar dan ingin chat dengan salah satu anggota grup, hanya tinggal klik namanya.

6. Hapus chat supaya orang lain tidak bisa baca

Pernah salah kirim chat? Biasanya, kita hanya bisa meminta maaf. Sudah dihapus oleh kita pun orang lain tetap bisa baca. Nah, di aplikasi ini, kalau sadar sudah salah kirim, tinggal hapus saja. Kalau terlanjur terbaca? Tetap bisa dihapus sehingga teman kita tidak bisa membacanya lagi. Tapi, kalau terlanjur terbaca, yaaa minta maaf perlu. Hehe.

7. Bisa chat ke diri sendiri

Aku baru menemukan di Telegram, di aplikasi lain belum. Di bagian menu, ada pilihan berbentuk cloud. Di situ kita bisa chat ke diri sendiri. Jadi, kalau ada hal chat lain yang sekiranya penting, bisa langsung copy-paste atau forward ke akun sendiri. Atau, kalau mau ribut sendiri di chat itu juga bisa. Lol.

20161109_073248

Itu sebagain alasan aku suka Telegram. Aku tetap memakai beberapa aplikasi lain karena setiap aplikasi mempunyai keunggulan tersendiri. Akhir-akhir ini aku memang semakin suka menggunakan Telegram. Bukan hanya karena aplikasinya serba bisa, tetapi juga teman-teman di Telegram seru. Teman memang bagian paling penting dari aplikasi messaging. 

You may also like...

6 Comments

  1. Wah..saya belum terlalu explore si telegram nih mbak. Tempo hari ngeinstall juga karena diajak main fam100 sama teman 😀
    Tapi emang asyik sih appnya, ringan. Cuma ya itu, teman-teman sekitar belum banyak yang pakai. Heuheuheu

  2. telegram bisa kirim file kapasitas besar.. emang mantap

  3. Satu lagi Fah, bisa online lewat laptop tanpa harus mengaktifkan telegram di HP. Kalau WA kan mau online di laptop yang di hp musti nyala juga.

    Btw aku belum pernah nyobain games2 di telegram nih. Hidupku syibuk -_____-

  4. beberapa kali sempet dirayu buat pake telegram tapi sampe sekarang belum install juga hihi

  5. Wahh ternyata banyak banget ya yg bisa dilakukan sama si Tele ini. Aku belum ngeh. Jadi pake tele ya buat chat aja.
    Makasih ya Mbak sharing ilmunya 🙂

  6. aku juga baru download beberapa bulan lalu nih mba..seru ya pake telegram..byk sticker lucu yes.hahaha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *