picture: redcastlehoteldonegal.com

Gw lagi mikir. Media massa menyajikan berita tentang mudik selama pra dan pascalebaran. Siapa yang mau lihat? Pemudik? I guess, mereka mana sempet nerawangi berita. Apalagi yang di mobilnya ga ada tv, ga suka ol, ga beli koran. Paling cuma masang radio. Terus yang pake motor sih boro-boro merhatiin begituan.
Beritanya juga macet sana, macet sini. Anak yang baru mudik juga tau, kalau kendaraannya banyak dan ga jalan, kalau bukan di parkiran, ya macet. Bukannya lebih efektif ngasih berita jalur yang ga macet aja? Intinya kan sama aja. Di sini ga macet, berarti di sana macet.
Terus berita kecelakaan. What the. .  . Itu sih cuma bikin keluarga yang lagi nunggu worry aja. Berapa banyak coba ibu yang nunggu  anaknya, anaknya ga bisa dihubungi, mungkin hp nya lowbat atau ga sempet tengok hp karena ribet, jantungan gara-gara berita pemudik kecelakaan di jalur yang dilalui anaknya. Lagian, kalau gw perhatiin dari data statistik di tol Cileunyi (entah bagaimana gw cuma merhatiin tulisan di sana), jumlah kecelakaan yang diberitakan media massa itu ga seberapa dibanding jumlah sebenarnya. Kan nanti yang kecelakaannya ga diliput jadi iri, gimana hayo? Nanti mereka gentayangan ke reporter. *Apa iya?*
Udah ya, laper. Tulisan ini dibuat karena bosen berita itu lagi, itu lagi. Gimana sekali-sekali berita suasana haru menyambut kedatangan pemudik. *Emang ada?* haha. Just thinking. ^_^¦¦¦

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *